MENYUSUI
Viral, Model Ini Banjir Kritik Usai Jalani Photoshoot Menyusui Boneka Bayi
Melly Febrida | HaiBunda
Kamis, 18 Jun 2026 09:10 WIBModel dan aktris Emily Ratajkowski menjadi sorotan publik. Model ini dikecam setelah menjalani photoshoot menyusui properti boneka. Foto tersebut memicu perdebatan di media sosial terkait batas antara ekspresi seni, tubuh perempuan, dan seksualisasi menyusui.
Dalam foto, Emily menampilkan dirinya menggendong boneka bayi seolah sedang menyusui sambil mengenakan jaket terbuka dan memegang segelas anggur. Sebagian warganet menilai konsep pemotretan menempatkan aktivitas menyusui dalam konteks yang sensual.
Emily Ratajkowsk dikecam karena pemotretan dengan boneka bayi
Emily pun menghadapi kecaman setelah para kritikus setelah membagikan fotonya yang dikritik menseksualisasi menyusui. Sebenarnya foto itu merupakan bagian dari promosi esai pribadinya yang diterbitkan oleh The Cut.
Aktris berusia 35 tahun itu menggunakan Instagram untuk mempromosikan artikel tersebut dan membagikan serangkaian foto yang cukup vulgar yang tidak menyisakan banyak ruang untuk imajinasi.
Melansir Ladbible, dalam foto itu Emily terlihat mengenakan jaket kulit tanpa atasan dan menggendong boneka bayi yang ditempelkan ke area dada menyerupai posisi menyusui. Ditambah, ia tengah memegang sebuah gelas wine sehingga terkesan ia menyusui sambil mengonsumsi minumal beralkohol.
Tak lama setelah diunggah, kolom komentar dipenuhi kritik. Meskipun yang digendong adalah boneka, banyak warganet mengaku tidak nyaman dengan konsep foto tersebut dan menilai visual yang ditampilkan terkesan provokatif.
Beberapa pengguna media sosial menilai konsep tersebut telah mengubah aktivitas menyusui menjadi sesuatu yang provokatif. Ada pula yang menganggap penggunaan bayi atau simbol bayi dalam konteks sensual dapat mengalihkan perhatian dari pesan yang ingin disampaikan.
Salah satu komentar yang muncul, "Sejak kapan kita menyusui dan minum alkohol? Ini sangat… tidak nyaman. Ini bahkan tidak terlihat seperti seni."
"Menseksualisasikan menyusui dan menggunakan 'bayi' sebagai properti, tidak ada yang keren atau modis tentang itu; Mengapa kita menseksualisasikan menyusui?" tulis salah satu komentar.
Hingga kini Emily belum memberikan tanggapan khusus terkait kritik tersebut.
Ibu menyusui dan konsumsi alkohol
Sebagai ibu menyusui, Bunda tentu mengetahui adanya batasan untuk mengonsumsi minuman beralkohol. Meskipun banyak yang beranggapan bahwa pumping dan membuang ASI dapat mengurangi kadar alkohol dalam ASI, kenyataannya proses ini tidak mempercepat penghilangan alkohol dari tubuh, Bunda.
Mengutip laman Nebraska Medicine, sesekali minum alkohol dianggap aman selama menyusui. Tetapi, yang menjadi perhatian adalah bila Bunda mengonsumsi minuman beralkohol melebihi pedoman yang direkomendasikan untuk orang dewasa atau bila melakukan binge drinking (minum dalam jumlah banyak dalam waktu singkat).
Perlu diketahui, minum minuman beralkohol dalam porsi yang sedang sebenarnya tidak memberikan efek yang signifikan terhadap bayi. Namun, bila mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak, hal tersebut bisa memengaruhi produksi ASI.
Alkohol dapat menurunkan kadar prolaktin dan oksitosin, yakni hormon yang bertanggung jawab untuk memproduksi ASI. Jika Bunda mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, maka pasokan ASI bisa menurun, dan ASI bisa lebih sulit keluar saat menyusui Si Kecil.
Mengutip laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), minum alkohol melebihi secara berlebihan dapat mengganggu refleks pengeluaran ASI (let down). Dalam jangka panjang, dampaknya bisa menyebabkan durasi menyusui menjadi lebih pendek karena produksi ASI yang menurun.
Selain itu, alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan saat menyusui juga dapat memengaruhi perkembangan, pertumbuhan, dan pola tidur bayi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)