HaiBunda

MENYUSUI

Ternyata Menyusui Lebih Lama Berkaitan dengan Nilai Sekolah Anak yang Lebih Baik

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Kamis, 21 May 2026 09:10 WIB
Ternyata Menyusui Lebih Lama Berkaitan dengan Nilai Sekolah Anak yang Lebih Baik/Foto: Getty Images/Graphicscoco
Jakarta -

Bunda, ASI merupakan asupan nutrisi yang penting bagi awal kehidupan Si Kecil, terutama dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Tak hanya itu, anak dengan periode menyusui lebih lama juga dipercaya memiliki kemampuan kognitif yang lebih unggul, lho.

Manfaat tersebut terkuak melalui penelitian yang dilakukan baru-baru ini, Bunda. Para ahli melakukan pengujian terhadap periode menyusui yang dilakukan tiap ibu dan menemukan bahwa lamanya pemberian ASI berkaitan dengan berbagai manfaat bagi Si Kecil.

Nah, perbincangan mengenai lamanya periode menyusui sering kali muncul di kalangan orang tua. Sebagian menganggap menyusui selama 6 bulan sudah cukup, sementara yang lain, percaya manfaatnya lebih maksimal jika dilanjutkan hingga 1 tahun atau lebih.


Untuk meluruskan perdebatan tersebut, peneliti dari Tiongkok pun menganalisis manfaat ASI berdasarkan periode menyusuinya. Melalui studi berikut, Bunda akan memahami bagaimana manfaat menyusui yang lebih lama.

Studi yang menganalisis keterkaitan periode menyusui dengan perkembangan kognitif anak

Mengutip dari laman New York Post, penelitian tersebut melibatkan data dari survei keluarga nasional sekaligus penilaian kognitif tiap anak. Para ahli pun menguji kemampuan akademik anak berusia 10 hingga 15 tahun, terutama di bidang matematika dan bahasa, Bunda.

Hasilnya, anak yang menyusui lebih lama cenderung memiliki kemampuan membaca dan berhitung yang lebih baik. Tak hanya itu, dengan dua kemampuan yang unggul ini, anak pun berhasil meraih nilai sekolah yang lebih bagus, Bunda.

Menurut ahli pediatri dari Northwell Cohen Children's Medical Center, Dr. Andrew Adesman, kecerdasan anak tidak hanya semata-mata ditentukan dari ia mendapat ASI atau tidak, Bunda. Adesman menekankan bahwa lamanya periode menyusui juga menjadi kunci utama.

“Penelitian ini juga menyoroti sesuatu yang sering diabaikan atau disalahpahami, yakni bahwa manfaat menyusui bukan didapat dari sekadar dilakukannya pemberian ASI, tetapi juga berkaitan dengan periode menyusui yang lebih lama,” katanya. 

Menyusui yang dilakukan lebih lama terbukti mengoptimalkan perkembangan kognitif anak

Meskipun kondisi ini didominasi oleh anak-anak sekolah yang memiliki status ekonomi rendah, penelitian tersebut dinilai jauh lebih nyata. Para peneliti menganggap penilaian tersebut 'murni' karena tidak dipengaruhi oleh faktor gaya hidup lainnya.

Sementara itu, kondisi di Amerika Serikat dan beberapa negara maju lainnya cukup berbanding terbalik dengan Tiongkok. Pemberian ASI yang lebih lama justru didominasi oleh ibu yang memiliki status ekonomi lebih tinggi.

Akan tetapi, hal tersebut ternyata memunculkan keraguan. Para ahli menganggap penilaian tersebut dapat menjadi bias karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di luar ASI, seperti pola makan, akses layanan kesehatan, tingkat pendidikan orang tua, serta lingkungan.

Oleh karena itu, manfaat ASI terhadap kemampuan kognitif anak lebih terlihat jelas dan nyata melalui penelitian yang dilakukan di Tiongkok. Terlepas dari latar belakang orang tua, jika menyusui dilakukan dalam periode yang lama, kecerdasan anak akan jauh lebih unggul.

Manfaat ASI dalam jangka panjang bagi anak

Meskipun penelitian lain telah menemukan hal serupa, penelitian ini berfokus pada manfaat menyusui yang didapat selama lebih dari 6 bulan. Hasilnya, ASI yang diberikan lebih dari enam bulan juga berperan dalam membentuk perilaku Si Kecil di kemudian hari, Bunda.

Hal ini pun diakui oleh presiden Academy of Breastfeeding Medicine, Dr. Julie Ware, yang menyebut bahwa ASI memiliki nutrisi yang tidak tertandingi. Ia juga mengatakan ASI adalah treatment personal yang sangat sesuai dengan kebutuhan bayi.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana periode menyusui yang lebih lama mampu membuat perkembangan kognitif Si Kecil bekerja jauh lebih optimal. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Haru Ashanty & Anang Hermansyah Berangkat Haji Tahun Ini, Intip Potretnya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Kenapa Bayi 2 Bulan Susah Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Parenting Asri Ediyati

Ternyata Menyusui Lebih Lama Berkaitan dengan Nilai Sekolah Anak yang Lebih Baik

Menyusui Indah Ramadhani

30 Gejala Sindrom Couvade, Keluhan Unik yang Dialami Suami saat Istri Hamil

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Mom's Life Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Panci Kukus Terbaik dari Ukuran Kecil Hingga Besar

7 Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Momen Haru Ashanty & Anang Hermansyah Berangkat Haji Tahun Ini, Intip Potretnya

Kenapa Bayi 2 Bulan Susah Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ternyata Menyusui Lebih Lama Berkaitan dengan Nilai Sekolah Anak yang Lebih Baik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK