MENYUSUI
9 Tips Puasa untuk Ibu Menyusui yang Aman agar ASI Tetap Lancar
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 23 Feb 2025 08:30 WIBMenyusui selama berpuasa bisa menjadi tantangan bagi seorang Bunda. Ia perlu mengatur pola makannya agar tetap terhidrasi dan tidak gampang lemas selama berpuasa.
Sebelum mulai berpuasa, ada baiknya Bunda mengetahui dulu tips puasa untuk ibu menyusui yang aman agar ASI tetap lancar. Setelah mengetahui tipsnya, Bunda dapat menjalankan ibadah ini dengan sebaik-baiknya.
Puasa untuk ibu menyusui
Ibu menyusui dan ibu hamil diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan. Tetapi, mereka wajib untuk menggantinya dengan meng-qadha dan/ membayar fidyah.
Menurut Tim Ulin Nuha Ma'had Aly An-Nuur dalam buku Fiqih Shiyam Ramadhan, para ahli telah sepakat bahwa ibu hamil dan menyusui akan mendapatkan rukhshah untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadhan, apabila ditakutkan akan membahayakan dirinya dan anak di kandungan. Bahkan, hukum puasa bagi mereka bisa menjadi haram apabila ada bahaya yang akan menimpa dirinya dan janin sampai pada derajat kehancuran.
Ketentuan puasa bagi ibu menyusui terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 184, yang berbunyi:
اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الْمُسَافِرِ وَالْحَامِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ أَوِ الصِّيَامَ
"Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla meringankan setengah salat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanita hamil dan menyusui."
Bila Bunda merasa kondisi tubuh sehat dan dapat menjalankan puasa sambil menyusui, maka sebaiknya mulai mengatur strategi jauh hari sebelum Ramadhan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Tips puasa untuk ibu menyusui
Puasa aman dilakukan selama Bunda masih menyusui Si Kecil ya. Menurut ahli medis dari Maya Platform, Dr.Naomi Mirza, tubuh Bunda akan beradaptasi dengan perubahan pola makan selama berpuasa, yang membuatnya lebih efisien dalam menggunakan kalori dan mempertahankan produksi ASI.
"Penelitian pada ibu menyusui yang berpuasa menunjukkan bahwa meski ada perubahan dalam jumlah produksi ASI, ada juga sedikit perubahan komposisi. Tapi ini untuk ibu yang puasa 24 jam. Inilah mengapa ibu menyusui yang berpuasa harus makan sahur," kata Mirza, dilansir The Daily Star.
Meski aman, Bunda tetap perlu mengatur pola makan dan aktivitas selama berpuasa agar produksi ASI tidak berkurang. Berikut 9 tips puasa untuk ibu menyusui agar ASI tetap lancar, seperti melansir dari beberapa sumber:
1. Lebih sering menyusui di malam hari
Bunda dapat mengubah pola pemberian ASI ke anak selama bulan puasa. Misalnya, lebih banyak menyusui Si Kecil di malam hari. Demikian seperti dikutip dari laman Australian Breastfeeding Association.
2. Penuhi kebutuhan cairan
Jangan lupa untuk memperbanyak minum air mineral selama puasa. Bunda dianjurkan mengonsumsi sekitar tiga liter air, yang dibagi menjadi 10 gelar per hari (dua gelas sebelum sahur dan dua gelas menjelang imsak, dua gelas setelah berbuka, dua gelas setelah makan malam, dan dua gelas sebelum tidur malam).
3. Hindari makanan pemicu haus
Selama berpuasa, cobalah untuk menghindari makan asin, pedas, dan kafein agar tidak mudah haus. Jenis makanan tersebut juga dapat mengganggu sistem pencernaan.
4. Kurangi aktivitas berat
Di bulan Ramadhan, Bunda perlu menghindari aktivitas berat ya. Kelelahan bisa saja memicu stres yang pada akhirnya dapat memengaruhi produksi ASI.
5. Hindari cuaca panas
Paparan dengan cuaca panas juga perlu dibatasi selama puasa, Bunda. Cuaca panas dapat memicu munculnya rasa haus, sehingga kebutuhan cairan dapat meningkat. Bila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, ibu menyusui dapat mengalami dehidrasi.
6. Lakukan pumping ASI sebelum memulai puasa
Jangan lupa untuk pumping sebelum mulai puasa Ramadhan ya. Bunda dapat mengisi stok ASI perah (ASIP) yang dapat diberikan ke Si Kecil bila Bunda sibuk bekerja di bulan Ramadhan. Menyiapkan stok ASIP setidaknya dapat mencegah anak mengalami dehidrasi atau kekurangan nutrisi.
7. Konsumsi makanan bergizi
Mengatur asupan makan sangat penting untuk ibu menyusui yang memutuskan puasa. Bunda perlu mengatur porsi makan di waktu sahur dan berbuka dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
8. Konsumsi ASI booster alami
Selain makanan bergizi, Bunda perlu menyelipkan camilan sehat yang bisa menjadi ASI booster di bulan puasa. Beberapa ASI booster alami adalah kurma, susu atau kacang almond, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Menu makan utama juga dapat divariasikan dengan ASI booster seperti membuat sayur daun katuk atau daun kelor.
9. Konsumsi suplemen
Pilihan lain untuk menjaga kondisi tubuh serta produksi ASI selama puasa adalah konsumsi suplemen. Bunda dapat mengonsumsi suplemen ASI booster yang telah terbukti aman atau suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh. Sebelum mengonsumsi suplemen, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter atau konsultan laktasi ya.
Demikian 9 tips puasa untuk ibu menyusui yang aman agar ASI tetap lancar. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
6 Ciri Ibu Menyusui yang Tidak Boleh Puasa
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Manfaat Puasa bagi Ibu Menyusui yang Jarang Diketahui
3 Ciri-ciri Ibu Menyusui Tidak Boleh Puasa
Ketahui Hukum Puasa bagi Ibu Menyusui Menurut Islam
9 Resep Sayur untuk Buka Puasa agar ASI Lancar, Bayi Cerdas, dan Sehat
TERPOPULER
4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog
5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia
Cantiknya Elif Anak Siti KDI Blasteran Turki, Tampil Slay saat Main Padel
11 Penyebab Perut Sakit saat Hamil, Tanda Bahaya & Cara Mengatasinya
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar
6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
11 Penyebab Perut Sakit saat Hamil, Tanda Bahaya & Cara Mengatasinya
5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia
4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Harry Kiss Ungkap Alasan Sheila Dara Absen di Peringatan Hari Ultah Vidi Aldiano
-
Beautynesia
5 Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Transformasi Wajah Artis Meksiko Viral, Imbas Suntikan Berbahaya
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!