MENYUSUI
Baby Blues pada Busui Bisa Pengaruhi Sistem Pencernaan pada Tubuh Bayi
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 02 Mar 2025 08:40 WIBSetelah melahirkan, pasti rasanya campur aduk, ya? Antara bahagia, lelah, bahkan kadang sedih tanpa alasan. Nah, kalau perasaan sedih dan cemas ini terus berlarut-larut, bisa jadi itu tanda baby blues. Tapi, tahukah Bunda kalau baby blues juga bisa memengaruhi kesehatan pencernaan Si Kecil? Yuk, kita bahas!
Apa itu baby blues?
Baby blues adalah kondisi emosional yang sering dialami ibu setelah melahirkan. Biasanya terjadi dalam beberapa hari hingga dua minggu pertama setelah persalinan. Gejalanya bisa berupa:
- Mudah menangis tanpa sebab
- Cemas berlebihan
- Susah tidur
- Mudah marah atau tersinggung
- Merasa lelah tapi sulit beristirahat
Menurut penelitian yang dipublikasikan American Psychological Association (APA), sekitar 70-80 persen ibu mengalami baby blues setelah melahirkan. Jadi, ini adalah kondisi yang cukup umum, ya, Bunda.
Bagaimana baby blues bisa pengaruhi pencernaan bayi?
Ternyata, stres dan kecemasan yang dialami ibu menyusui (busui) bisa berdampak langsung pada ASI. Padahal, ASI adalah sumber nutrisi utama bagi bayi, terutama di enam bulan pertama kehidupannya.
Dikutip dari Gut microbiota, hampir 25 persen perempuan mengalami gangguan psikologis selama kehamilan atau setelah melahirkan. Depresi merupakan masalah kesehatan yang paling umum, diikuti oleh kecemasan. Gangguan ini dapat berdampak besar pada perempuan dan anak-anak mereka, menghambat perkembangan ikatan di antara keduanya.
Berkurangnya keragaman mikrobiota usus pada awal kehidupan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko asma, alergi, dan bahkan gangguan metabolisme selama masa bayi dan dewasa.
Selain itu, menurut sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas Radboud (Belanda), tekanan psikologis ibu setelah melahirkan dapat memengaruhi perkembangan mikrobiota usus anak dan dengan demikian, kesehatan mereka secara keseluruhan.
Selain itu, para peneliti, yang menerbitkan hasil mereka di Frontiers in Microbiology, menyarankan bahwa asal usulnya dapat ditemukan dalam mikrobiota susu ibu. Pengetahuan saat ini menunjukkan bahwa mikroorganisme dalam usus ibu bermigrasi ke kelenjar susu. Melalui susu ibu, mereka tiba di saluran pencernaan bayi.
Di sana, mereka mengambil bagian dalam menyemai usus bayi, mengaktifkan dan merangsang (seperti pelatihan) sistem kekebalan bayi dan membantu mereka mematangkan saluran pencernaan mereka.
Semakin beragam bakteri yang berpindah dari ASI ke bayi, semakin baik bagi kesehatan usus bayi secara keseluruhan. Faktanya, bakteri yang kurang beragam dalam komposisi mikrobiota ASI dapat berkontribusi terhadap penurunan keragaman bakteri dalam usus bayi. Berkurangnya keragaman mikrobiota usus pada awal kehidupan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko asma, alergi, dan bahkan gangguan metabolisme selama masa bayi dan dewasa.
Baby blues sebabkan BAB Si Kecil tidak lancar
Menurut penelitian dari Journal of Pediatrics, hormon stres seperti kortisol dalam tubuh ibu bisa masuk ke dalam ASI lo. Ketika bayi mengonsumsi ASI dengan kadar kortisol yang tinggi, sistem pencernaannya bisa terganggu.
Beberapa efeknya pada bayi antara lain:
1. Kolik
Bayi lebih sering rewel dan menangis tanpa sebab jelas.
2. Perut kembung
Sistem pencernaan bayi belum sempurna, sehingga lebih sensitif terhadap perubahan hormon dalam ASI.
3. BAB tidak lancar
Bisa mengalami sembelit atau diare karena perubahan komposisi ASI.
4. Refluks atau gumoh
Bayi lebih sering muntah setelah menyusu karena sistem pencernaannya jadi lebih sensitif.
Cara mencegah baby blues agar tidak berpengaruh ke pencernaan bayi
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap happy dan menjaga kesehatan Si Kecil:
1. Me time itu penting
Jangan ragu minta bantuan pasangan atau keluarga untuk menjaga bayi sebentar, ya. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang Bunda suka, seperti mandi air hangat, mendengarkan musik, atau sekadar tidur siang.
2. Jaga pola makan sehat
Makanan yang kaya nutrisi seperti sayur, buah, dan protein bisa membantu mengurangi stres dan memperbaiki kualitas ASI. Hindari kafein dan makanan berlemak tinggi yang bisa memperburuk suasana hati Bunda.
3. Cerita ke orang terdekat
Jangan pendam perasaan sendiri ya Bunda. Curhat ke suami, sahabat, atau komunitas ibu menyusui bisa sangat membantu mengurangi stres.
4. Lakukan aktivitas ringan
Jalan-jalan pagi atau yoga ringan bisa membantu tubuh memproduksi hormon endorfin yang bisa meningkatkan suasana hati.
5. Cukup istirahat
Tidur yang cukup bisa membantu mengurangi stres. Jika sulit tidur, cobalah tidur saat bayi tidur agar tubuh tetap mendapatkan waktu istirahat.
6. Manfaatkan teknik relaksasi
Meditasi, pernapasan dalam, atau pijat ringan bisa membantu menenangkan pikiran dan tubuh.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Tips Nutrisi untuk Ibu Menyusui saat Puasa agar ASI Tetap Lancar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
6 Manfaat Menyusui, Salah Satunya Cegah Depresi Usai Melahirkan Bun
Tips Agar Bunda Selalu Fit Selama Menyusui
Menyusui Bisa Menghemat Rp 37 Juta dalam 6 Bulan Lho
TERPOPULER
Terpopuler: Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Waspadai 7 Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur
Terpopuler: Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Terpopuler: Alasan Ashanty Menikah dengan Anang vs Mohan Keluar dari Perusahaan
-
Beautynesia
Mohan Hazian Akui Tuduhan Pelecehan Seksual, Ini Kronologi Kasusnya
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Dokter dan Doktor Lulusan Luar Negeri Pilih Nikah Sederhana di KUA
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?