menyusui

Olahraga Saat Menyusui, Ada Pengaruhnya pada Produksi ASI?

Radian Nyi Sukmasari 10 Jul 2017
Ilustrasi olahraga untuk ibu menyusui (Foto: thinkstock) Ilustrasi olahraga untuk ibu menyusui (Foto: thinkstock)
Jakarta - Olahraga bisa jadi salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bugar. Hanya saja, kalau kita lagi nyusuin suka khawatir nggak sih berpengaruh pada produksi air susu ibu (ASI)? Khawatirnya, nanti bisa bikin mastitis.

Hmm ternyata berolahraga di masa menyusui aman-aman saja Bun. Olahraga nggak berpengaruh pada produksi ASI dan nggak akan bikin penyumbatan ASI.

Yang penting, setelah melahirkan dokter kandungan sudah membolehkan Bunda untuk lanjut olahraga, misalkan nge-gym lagi. Apalagi salah satu review studi ilmiah menyimpulkan olahraga yang dilakukan Bunda ketika sedang masa-masa menyusui, nggak akan merugikan pertumbuhan bayi.

Hal ini diperkuat juga sama Konsultan Laktaksi Bersertifikat Internasional dari New York City, Wendy Wisner, Bun. Kata Wendy, berdasarkan pengalaman dia belum pernah melihat Bunda yang produksi ASI-nya merosot karena lanjut olahraga setelah melahirkan. Justru nih Bun, olahraga bisa membantu para Bunda yang lagi menyusui lho.

"Keberhasilan menyusui dan produksi ASI bisa dipengaruhi stres yang dialami Bunda. Jadi, kalau Bunda merasa segar dan mood-nya baik setelah olahraga, itu justru bisa memberi efek positif ke produksi ASI," kata Wisner, dikutip dari Fit Pregnancy.

Apalagi nih, buat beberapa Bunda olahraga juga bisa membantu merasa lebih mudah rileks dan santai. Nah, ketika Bunda happy maka produksi ASI pun lebih banyak. Hmm, apa Bunda salah satu orang yang merasakan itu?

"Satu-satunya peringatan dari saya baiknya jangan lakukan latihan yang terlalu berat misalnya angkat beban atau push up dan pull up. Kadang-kadang, ini bisa membuat saluran susu tersumbat atau mastitis pada beberapa wanita," tambah Wisner.

Sementara, pakar kebugaran pasca melahirkan yang juga pemilik Moms2BFit, Sara Pelfrey mengatakan olahraga juga bisa memberi stimulasi ke puting ketika payudara bergerak saat Bunda berolahraga. Dengan terangsangnya puting susu, hormon yang memberi tahu tubuh untuk memproduksi ASI meningkat.

Yang nggak boleh Bunda abaikan adalah tetap 'mendengarkan' tubuh ya Bun. Kalau latihan sudah dirasa terlalu berat, stop dulu sejenak. Lalu, tetap penuhi kebutuhan nutrisi Bunda dengan makanan yang bergizi dan seimbang. Ingat, ibu menyusui butuh tambahan 400-500 kalori lho. Selain itu minum air putihnya juga mesti lebih banyak ya Bun.

Selama berolahraga, agar lebih nyaman Bunda bisa pakai sport bra dengan ukuran yang pas. Nah, kalau setelah olahraga Bunda merasa ada perubahan pada produksi ASI, lakukan evaluasi lebih dulu dan kalau perlu konsultasi dengan dokter atau konselor laktasi ya Bun.

Selamat berolahraga! (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi