HaiBunda

KEHAMILAN

Surah Luqman untuk Ibu Hamil: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Kamis, 29 Oct 2026 20:40 WIB
Surah Luqman untuk Ibu Hamil: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya/Foto: Getty Images/maroot sudchinda
Jakarta -

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang dapat dilakukan oleh setiap muslim, termasuk Bunda yang sedang menjalani masa kehamilan. Salah satu surah yang bisa dibaca dan direnungkan maknanya adalah Surah Luqman.

Surah ini berisi nasihat tentang tauhid, berbakti kepada orang tua, mendirikan salat, bersabar, dan menjaga akhlak. Kandungannya dapat menjadi pengingat bagi Bunda dan Ayah dalam mempersiapkan diri untuk mendidik Si Kecil sesuai ajaran Islam.

Namun, apakah Surah Luqman memang dianjurkan secara khusus untuk ibu hamil? Apakah membaca surah ini dapat memengaruhi kecerdasan atau karakter janin?


Dalam pembahasan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, penting untuk membedakan antara membaca Al-Qur’an sebagai ibadah yang dianjurkan secara umum dan meyakini adanya keutamaan khusus yang membutuhkan dalil.

Memahami Surah Luqman

Surah Luqman merupakan surah ke-31 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 34 ayat. Surah ini dikenal melalui nasihat Luqman kepada anaknya, terutama tentang keimanan dan akhlak.

Pada ayat 13, Luqman mengingatkan anaknya agar tidak mempersekutukan Allah SWT. Ayat-ayat berikutnya memuat pesan tentang berbakti kepada orang tua, kesadaran bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, mendirikan salat, bersabar, serta menjauhi kesombongan.

Salah satu ayat yang berkaitan langsung dengan perjuangan seorang ibu adalah Surah Luqman ayat 14. Allah SWT mengingatkan manusia tentang ibu yang mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyusui anaknya.

Kandungan tersebut dapat menjadi bahan renungan bagi Bunda selama kehamilan. Bunda juga dapat membaca Surah Luqman untuk memahami nasihat di dalamnya dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan keluarga.

Meski demikian, tidak ditemukan dalil sahih yang secara khusus menetapkan Surah Luqman sebagai bacaan wajib atau amalan khusus bagi ibu hamil untuk meningkatkan kecerdasan janin maupun membentuk karakter tertentu. Penjelasan serupa mengenai tidak adanya dalil khusus tentang surah tertentu untuk memengaruhi kecerdasan atau penampilan anak disampaikan dalam artikel Islam Question & Answer yang tersedia dalam bahasa Indonesia.

Surah Luqman ayat 14 dan 15 untuk ibu hamil: Arab, Latin & artinya

Surah Luqman ayat 14–15 mengandung pelajaran tentang perjuangan ibu, rasa syukur kepada Allah SWT, serta kewajiban memperlakukan orang tua dengan baik.

Surah Luqman ayat 14

Arab:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Latin:

Wa waṣṣainal-insāna biwālidaīhi, ḥamalat-hu ummuhū wahnan 'alā wahnin wa fiṣāluhū fī 'āmain, anisykur lī wa liwālidaik, ilayyal-maṣīr.

Artinya:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.”

(QS. Luqman: 14)

Ayat ini menjelaskan perjuangan ibu selama mengandung dan menyusui. Allah SWT juga memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada-Nya dan berbuat baik kepada kedua orang tua.

Bagi Bunda yang sedang hamil, ayat ini dapat menjadi pengingat untuk mensyukuri nikmat Allah SWT dan memahami bahwa kehamilan merupakan proses yang membutuhkan perhatian serta dukungan keluarga.

Surah Luqman ayat 15

Arab:

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Latin:

Wa in jāhadāka 'alā an tusyrika bī mā laisa laka bihī 'ilmun fa lā tuṭi'humā wa ṣāḥib-humā fid-dunyā ma'rūfan, wattabi' sabīla man anāba ilayya, ṡumma ilayya marji'ukum fa unabbi'ukum bimā kuntum ta'malūn.

Artinya:

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

(QS. Luqman: 15)

Ayat ini menegaskan bahwa ketaatan kepada Allah SWT harus diutamakan. Meskipun demikian, perbedaan dalam persoalan keimanan tidak menghapus kewajiban memperlakukan orang tua dengan baik.

Pesan tersebut dapat menjadi pelajaran bagi Bunda dan Ayah untuk membangun keluarga yang berlandaskan keimanan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap orang lain.

Surah Luqman ayat 16–19 sebagai pedoman dalam mendidik anak: Arab, Latin & artinya

Surah Luqman ayat 16–19 memuat nasihat tentang tanggung jawab, ibadah, kesabaran, kerendahan hati, dan kesantunan. Nasihat-nasihat tersebut dapat menjadi pedoman dalam mendidik anak setelah lahir.

Surah Luqman ayat 16

Arab:

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

Latin:

Yā bunayya innahā in taku miṡqāla ḥabbatin min khardalin fa takun fī ṣakhratin au fis-samāwāti au fil-arḍi ya'ti bihallāh, innallāha laṭīfun khabīr.

Artinya:

“(Luqman berkata,) ‘Wahai anakku! Sesungguhnya jika ada (suatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya (balasan). Sesungguhnya Allah Mahahalus, Mahateliti.’”

(QS. Luqman: 16)

Ayat ini mengingatkan bahwa tidak ada perbuatan yang luput dari pengetahuan Allah SWT. Orang tua dapat mengajarkan kejujuran dan tanggung jawab kepada anak melalui nasihat serta teladan sehari-hari.

Surah Luqman ayat 17

Arab:

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Latin:

Yā bunayya aqimiṣ-ṣalāta wa'mur bil-ma'rūfi wanha 'anil-munkari waṣbir 'alā mā aṣābak, inna żālika min 'azmil-umūr.

Artinya:

“Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.”

(QS. Luqman: 17)

Ayat ini mengajarkan pentingnya salat, mengajak kepada kebaikan, dan bersabar. Bunda dan Ayah dapat menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari pendidikan agama anak.

Surah Luqman ayat 18

Arab:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Latin:

Wa lā tuṣa''ir khaddaka lin-nāsi wa lā tamsyi fil-arḍi maraḥā, innallāha lā yuḥibbu kulla mukhtālin fakhūr.

Artinya:

“Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”

(QS. Luqman: 18)

Ayat ini mengingatkan manusia agar menjauhi kesombongan dan tidak merendahkan orang lain. Dalam mendidik anak, orang tua dapat menanamkan nilai tersebut melalui sikap rendah hati dan cara memperlakukan sesama.

Surah Luqman ayat 19

Arab:

وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

Latin:

Waqṣid fī masy-yika wagḍuḍ min ṣautik, inna ankaral-aṣwāti laṣautul-ḥamīr.

Artinya:

“Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

(QS. Luqman: 19)

Ayat ini mengajarkan kesederhanaan dan kesantunan dalam berbicara. Orang tua dapat menerapkannya dengan membiasakan komunikasi yang baik dan memberikan contoh ketika menghadapi perbedaan pendapat.

Catatan: Teks Arab dan terjemahan ayat sebaiknya diperiksa kembali menggunakan mushaf Al-Qur’an terbitan tepercaya sebelum publikasi. Transliterasi latin dapat berbeda dalam penulisan tanda baca dan panjang-pendek huruf.

Keutamaan Surah Luqman

Dalam memahami keutamaan Surah Luqman, Bunda perlu membedakan antara pelajaran yang terkandung di dalam ayat dan keutamaan khusus yang ditetapkan melalui dalil.

Membaca Al-Qur’an secara umum merupakan ibadah yang memiliki keutamaan. Muslim.or.id menjelaskan pentingnya membaca, merenungi, dan mengamalkan Al-Qur’an. Sementara itu, dalam pembahasan tentang keutamaan surah tertentu, Muslim.or.id mengingatkan bahwa keutamaan khusus perlu didukung dalil yang jelas.

Dengan demikian, Surah Luqman dapat dibaca oleh ibu hamil sebagai bagian dari tilawah Al-Qur’an, tanpa meyakini adanya manfaat khusus bagi janin yang tidak memiliki landasan dalil.

1. Mengingatkan pentingnya tauhid

Surah Luqman ayat 13 memuat nasihat agar anak tidak mempersekutukan Allah SWT. Tauhid menjadi dasar penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Bunda dan Ayah dapat mempelajari ayat ini sebagai bekal untuk memperkenalkan keimanan kepada anak melalui pendidikan agama dan teladan sehari-hari.

2. Mengajarkan rasa syukur dan berbakti kepada orang tua

Ayat 14–15 mengingatkan manusia untuk bersyukur kepada Allah SWT dan berbuat baik kepada orang tua.

Bagi Bunda yang sedang hamil, ayat ini dapat menjadi bahan renungan tentang perjuangan seorang ibu dan pentingnya membangun hubungan keluarga yang saling menghormati.

3. Menjadi pedoman dalam membentuk akhlak

Ayat 16–19 mengajarkan tanggung jawab, salat, kesabaran, kerendahan hati, dan kesantunan.

Nilai-nilai tersebut dapat dipelajari oleh orang tua untuk diterapkan dalam pengasuhan. Pendidikan akhlak tidak hanya melalui nasihat, tetapi juga melalui contoh nyata di rumah.

4. Mengajak orang tua merenungi tanggung jawab mendidik anak

Nasihat Luqman kepada anaknya menunjukkan pentingnya memberikan pendidikan yang baik. Bunda dan Ayah dapat mengambil pelajaran dari cara Luqman menyampaikan nasihat kepada anaknya.

Namun, perlu ditegaskan bahwa membaca Surah Luqman tidak menjamin anak menjadi lebih cerdas, memiliki karakter tertentu, atau tumbuh dengan sifat yang spesifik. Hal-hal tersebut tidak boleh dinyatakan sebagai keutamaan khusus tanpa dalil yang sahih.

Daftar surah dan doa yang bisa diamalkan ibu hamil

Dalam Islam, ibu hamil boleh membaca Al-Qur’an dan berdoa memohon kesehatan, keselamatan, serta keturunan yang saleh. Tidak ada ketentuan bahwa ibu hamil wajib membaca surah tertentu berdasarkan usia kehamilan.

Dikutip dari artikel tanya jawab Islam Question & Answer menjelaskan bahwa tidak ditemukan dalil yang menetapkan membaca Surah Maryam agar persalinan mudah atau Surah Yusuf agar anak menjadi tampan. Meski begitu, keduanya tetap boleh dibaca sebagai bagian dari tilawah Al-Qur’an dan untuk mengambil pelajaran dari kisah di dalamnya.

Berikut beberapa bacaan yang bisa diamalkan tanpa meyakini khasiat khusus yang tidak memiliki dalil.

1. Surah Al-Fatihah

Surah Al-Fatihah merupakan bagian penting dalam salat dan termasuk bacaan utama dalam ibadah seorang Muslim. Bunda dapat membacanya dalam salat serta mempelajari maknanya sebagai bagian dari ibadah sehari-hari.

2. Surah Maryam

Surah Maryam memuat kisah Maryam dan kelahiran Nabi Isa AS, serta kisah Nabi Zakaria AS dan Nabi Yahya AS. Bunda boleh membacanya untuk memahami kandungan Al-Qur’an dan mengambil pelajaran dari kisah tersebut.

Namun, tidak ada dalil sahih yang menetapkan bahwa membaca Surah Maryam secara khusus menjamin persalinan menjadi mudah.

3. Surah Yusuf

Surah Yusuf mengisahkan perjalanan Nabi Yusuf AS, termasuk berbagai ujian yang dihadapinya. Bunda dapat membacanya untuk merenungi pelajaran tentang kesabaran, keteguhan iman, dan memaafkan.

Membaca Surah Yusuf tidak dapat dijadikan jaminan bahwa anak akan memiliki penampilan atau sifat tertentu.

4. Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surah ini dapat dibaca sebagai bagian dari zikir dan amalan perlindungan yang diajarkan dalam Sunnah. Bunda dapat mempelajari tuntunan zikir pagi, petang, dan sebelum tidur dari sumber hadis tepercaya.

5. Doa memohon keturunan yang baik

Selain membaca Al-Qur’an, Bunda dan Ayah dapat memanjatkan doa yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah doa Nabi Zakaria AS dalam Surah Ali 'Imran ayat 38.

Arab:

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Latin:

Rabbi hab lī min ladunka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samī'ud-du'ā'.

Artinya:

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”

(QS. Ali 'Imran: 38)

Doa lainnya terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74, yaitu permohonan agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk mata serta menjadikan orang-orang bertakwa sebagai teladan.

Rumaysho juga membahas doa-doa dari Al-Qur’an untuk memohon keturunan yang saleh. Bunda dan Ayah dapat mengamalkannya sambil terus berusaha mendidik anak sesuai ajaran Islam.

Pada akhirnya, Bunda boleh membaca Surah Luqman selama kehamilan sebagai bagian dari ibadah dan upaya memahami firman Allah SWT. Hal yang perlu dihindari adalah menetapkan manfaat khusus bagi janin tanpa dalil yang jelas.

Membaca Al-Qur’an, memanjatkan doa, mempelajari agama, dan mempersiapkan pengasuhan merupakan ikhtiar yang dapat berjalan berdampingan dengan menjaga kesehatan ibu dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Mengenal Postpartum Psychosis, Hal yang Perlu Diwaspadai Setelah Melahirkan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Surat Menyentuh Khadeejah Putri Oki Setiana Dewi untuk Ibunda

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang yang Cerdas secara Emosional, Jarang Mengeluhkan 9 Hal Ini

Mom's Life Elia Amaliana

15 Ide Foto Pasangan Romantis dari Artis Tanah Air

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Cantik Chloe, Putri Melanie Ricardo, Siap Ikut Pemilihan Gadis Sampul

Parenting Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Kepribadian Anak lewat Kebiasaan Tidurnya

Parenting Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sejarah Pembalut dari Masa ke Masa, dari Kain hingga Produk Menstruasi Modern

Surat Menyentuh Khadeejah Putri Oki Setiana Dewi untuk Ibunda

Surah Luqman untuk Ibu Hamil: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Ciri Kepribadian Orang yang Cerdas secara Emosional, Jarang Mengeluhkan 9 Hal Ini

15 Ide Foto Pasangan Romantis dari Artis Tanah Air

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK