moms-life

Chrissy Teigen Pernah Benci Suami karena Stres Usai Melahirkan

Amelia Sewaka Senin, 21 Aug 2017 15:28 WIB
Chrissy Teigen Pernah Benci Suami karena Stres Usai Melahirkan
Jakarta - Bunda, jangan sampai kita terlalu lama stres ya. Soalnya nih, stres, apalagi yang dialami usai melahirkan bisa membuat kita jadi benci suami. Ini seperti yang dirasakan model Chrissy Teigen.

Chrissy mengenang masa-masa dirinya baru saja melahirkan putri kecilnya, Luna. Saat itu dirinya cukup sensitif sehingga berbagai hal sangat mungkin menjadi bahan pikiran dan perasaannya. Berangkat dari pengalamannya, istri dari penyanyi John Legend ini memberikan masukan buat ibu-ibu.

"Saya pikir hal terburuk yang bisa terjadi saat kalian punya anak adalah seperti menumbuhkan kebencian perlahan-lahan, terutama ketika sang suami tidak mampu membantumu melakukan banyak hal dan seketika kita pun berubah menjadi ingin marah," ujar Chrissy dikutip dari usmagazine.com.


Chrissy memahami banget ibu-ibu yang bisa sangat marah ketika melihat suami hendak keluar rumah sedangkan kita sedang susah payah menyusui anak atau memompa ASI. Kita pun ingin marah ke suami dan berpikir, "Ya ampun saya sedang mengurus anak dan kamu ingin bersenang-senang di luar?"

"Padahal tidak bisa seperti itu. Terkadang ada hal-hal yang tidak bisa mereka (suami) lakukan padahal mereka ingin bantu," lanjut Chrissy.

Dulu, saat awal-awal kehadiran anaknya, Luna, Chrissy ingat banget pernah menjatuhkan makanan di kepala anaknya. "Tapi bukan jenis makanan yang panas atau pedas atau berbahaya lainnya, saya seperti geli sendiri ketika ada guacamole jatuh ke kepalanya," lanjut Chrissy. Sesepele itu tapi udah bisa bikin Chrissy sedih.

Memang Bun, banyak banget ibu-ibu yang rentan mengalami stress, bahkan depresi pasca melahirkan. Selain kepekaan anggota keluarga, terutama suami, akan lebih baik jika ibu juga bisa diharapkan untuk lebih terbuka dengan masalah yang dialaminya.

"Saat ibu merasa ada masalah, coba minta bantuan, jangan hanya berharap bantuan. Jangan berpikir harusnya kan suami yang begini, begitu, begini, itu kan persepsi kita yang belum tentu dimiliki suami," kata konselor dan terapis, Nuzulia Rahma.

Paling nggak Bun, kita bisa minta suami untuk menemani ngobrol dengan kita entah itu sambil kita menyusui anak atau mengurus anak dalam hal lain supaya tidak terjadi miskomunikasi. "Kenapa perempuan nggak nyoba cari bantuan, sah-sah saja kan. Untuk itu, mintalah bantuan sama orang terdekat kita," lanjut Nuzulia.

Baca juga: Cerita Nadya Mulya Sempat Alami Stres Pasca Melahirkan

Keterbukan ibu bisa dilakukan dengan menyampaikan kondisi emosi yang dialami pada suami, keluarga, atau tenaga medis. Jangan merasa baik-baik saja padahal ada masalah. Untuk membiasakan agar ibu bisa lebih terbuka, perlu adanya edukasi.

Jika ibu merasa masalah psikis tersebut masih bisa diatasi sendiri, menurut Nuzulia cobalah untuk mengubah persepsi, memaafkan apa yang dialami oleh ibu sehingga perlahan ibu bisa melepaskan beban yang selama ini ia rasakan. Misalnya saja yang kerap terjadi ketika ada konflik dengan mertua yang kebetulan membuat ibu sakit hati.

Baca juga: Hati-hati, Stres Sebelum Persalinan Tingkatkan Risiko Kematian Bayi (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi