MENYUSUI
Bunda yang Tidak Menyusui Ternyata Bisa Alami Mastitis, Simak Penyebabnya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Senin, 06 Jan 2025 08:40 WIBIbu yang tidak menyusui jangan merasa tenang lebih dulu ya. Ternyata, Bunda yang tidak menyusui bisa alami mastitis juga. Simak penyebabnya, yuk.
Mastitis menjadi salah satu risiko yang umum dialami para ibu menyusui. Mastitis terjadi ketika payudara membengkak, panas, dan terasa nyeri. Kondisi ini paling umum terjadi pada perempuan yang menyusui dan biasanya tidak memerlukan perawatan medis.
Meski demikian, tahukah Bunda bahwa Bunda yang tidak menyusui ternyata bisa juga mengalaminya.
Mengenal kondisi mastitis
Mastitis biasanya hanya menyerang 1 payudara, dan gejalanya sering kali muncul dengan cepat. Gejalanya meliputi:
1. Area yang membengkak pada payudara yang mungkin terasa panas dan nyeri saat disentuh. Area tersebut mungkin menjadi merah, tetapi akan lebih sulit dilihat jika Bunda memiliki kulit hitam atau cokelat.
2. Benjolan berbentuk baji pada payudara atau area keras pada payudara.
3. Rasa nyeri terbakar pada payudara yang mungkin terus-menerus atau hanya terjadi saat Bunda menyusui.
4. Keluarnya cairan dari puting susu, yang mungkin berwarna putih atau mengandung bercak darah.
5. Bunda mungkin juga mengalami gejala seperti flu, seperti nyeri, suhu tinggi, menggigil, dan kelelahan.
Baca Juga : Mastitis |
Jika Bunda sedang menyusui, teruslah menyusui bayi kapan pun mereka mau dan selama yang mereka mau. Bunda juga dapat menawarkan bayi ASI jika payudara Bunda terasa penuh dan tidak nyaman.
Saat menyusui, pastikan bayi diposisikan dan melekat dengan benar. Bidan, petugas kesehatan, atau spesialis menyusui dapat memberi saran kepada Bunda mengenai hal tersebut, seperti dikutip dari laman NHS.
Dari beberapa langkah sederhana, berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi mastitis ya, Bunda:
1. Kain yang dibasahi air hangat dan dioleskan ke payudara (atau mandi) dapat memperlancar aliran ASI tetapi jangan terlalu banyak menggunakan air panas karena dapat memperparah peradangan.
2. Nyeri payudara dapat diredakan dengan kompres dingin (misalnya kain yang dibasahi air dingin).
3. Istirahat dan minum banyak cairan.
4. Minum parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit atau suhu tinggi.
5. Jangan mengenakan pakaian ketat atau bra sampai Bunda merasa lebih baik.
6. Jangan memeras ASI lebih banyak dari yang dibutuhkan bayi.
7. Jangan memberikan tekanan kuat pada payudara.
8. Jangan berhenti menyusui secara tiba-tiba.
9. Jangan mengoleskan minyak atau krim pada payudara.
10. Temui dokter jika gejala tidak membaik 12 hingga 24 jam setelah mengobatinya di rumah.
Bunda yang tidak menyusui juga berisiko terkena mastitis
Mastitis nonlaktasi mirip dengan mastitis laktasi, tetapi biasanya terjadi pada Bunda yang tidak menyusui. Dalam beberapa kasus, kondisi ini terjadi pada perempuan yang telah menjalani lumpektomi yang diikuti dengan terapi radiasi, pada perempuan dengan diabetes, atau pada perempuan yang sistem kekebalannya menurun seperti dikutip dari laman Hopkinsmedicine.
Kondisi ini jarang terjadi. Namun, biasanya disertai dengan demam tinggi dan sakit kepala serta diobati dengan antibiotik. Bicaralah dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut ya, Bunda.
Penyebab mastitis non laktasi
Dalam beberapa kasus, penumpukan susu ini juga dapat terinfeksi bakteri. Kondisi ini dikenal sebagai mastitis infektif. Pada Bunda yang tidak menyusui, mastitis paling sering terjadi saat payudara terinfeksi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kerusakan pada puting, seperti puting yang retak atau nyeri, atau tindik puting.
Namun, kondisi ini juga dapat terjadi jika Bunda memiliki kondisi yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh atau kemampuan tubuh untuk melawan infeksi seperti dikutip dari laman Nidirect.
Gejala mastitis pada Bunda yang tidak menyusui
Mastitis laktasi dan nonlaktasi dapat menyebabkan gejala yang sama seperti nyeri, kemerahan, dan pembengkakan. Namun mastitis nonlaktasi sering kali menunjukkan gejala yang berbeda seperti berikut ini:
1. Nyeri pada satu sisi tubuh, biasanya di sisi yang sama dengan payudara yang terkena.
2. Benjolan payudara yang keras dan/atau nyeri biasanya ditemukan di sekitar areola.
3. Abses payudara yang dapat pecah, menyebabkan keluarnya cairan dari puting susu.
4. Kelenjar getah bening yang bengkak di leher atau ketiak.
Pengobatan mastitis nonlaktasi
Ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan di rumah untuk mengelola keparahan gejala saat Bunda mengalami mastitis, seperti:
1. Menggunakan kompres hangat untuk membantu melancarkan drainase jika terdapat abses.
2. Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas seperti ibuprofen untuk membantu meredakan peradangan.
Namun, penanganan gejala hanyalah sebagian kecil dari solusi saat Bunda mengalami infeksi payudara.“Tidak seperti mastitis laktasi, yang dapat diatasi dengan berbagai cara tanpa perlu antibiotik, pada sebagian besar kasus mastitis nonlaktasi, Bunda memerlukan pengobatan,” kata Dr. Laksmi Khatri, MD, seorang Internal Medicine Physician.
Jika Bunda mengalami mastitis periduktal atau abses payudara, abses tersebut perlu dikeringkan dan kemungkinan besar memerlukan antibiotik untuk membantu membersihkan infeksi. Jika Bunda mengalami Idiopathic granulomatous mastitis (IGN), Bunda mungkin memerlukan biopsi untuk menentukan apakah mastitis atau kanker payudara yang menyebabkan peradangan seperti dikutip dari laman Clevelandclinic.
Pembedahan mungkin diperlukan dalam beberapa situasi ketika Bunda memiliki abses yang sangat besar yang perlu dikeringkan. “Pembedahan digunakan sebagai pilihan terakhir,” katanya.
Jika cukup parah dan menyakitkan, dokter bedah akan membawa pasien ke ruang operasi untuk prosedur ini, tetapi sering kali merupakan pembedahan rawat jalan.
Ahli radiologi dapat menggunakan jarum untuk mengeringkan cairan dari dalam kantong nanah atau abses jika ada. Dokter bedah juga dapat melakukannya di kantor dengan membius area tersebut dan membuat sayatan yang sangat kecil untuk melepaskan semua tekanan dari cairan tersebut.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Bahan Alami untuk Mengatasi Payudara Kendur setelah Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Cara Jitu Gritte Agatha Atasi ASI Tersumbat saat Pertama Kali Alami Mastitis
Apakah Bunda Mastitis saat Menyusui Perlu Konsumsi Antibiotik?
5 Penyebab Mastitis & Tips Menyusui saat Bunda Terinfeksi, Tak Perlu Menyapih
Cara Mengatasi Abses Payudara yang Sering Dialami Ibu Menyusui
TERPOPULER
Fakta Menarik Alnwick Castle, Kastel yang Disulap Jadi Hogwarts dalam Film 'Harry Potter'
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan L dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Cerita Bunda yang Melahirkan 9 Bayi Sekaligus, Awalnya Dikira Hamil Kembar Tujuh
11 Doa agar Anak Cerdas, Pintar Akademik, dan Berakhlak Baik
Obat Baru untuk Kanker Payudara Agresif Resmi Dapat Lampu Hijau di AS
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Terbaru Alyssa Daguise Pakai Baju Matching dengan Baby Soleil, Super Gemas
Perempuan Rentan Alami Depresi Berat Usai 2 Minggu Melahirkan, Ini Kata Studi Terbaru
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan L dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Fakta Menarik Alnwick Castle, Kastel yang Disulap Jadi Hogwarts dalam Film 'Harry Potter'
11 Doa agar Anak Cerdas, Pintar Akademik, dan Berakhlak Baik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ariana Grande dan Ethan Slater Dikabarkan Putus Setelah Tiga Tahun Pacaran
-
Beautynesia
Jalur Mandiri PTN Favorit yang Masih Buka Pendaftaran Juni 2026
-
Female Daily
ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness di Indonesia!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Daniel Radcliffe dan Pacar di Tony Awards 2026, Beda Tinggi Badan Disorot
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Kelas Liburan Anak di Bandung 2026, dari Sains hingga Bahasa Inggris