MOM'S LIFE

Asyiknya, Me Time di Rumah dengan Pijat-pijat

Radian Nyi Sukmasari 14 Agu 2017
Ilustrasi me time dengan pijat di rumah/ Foto: dok HaiBunda Ilustrasi me time dengan pijat di rumah/ Foto: dok HaiBunda
Jakarta - Bagi ibu-ibu mungkin waktu 24 jam sering kali terasa kurang ya. Kegiatan rutin sehari-hari kadang membuat ibu bekerja sulit mendapatkan me time.

Sahabat HaiBunda, Rini, misalnya. Setiap hari dia harus bangun pagi dan menyiapkan keperluan keluarganya. Setelah itu, dia harus menembus kemacetan untuk segera tiba di kantornya. Setelah seharian berkutat dengan pekerjaan, di rumah juga harus kembali mengurusi pekerjaan rumah. Terkadang bahkan Rini harus membawa pekerjaannya pulang ke rumah.

"Karena macet, kita harus banyak menghabiskan waktu di jalan. Macet sudah pasti bikin stres. Tapi gimana lagi, harus menjemput rezeki he he he," tutur Rini sambil tertawa getir.

Di weekend, kadang Rini juga masih harus bekerja. Kalau pun nggak kerja, dia disibukkan dengan kegiatan beres-beres rumah dan mengurus si kecil yang masih berusia tiga tahun. Bermain dengan si kecil memang bisa jadi me time yang menyenangkan. Namun kadang tubuh perlu 'dimanjakan' sejenak nggak sih, Bun.

"Ke salon atau spa? Ha ha, nggak ada waktu. Terakhir kali ke salon hampir 4 tahun yang lalu, sebelum hamil. Sekarang aja kalau saya piket weekend, anak saya nyariin mulu. Apalagi mau santai-santai di salon, malah nggak konsen me time-nya," ucap Rini.

Baca juga: Dear Suamiku, Ini yang Aku Butuhkan Saat ART Tak Kembali

Akhirnya, suatu kali karena badannya pegal-pegal dan sedang suntuk, Rini mencoba memanggil terapis pijat melalui suatu aplikasi di smartphone-nya. Pikir Rini, kalau pijat-pijat dilakukan di rumah, si kecil nggak akan rewel karena mencari dirinya.

Akhirnya Rini melakukan order. Saat itu dia memilih layanan light massage with face acupressure. Harganya Rp 80 ribu untuk 60 menit. Hmm, lumayan juga karena nggak harus keluar rumah dan mengeluarkan ongkos untuk pergi ke tempat pijat. Harganya bervariasi memang untuk tiap layanan.

Ilustrasi me time dengan pijat di rumah/Ilustrasi me time dengan pijat di rumah/ Foto: dok HaiBunda

Rini mengatakan dirinya memesan layanan pijat di jam saat anaknya tidur siang. "Ternyata bisa diatur waktunya kita mau jam berapa massage-nya. Dunia benar-benar tanpa batas ya. Kita bisa pesan layanan pijat segampang ini. Banyak pilihannya, bisa milih terapisnya laki-laki atau perempuan," sambungnya.

Kata Rini, dalam aplikasi yang dimilikinya, ada berbagai layanan pijat yang bisa dipilih. Jadi ada full body massage, full body massage with body scrub, full body massage with face acupressure, light massage with reflexology, hot stone massage, juga pregnancy massage. Bahkan ada sport massage, thai massage dan massage dengan layanan tambahan kerokan. Wah, cocok tuh kerokan buat bunda yang lagi masuk angin.

Baca juga: Mau Pijat Laktasi untuk Memperlancar ASI? Begini Caranya

Karena semudah itu ordernya dan harganya cukup masuk akal, akhirnya Rini pun repeat order. Menurutnya ini pas banget buat dia, sebagai bunda yang sibuk dengan kerjaan kantor dan kerjaan rumah. Bahkan kata Rini, teman-temannya yang ibu di rumah juga kerap memesan layanan terapis panggilan melalui aplikasi ini saat anaknya pergi sekolah.

"Bukan buat gaya-gayaan. Tapi sesekali tubuh kita perlu dimanjain. Tubuh kita ini capek lho. Pas kita dipijat juga kan kita istirahat sejenak, jadi stres berkurang. Apalagi kalau terapisnya sudah di-training secara berkala dan punya pengalaman di dunia relaksasi, nggak bikin khawatir," tambah ibu dengan satu anak ini.

Sementara itu, Bun, Indrie Noviantrie yang sudah bertahun-tahun punya pengalaman dalam bidang pijat-memijat dan relaksasi menjelaskan untuk memijat itu nggak bisa sembarangan. Maka itu penting banget seorang terapis dites untuk tahu kualifikasinya. Selain itu penting banget terapis mendapatkan pelatihan.

Indrie, terapis yang siap mengusir stres dengan pijat di rumah/Indrie, terapis yang siap mengusir stres dengan pijat di rumah/ Foto: dok HaiBunda
"Kalau sembarangan mijat khawatirnya malah keseleo atau salah urat. Saya sendiri bersama teman-teman mendapa pelatihan antara lain untuk menyamakan gerakan. Karena ada SOP dalam memijat dari awal sampai akhir," ucap Indrie yang sudah setahun ini bergabung dengan GO-MASSAGE.

Bunda pernah juga nyobain layanan pijat panggilan dengan menggunakan aplikasi di handphone?

*) Artikel ini merupakan kerjasama antara HaiBunda dengan GO-JEK. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi