kehamilan

Kisah Bayi Lahir di Mobil dan Masih Terbungkus Kantong Ketuban

Radian Nyi Sukmasari Kamis, 31 Agu 2017 - 12.03 WIB
Kisah Bayi Lahir di Mobil dan Masih Terbungkus Kantong Ketuban/ Foto: Thinkstock Kisah Bayi Lahir di Mobil dan Masih Terbungkus Kantong Ketuban/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Tanpa diduga, ibu bernama Raelin Scurry ini melahirkan di usia kandungan 29 minggu 4 hari. Bahkan, dia melahirkan di mobil dengan kondisi bayinya yang masih terbungkus kantong ketuban lho, Bun.

Bayi laki-laki yang diberi nama Ean Jamal Vanstory Jr atau EJ ini lahir pada 8 Agustus lalu. Waktu itu, Raelin bilang kalau dia merasakan kontraksi yang dia kira kontraksi palsu. Tapi selama 45 menit kok kontraksi Ralein nggak menghilang. Akhirnya, ditemani pasangannya Ean, Raelin ke RS naik mobil, dengan sebelumnya mereka menitipkan si kecil lebih dulu ke rumah sang nenek.

Di perjalanan, kontraksi makin kuat dirasa Raelin dan naluri seorang ibu berkata kalau inilah waktunya dia melahirkan. Karena panik, Raelin sempat menghubungi 911 tapi karena lagi kesakitan, petugas nggak bisa mendengar jelas perkataannya, Bun. Akhirnya, Ean-lah yang bicara sama petugas 911.

"Saya membuka celana dan mengulurkan tangan. Benar saja, kepala bayi saya sudah keluar. Saya mengejan sekali dan dia lahir. Tapi, saat saya melihat ke bawah, saya takjub karena dia masih terbungkus kantong ketuban," kata Raelin dalam keterangan foto yang dia unggah di instagram @raeee_nacoal23.

Petugas 911 menyuruh mereka berhenti tapi Raelin tetap meminta Ean untuk melanjutkan perjalanan. Duh, kebayang kan Bun gimana perasaan Raelin saat itu. Bahagia, khawatir, takut, dan deg-degan campur aduk. Kata Raelin, saat itu yang bisa dia lakukan adalah berdoa semoga si kecil akan baik-baik saja sampai mereka sampai di RS nanti.

Baca juga: Hai Ibu Hamil, Perhatikan Ini Agar Ketuban Tak Pecah Dini

Raelin sempat menyentuh wajah bayinya dan tahu nggak Bun apa yang dilakukan si bayi? Di dalam kantong ketuban, EJ menggerakkan tangan dan kakinya ke wajah. Kata Raelin, seolah putranya itu memberi kode 'aku baik-baik aja kok, Bunda'.

"Kira-kira 7 menit saya sampai di RS. EJ mengalami kelahiran caul di mana dia masih terbungkus kantong ketuban. Kata dokter, biasanya ini terjadi pada kelahiran caesar. Setelah ditimbang, berat EJ sekitar 1,3 kg," kata Raelin. Saat ini, kondisi EJ makin membaik dan berat badannya pun mengalami kenaikan. Sehat terus ya, EJ!

Dikutip dari CNN, Dr Amos Grunebaum dari NewYork-Presbyterian Weill Cornell Medical Center mengatakan pada beberapa kelahiran, memang kantong ketuban bisa mengikuti bayi melewati jalan lahir. Terutama kalau bayi lahir prematur, bayi lebih mungkin lahir dalam kondisi masih terbungkus kantong ketuban. Kondisi ini disebut juga lahir 'Caul', Bun.

Kata Amos, kantong ketuban berfungsi melindungi bayi dari cedera dan jadi bantalan di sekitar bayi. Nah, kantong dan cairan ketuban terhubung ke plasenta yang memberi asupan oksigen ke bayi. Jadi, begitu bayi lahir, kantongnya harus pecah untuk membantu bayi bernapas.

"Sayangnya, cukup banyak mitos yang menganggap kalau ibu melahirkan dengan kondisi bayi masih di dalam kantong ketuban punya kekuatan khusus. Padahal, ini memang bisa terjadi. Walau, pada kelahiran per vaginam, memang umumnya kantong ketuban tetap ada di rahim sebagai bagian plasenta dan tidak lepas sampai plasenta dikeluarkan," kata Amos.

Baca juga: Cuma Pakai Kertas, Kita Bisa Asah Kreativitas Anak, Lho

[Gambas:Instagram]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi