HaiBunda

MENYUSUI

Besar Kecilnya Payudara Memengaruhi Produksi ASI Nggak Sih?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 08 Aug 2018 14:00 WIB
Ilustrasi menyusui/ Foto: thinkstock
Jakarta - Ukuran dan bentuk payudara masing-masing ibu memang berbeda. Dalam keseharian, besar kecilnya payudara sering banget nih, Bun, dikaitkan dengan produksi ASI. Disebutkan ibu dengan payudara besar produksi ASI-nya lebih banyak dan sebaliknya ibu yang payudaranya kecil produksi ASI-nya sedikit. Apa iya?

"Kita perlu tahu payudara besar atau kecil itu dipengaruhi oleh banyaknya lemak di payudara ibu. Kalau produksi ASI-nya sama aja. Payudara besar, kecil, rata-rata sama aja produksi ASI-nya," kata konselor laktasi dari RS Sari Asih Ciputat, dr Hikmah Kurniasari MKM, CIMI saat ngobrol dengan HaiBunda.

Kemudian, Bunda perlu ingat proses laktogenesis atau produksi ASI juga dipengaruhi hormon yaitu prolaktin dan oksitosin. Namun, untuk produksi ASI kembali lagi pada prinsip makin sering diisap maka makin banyak produksi ASI-nya, Bun. Jadi saat bayi menyusu dan payudara kosong maka saat itulah ASI juga diproduksi.


"Jadi ada sinyal dikirim ke otak ketika ada isapan. Sinyal itu dikirim ke hipofisis, ibaratnya ada perintah 'di bawah lagi butuh ASI tuh'. Kelenjar hipofisis menyuruh hormon prolaktin dan oksitosin bekerja karena di bawah (payudara) butuh ASI. Saat itulah hormon prolaktin dan oksitosin bekerja dan memproduksi ASI lagi," tutur dr Hikmah.



Kita perlu tahu, Bun, ada alveoli di payudara yang jadi tempat diproduksinya ASI. Kata dr Hikmah, jumlah alveoli pada masing-masing ibu berbeda. Namun Bunda nggak perlu khawatir, ASI nggak perlu banyak kok, yang penting cukup untuk bayi kita.

Sementara itu, konselor laktasi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Ameetha Drupadi, CIMI bilang saat hamil umumnya hormon kehamilan akan mempersiapkan alveoli untuk bertugas memproduksi ASI. Namun, kita perlu ingat prinsip ASI diproduksi berdasarkan yang diisap bayi.

"Sebenarnya ibu abis melahirkan nggak bisa menyusui itu mungkin nggak disusui bayinya. Selama 40 hari misalnya nggak disusui, ya produksi ASI-nya berhenti," ujar dr Ameetha. (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Fakta Unik Pernikahan Cristiano Ronaldo & Georgina Rodriquez, Digelar di Ruang Tamu hingga Kenakan Perhiasan Rp893 Miliar

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Membuat Pisang Goreng Renyah dan Garing Tahan Lama dengan Sederhana

Mom's Life Amira Salsabila

Psikolog Ungkap Kalimat 'Ajaib' untuk Melatih Kepekaan EQ Anak

Parenting Elia Amaliana

Anne Hathaway Akui Sudah Tahu Jenis Kelamin Bayi Ketiga, Bakal Di-spill?

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Keluarga Artis Ramaikan Perayaan 17 Agustus, Kompak dan Seru!

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Pilih Makan & Traveling ketimbang Belanja Barang

Anne Hathaway Akui Sudah Tahu Jenis Kelamin Bayi Ketiga, Bakal Di-spill?

Psikolog Ungkap Kalimat 'Ajaib' untuk Melatih Kepekaan EQ Anak

Cara Membuat Pisang Goreng Renyah dan Garing Tahan Lama dengan Sederhana

Fakta Unik Pernikahan Cristiano Ronaldo & Georgina Rodriquez, Digelar di Ruang Tamu hingga Kenakan Perhiasan Rp893 Miliar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK