HaiBunda

MOM'S LIFE

Cerita Ryana Dea yang Dinyinyiri Soal Pemberian ASI

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Jumat, 23 Feb 2018 12:00 WIB
Cerita Ryana Dea yang Dinyinyiri Soal Pemberian ASI/ Foto: Instagram
Jakarta - Jadi ibu kadang lelah ya. Iya, lelah menghadapi nyinyiran orang-orang. Mungkin orang lain berniat memberikan saran atau kritik. Sayangnya, saran dan kritiknya disampaikan kurang 'slow', alhasil si ibu yang menerima saran dan kritik jadi merasa diserang.

Ini seperti yang dialami aktris Ryana Dea nih, Bun. Jadi ada seorang pengguna Instagram yang menyampaikan saran soal penggunaan botol dot buat bayi. Sebenarnya sarannya bagus sih, di mana dia menyampaikan saran dokter laktasi untuk tidak memberikan botol dot pada anak. Kata netizen tersebut, risiko penggunaan dot sangat besar dan jangka panjang.

"Jangan bangga jadi orang tua salah kaprah. Bangga kok anak pakai dot. Bangga harusnya anak nggak mau pakai dot," begitu antara lain ucapan netizen, bahkan ada yang ditulis pakai huruf kapital.


Membaca komentar tersebut, Ryana Dea pun gemas. Kata Ryana, dirinya nggak ada pilihan lain selain memberi anaknya botol dot lantaran dirinya masih bekerja.

"Lebih baik anak saya di rumah, sama neneknya... Bisa istirahat dengan tenang, nyusu dengan tenang, main, bobo dengan nyaman di rumah. Daripada saya paksain bawa ke lokasi syuting demi menyusui langsung," tutur Ryana.



"Mbaknya tahu nggak di lokasi syuting itu seperti apa? Saya yakin pasti nggak tahu. Asap rokok, debu, aduh kasihan anak saya, mendingan dia di rumah saja, he-he," imbuhnya.

Ryana juga menjelaskan isi botol dot anaknya adalah ASI. Dia juga bilang akan berusaha memberi ASI pada putrinya sampai berusia dua tahun.



Terkadang kita memang nggak hidup di dunia yang ideal ya, Bun. Saya jadi ingat teman saya dulu memilih resign karena anaknya nggak mau minum ASI pakai media apapun, entah itu sendok ataupun botol dot.

Mungkin setiap orang punya pilihan, dan sebagai ibu tentu masing-masing sudah berusaha memberikan yang terbaik buat anaknya, dengan pilihannya sendiri dan konsekuensinya. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK