MENYUSUI
Bersahabat, Dua Bunda Ini pun Menyusui Bayi Satu Sama Lain, Amankah?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Jumat, 18 Sep 2026 08:55 WIBDukungan menyusui bisa bersumber dari mana saja, termasuk dari keluarga dan sahabat. Menariknya, ada Bunda di luar sana yang memutuskan menyusui bayinya dan bayi orang lain yang merupakan anak sahabatnya. Tak heran, ada juga kasus yang memang bersahabat, dua Bunda ini pun menyusui bayi satu sama lain.
Menyusui merupakan ranah pribadi setiap orang tua. Apakah nantinya mereka menyusui sendiri atau memutuskan donor ASI, hal tersebut menjadi keputusan individual. Di luar sana, tak sedikit juga jumlah Bunda menyusui yang mengambil keputusan tersebut dengan berbagai latar alasan.
Baca Juga : Hukum Menyusui Anak Orang Lain dalam Islam |
Kisah dua Bunda menyusui bayi satu sama lain
Seperti halnya kisah dari dua perempuan Inggris berikut ini yang merupakan saudara ipar Holly dan Becky Stevens, yang tak hanya saling menjaga satu sama lain tetapi juga saling menyusui anak-anak tersebut, seperti dikutip dari laman Nypost.
Dalam acara show di sebuah saluran TV di Inggris bahwa dua sahabat tersebut memang menjadi rekan menyusui. Keduanya mengungkapkan bahwa mereka telah menyusui bayi satu sama lain selama tujuh tahun. Agenda tersebut sebenarnya bermula dari cara tak sengaja saat putra Holly, Freddy baru berusia lima hari.
Ya, apa yang awalnya dilakukan demi kepraktisan semata, saat Becky menjaga Freddy yang butuh asupan dadakan, kemudian berkembang menjadi pengaturan pengasuhan yang sangat praktis. "Rasanya wajar saja untuk dilakukan, dan tidak terasa aneh," ujar Becky, yang saat itu juga sedang menyusui putranya sendiri, Foy.
Di lain waktu, Holly bercerita bahwa ia pernah tiba di rumah Becky tanpa membawa pompa ASI dan akhirnya langsung menyusui Foy. Keuntungannya, ia tidak perlu repot membawa-bawa botol di dalam tas perlengkapan bayi yang sudah penuh sesak.
Tujuh tahun berlalu, mereka masih terus melakukannya. Holly pernah menyusui putri Becky yang baru lahir, Pearl. Keduanya mengatakan bahwa kebiasaan saling menyusui anak ini justru semakin mempererat hubungan keluarga mereka yang memang sudah sangat dekat.
Meskipun berbagi ASI mungkin terasa tidak lazim bagi sebagian orang, konsep ini sebenarnya bukanlah hal baru. Praktik wet nursing atau kondisi ketika seorang perempuan yang sedang menyusui memberikan ASI mereka kepada perempuan lainnya itu sudah ada sejak 2000 SM dan terus berlanjut sebagai profesi terorganisasi hingga abad ke-19, sebelum akhirnya tergantikan oleh penggunaan botol dan susu tambahan.
Namun, jelas terlihat bahwa para ibu masih terus berbagi kasih sayang dengan cara ini. Sebuah studi JAMA di 2025 menemukan bahwa di antara hampir 2.000 ibu di seluruh negeri, 3,7 persen melaporkan memberikan ASI dari orang lain kepada bayi mereka selama enam bulan pertama kehidupan bayi tersebut.
Amankah berbagi ASI dengan bayi lain?
Seorang perawat praktisi pediatri dan juga konsultan laktasi bersertifikat internasional di 1 Natural Way mengatakan bahwa dalam kasus kerabat dekat atau teman, menyusui langsung bayi untuk bayi lain tidaklah berbahaya selama kedua ibu bersikap terbuka mengenai kondisi kesehatan, penggunaan obat-obatan, dan risiko potensial lainnya.
Meski demikian, ia memperingatkan adanya risiko bagi kedua belah pihak yakni melewatkan jadwal menyusui yang biasa dapat menyebabkan payudara ibu terasa penuh dan nyeri akibat penumpukan ASI.
Di sisi lain, pemberian ASI tambahan tersebut bisa berdampak sebaliknya, yakni memicu produksi ASI berlebih atau pembengkakan payudara saat pemberian ASI tambahan itu dihentikan.
Kenali risiko potensial bagi bayi
Obat-obatan, suplemen, dan zat-zat tertentu dapat tersalurkan melalui ASI ya, Bun. Sementara infeksi termasuk HIV dan, dalam kondisi tertentu, virus herpes simpleks juga dapat menular. Kreyling mencatat bahwa berbagi payudara juga berarti terjadi pertukaran air liur antarbayi, yang berpotensi menyebarkan penyakit menular.
Selain itu, ada kekhawatiran yang lebih mendasar yakni memastikan setiap anak mendapatkan asupan makanan yang cukup. “Biasanya, produksi ASI yang sudah stabil hanya cukup untuk satu bayi,” kata Kreyling. Ia punmemperingatkan bahwa asupan yang tidak memadai dapat menyebabkan dehidrasi, terutama pada bayi baru lahir. FDA memperingatkan agar tidak memberikan ASI pada sumber mana pun yang belum melalui pemeriksaan resmi kepada bayi.
Kekhawatiran tersebut sempat mengemuka pada bulan Agustus, ketika CDC melaporkan bahwa lima bayi di California berpotensi terpapar HIV melalui ASI yang didapatkan lewat media sosial. Namun, penyelidik akhirnya tidak menemukan bukti penularan pada bayi-bayi yang menjalani pemeriksaan.
Akan tetapi, bagi Holly dan Becky, kesepakatan ini bukan semata-mata untuk membuat pernyataan sikap, melainkan lebih kepada upaya mempermudah peran mereka sebagai ibu; mereka pun tidak memedulikan tanggapan negatif apa pun.
“Ini sangat praktis. ASI tetaplah ASI,” ujar Holly.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
Penyintas Kanker Payudara Tetap Bisa Menyusui, Benarkah?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda-tanda Ibu Alami Burnout saat Menyusui Si Kecil
Jumlah Ibu Menyusui di Kota Inggris Ini Melonjak Tajam, Ternyata...
Waspada Bun, Ini Beragam Risiko Berbagi ASI Tanpa Prosedur yang Tepat
Tak hanya Sehat untuk Bayi, Menyusui juga Selamatkan Bumi dari Ratusan Ribu Ton Emisi
TERPOPULER
Sempat Dinyatakan Sembuh, Nunung Kembali Idap Kanker Ganas di Tubuhnya
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
Rumah Tasya Farasya Retak, Ini Penjelasan Eks Kontraktor soal Pembangunannya
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
Wabah Ebola Bikin Bumil Takut ke Rumah Sakit, Angka Kematian di Kongo Naik Hampir 70 Persen
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
Sempat Dinyatakan Sembuh, Nunung Kembali Idap Kanker Ganas di Tubuhnya
Rumah Tasya Farasya Retak, Ini Penjelasan Eks Kontraktor soal Pembangunannya
Wabah Ebola Bikin Bumil Takut ke Rumah Sakit, Angka Kematian di Kongo Naik Hampir 70 Persen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Wajah Terlihat Bertekstur setelah Pakai Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan
-
Beautynesia
5 Bahan Pelengkap Dapur yang Tinggi Kalori
-
Female Daily
4 Parfum Notes yang Cocok Jadi Parfum untuk Cuaca Panas, Wanginya Fresh!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
3 Cara Mudah Membedakan Rolex Asli dan Palsu, Lihat Mahkotanya
-
Mommies Daily
PIP Kemenag 2026 Tahap II Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Besaran Bantuan untuk Siswa MI hingga MA