HaiBunda

MOM'S LIFE

Ibu Tri Tito Karnavian Ajak Anak Cinta Budaya Lewat Buku

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Jumat, 30 Nov 2018 16:33 WIB
Ibu Tri Tito Karnavian Ajak Anak Cinta Budaya Lewat Buku /Foto: Yuni Ayu Amida
Jakarta - Bukan rahasia umum lagi bahwa minat literasi masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Selain itu, banyak anak Indonesia yang mulai melupakan adat dan budaya karena luputnya perhatian pada kebudayaan itu sendiri.

Menurut psikolog A. Ratih Andjayani Ibrahim, jika kita ingin menggalakkan minat anak untuk baca buku, orang tua pun harus terbiasa membaca. Jika kita ingin anak mencintai budayanya, orang tua harus mengenalkan dan membiasakan budaya itu sendiri pada anak.


"Orang tua sejatinya adalah tokoh panutan anaknya. Anak suka mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya," kata Ratih dalam acara Diskusi dan Peluncuran Buku Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/11/2019).


Berlatar belakang keprihatinan terhadap perkembangan teknologi informasi, yang dianggap mengedepankan budaya luar Indonesia, Tri Suswati atau lebih dikenal Tri Tito Karnavian mengajak anak-anak untuk mencintai kebudayaan Indonesia lewat buku.

Foto: Yuni Ayu Amida

Bersama Yayasan Kemala Bhayangkari, istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian meluncurkan buku yang berisi tentang busana adat dari 34 provinsi di Tanah Air tersebut. Ia pun berharap agar anak-anak Indonesia mulai mengenal budaya nusantara.

Jika dilihat sebatas fungsi, busana merupakan alat penutup tubuh saja. Akan tetapi, dalam perkembangan sejarah kebudayaan, busana adat jadi penentu ciri suatu daerah, suku, bahkan status sosial seseorang.

"Dengan membaca buku ini diharapkan generasi muda dapat mengenal dan memahami kekayaan, kearifan lokal, serta pesona ragam budaya Indonesia, dan menumbuhkan rasa cinta budaya negeri sendiri," tutur Tri Tito Karnavian.


Lebih lanjut, Tri memaparkan bahwa selain membahas busana adat secara tertulis, buku ini juga menyertakan gambaran visual dalam bentuk foto. Menariknya lagi, anak-anak dilibatkan untuk menjadi model dalam membawakan busana daerah tersebut.

"Kalau kita hanya ngomong, orang nggak akan tertarik, kalau sudah ada gambar, ada visual, orang akan tertarik. Nah, lewat buku ini kita lebih kedepankan visual. Sehingga, orang pun akan tahu dan bisa melihat," ucap Tri. (yun)

TOPIK TERKAIT

TERPOPULER

Potret Keseharian Agatha Chelsea Jalani Aktivitas Jadi Mahasiswi di Harvard dan MIT

Mom's Life Amira Salsabila

Ketahui Jenis Alat Kontrasepsi yang Bisa Picu Risiko Kanker Payudara

Menyusui Amrikh Palupi

Perempuan di India Jadi yang Ibu Tertua yang Melahirkan Bayi Kembar

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

9 Resep MPASI Bayi 9 Bulan saat Tumbuh Gigi, Praktis Dibuat untuk Camilan

Parenting Kinan

Ciri Orang Sok Paling Pintar, Ternyata Sering Ucapkan 13 Kalimat Ini

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Orang dengan Harga Diri Tinggi, Kerap Hindari 6 Kalimat Ini dalam Percakapan

Perempuan di India Jadi yang Ibu Tertua yang Melahirkan Bayi Kembar

5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh

Potret Keseharian Agatha Chelsea Jalani Aktivitas Jadi Mahasiswi di Harvard dan MIT

9 Resep MPASI Bayi 9 Bulan saat Tumbuh Gigi, Praktis Dibuat untuk Camilan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK