menyusui
7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan
HaiBunda
Kamis, 12 Feb 2026 09:10 WIB
Daftar Isi
Saat menyusui, Bunda tentu menyadari adanya perubahan pada payudara dan itu adalah hal yang wajar. Namun, memang munculnya benjolan di payudara kiri atau kanan sering kali memicu rasa cemas, apalagi jika disertai nyeri atau tidak kunjung hilang.
Penyebabnya bisa karena berbagai faktor, mulai dari hal ringan hingga kondisi yang perlu mendapat perhatian lebih. Berikut ini beberapa penyebab munculnya benjolan di payudara kiri atau kanan saat menyusui yang penting untuk diketahui.
7 Penyebab muncul benjolan di payudara kiri atau kanan saat menyusui
Melansir dari Healthline, berikut ini penyebab munculnya benjolan di payudara kiri atau kanan saat menyusui.
1. Saluran susu tersumbat
Benjolan yang disebabkan karena sumbatan saluran susu cukup umum terjadi pada beberapa kasus. Meskipun tidak ada faktor yang pasti, tetapi faktor yang paling memungkinkan berasal dari cara Bunda menyusui Si Kecil, seperti:
- Perlekatan yang kurang baik.
- Pakaian di sekitar payudara terlalu ketat.
- Jeda yang terlalu lama saat menyusui.
Ciri saluran susu tersumbat di antaranya:
- Terdapat benjolan lembut sebesar kacang polong hingga buah persik,
- Terdapat bercak putih di area puting, serta payudara yang menjadi lebih sensitif.
- Si Kecil akan lebih rewel karena tidak menerima aliran susu yang cukup baik.
2. Jumlah ASI yang terlalu banyak
Saat bayi baru lahir, pasokan ASI Bunda mungkin berlimpah. Namun, saat itu bayi yang baru lahir belum begitu banyak menerima ASI yang pada akhirnya membuat pasokan ASI Bunda tersimpan lebih lama di payudara.
Seiring berjalannya waktu, banyaknya pasokan ASI yang tidak keluar dengan benar membuat payudara membengkak. Inilah yang menimbulkan benjolan pada payudara. Bila tidak ditangani dengan benar, kondisi ini akan membawa Bunda pada mastitis.
3. Mastitis
Nah, mastitis merupakan efek sekaligus penyebab dari adanya benjolan di sekitar payudara, hingga ketiak. Mastitis merupakan bentuk peradangan yang diakibatkan dari sumbatan pada saluran ASI.
Jika Bunda mengalami mastitis, Bunda akan merasakan benjolan atau penebalan jaringan payudara yang disertai bengkak, kemerahan, nyeri, hingga demam. Meskipun pakar menyatakan kondisi ini tidak berbahaya, lebih baik Bunda segera lakukan pemeriksaan bila sudah merasakan gejala tersebut.
4. Abses
Abses merupakan dampak buruk dari mastitis yang ditandai dengan munculnya benjolan dan pembengkakan yang lebih parah dari kondisi sebelumnya. Benjolan pada abses berisi nanah dan sangat sakit ketika disentuh.
Meski begitu, sebenarnya abses jarang terjadi pada ibu menyusui. Namun, bila merasakan tanda tersebut disertai kulit payudara yang memerah dan terbakar saat menyusui, Bunda harus waspada dan segera hubungi layanan kesehatan untuk mendapatkan tindakan yang tepat.
5. Kelenjar getah bening yang membengkak
Jaringan payudara diketahui meluas hingga ke bagian ketiak, Bunda. Mungkin saat kelenjar getah bening mengalami pembengkakan, efeknya juga berimbas kepada jaringan payudara yang berada di bawah lengan Bunda.
Biasanya dokter akan memberikan saran perawatan untuk menghindari penyebaran infeksi yang semakin meluas dan menyebabkan pembengkakan tersebut. Meski tak terlalu berbahaya, kondisi ini tidak boleh diremehkan, ya Bunda.
6. Kista
Galaktokel merupakan kista jinak yang berkembang di payudara. Kista ini berbentuk bulat, berisi susu, dan bertekstur halus dan lembut. Kista jinak ini umumnya tidak menyakitkan, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada rasa tidak nyaman walau sedikit.
Saat dipijat, kista ini bisa mengeluarkan susu dan akan berhenti dengan sendirinya ketika Bunda sudah berhenti menyusui. Namun, dokter perlu memastikan bahwa kista tersebut benar-benar jinak dengan memeriksa sampel dan hasil USG.
7. Kanker payudara
Ini adalah penyebab benjolan payudara yang paling serius dan berbahaya. Namun, tidak perlu khawatir, umumnya kanker payudara jarang terjadi pada ibu yang sedang menyusui. Meski begitu, Bunda harus mewaspadai ciri-ciri kanker payudara sebagai berikut.
- Keluarnya cairan di puting susu selain ASI.
- Nyeri hebat di payudara dan sulit hilang.
- Kulit atau puting payudara bersisik dan kemerahan.
- Iritasi kulit atau kulit terlihat cekung.
- Puting berbalik ke dalam.
- Bengkak yang sering muncul
Nah, demikian informasi mengenai penyebab benjolan di payudara kiri atau kanan menurut penjelasan medisnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Benjolan Kanker Payudara Seperti Apa? Kenali Letaknya dan Cara Mendeteksinya
Menyusui
5 Cara Atasi Benjolan Payudara saat Menyusui, Bisa Berisiko Tanda Gejala Kanker
Menyusui
4 Cara Mengatasi Payudara Bengkak pada Bunda Menyusui? Coba Ganti Posisi
Menyusui
5 Perbedaan Benjolan karena ASI Tersumbat dengan Kanker Payudara
Menyusui
5 Penyebab Munculnya Benjolan Pada Payudara Ibu Menyusui
5 Foto
Menyusui
Lesty Kejora hingga Dinda Hauw, 5 Artis ini Jalani Ramadan sebagai Ibu Menyusui
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kenali Ciri Kanker Payudara Dilihat dari Bentuk Puting
Lingerie Bisa Picu Kanker Payudara pada Perempuan Muda, Benarkah? Ini Kata Pakar
Bertahun-tahun Tangani Kanker Payudara, Dokter Onkologi Ini Tak Menyangka juga Mengidap Penyakit Itu