HaiBunda

MENYUSUI

Penyebab Payudara Kendur Setelah Menyapih, Bisakah Kembali Normal?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Jumat, 03 Apr 2020 08:05 WIB
Penyebab Payudara Kendur Setelah Menyapih, Bisakah Kembali Normal? Foto: istock
Jakarta - Menyusui adalah momen yang berharga bagi ibu dan bayi. Hanya saja, ada wanita yang merasa takut menyusui karena tidak ingin payudaranya kendur. Simak penjelasan berikut mengapa payudara bisa kendur setelah menyusui.

Dijelaskan Kelly M. Kasper, MD, seorang dokter kandungan di Indiana University Health, menyusui memicu sejumlah perubahan metabolisme, hormon, struktural, bahkan mental di seluruh tubuh. Semakin lama menyusui, payudara akan semakin menyesuaikan diri. Tapi, semakin banyak pula perubahan yang akan terlihat setelah selesai menyusui.


"Produksi ASI dan peningkatan ukuran payudara dapat menyebabkan kulit dan jaringan payudara meregang. Jadi, setelah selesai menyusui, payudara menjadi kurang padat dan Anda merasa bahwa payudara Anda seperti kosong, kendur, atau rata." kata Kasper, dilansir Redbook.


Sementara itu, berdasarkan ulasan Web MD, payudara mungkin bisa kembali atau mungkin tidak kembali ke ukuran dan bentuk semula, seperti sebelum menyusui. Beberapa wanita menyusui bisa saja payudaranya tetap besar dan kencang, tapi wanita lainnya menjadi kendur dan menyusut.

Namun, ini tak semata-mata karena menyusui saja, melainkan bisa karena genetik, pertambahan berat badan selama kehamilan, serta usia saat menyusui. Ini artinya, Bunda tak perlu khawatir karena harus menyusui. Karena biar bagaimanapun, ASI adalah anugerah terbaik yang bisa wanita berikan pada anaknya.

Penyebab Payudara Kendur Setelah Menyapih, Bisakah Kembali Normal?/ Foto: iStock


Berikut ini beberapa penyebab payudara kendur, selain karena menyusui, dilansir Very Well Family.

1. Indeks Massa Tubuh (BMI)

Wanita dengan indeks massa tubuh lebih tinggi cenderung memiliki payudara lebih besar daripada wanita dengan BMI lebih rendah.

2. Penurunan Berat Badan

Menambah atau menurunkan berat badan, terutama dengan cepat, dapat mengubah bentuk payudara dan meregangkan atau mengecilkan kulit di sekitarnya.

3. Genetika

Keturunan dan gen yang kita dapatkan dari keluarga berperan dalam ukuran dan bentuk payudara, ligamen payudara, dan berat badan.

4. Jumlah kehamilan

Semakin banyak anak yang dimiliki, payudara kemungkinan akan semakin mengendur.

5. Usia

Usia pada akhirnya mengejar semua orang. Kendur adalah bagian normal dari proses penuaan, terutama setelah menopause ketika perubahan hormon dapat memengaruhi struktur dan volume jaringan payudara.


Simak juga cara aman cegah kehamilan dengan menyusui dalam video ini:



(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK