HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Cara Jitu Hadapi Serangan 'Mom-Shaming'

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Minggu, 02 Dec 2018 14:05 WIB
Cara jitu hadapi serangan mom-shaming/ Foto: Istock
Jakarta - Sebagai orang tua, Bunda memang harus siap menerima tanggapan bahkan kritikan, terutama soal pola asuh anak. Meski terkadang, sulit rasanya untuk berdamai dengan komentar pedas orang lain.

Perdebatan tak berujung misalnya ketika Bunda memutuskan untuk melahirkan secara normal atau operasi caesar, kemudian memberi ASI eksklusif atau susu formula, juga saat memilih bekerja lagi atau jadi ibu rumah tangga saja.


Di media sosial, para ibu pun kerap beradu argumen tentang hal tersebut. Tidak saling kenal tapi terlihat merasa paling benar dengan pilihan masing-masing. Mereka bahkan menghakimi ibu lain yang tidak sependapat.


Ini lho Bun, yang belakangan dikenal dengan istilah mom-shaming. Ibu yang dikritik dan dihujat akhirnya akan merasa dipermalukan. Tapi jangan khawatir, berikut lima cara jitu menghadapi serangan mom-shaming seperti dilansir Psychology Today:
Ilustrasi keluarga bahagia/ Foto: Istock
1. Nikmati kritikan dan hujatan

Pahami bahwa segala kritikan dan hujatan akan membuat sebagian orang merasa lebih baik. Jadi, Bunda nikmati saja dan jangan terlalu dipikirkan.

2. Kurangi waktu bersama 'si nyinyir'

Lebih baik sering menghabiskan waktu dengan orang-orang yang mendukung keputusan Bunda, daripada membuang waktu bersama orang yang hobi menghujat.

3. Jangan mudah terpengaruh

Jangan terpengaruh dengan unggahan teman yang pola asuhnya terlihat mulus-mulus saja. Yang harus Bunda ingat, selain untuk berbagi kebahagiaan, media sosial juga wadah untuk pencitraan.


4. Pahami ungkapan 'No body is perfect'

Bunda harus menerima bahwa suatu hari pasti akan merasa kacau. Tidak ada manusia yang sempurna dan hampir semua orang tua pasti pernah berbuat kesalahan.

5. Percaya diri

Orang tua harus memiliki kepercayaan diri dalam memutuskan apapun tentang anak. Yakinlah kalau Bunda paling tahu apa yang terbaik untuk anak, bukan apa kata orang lain.

"Kritikan dan hujatan bisa membuat orang tua tidak yakin dengan pilihannya. Tapi, Anda harus punya kata-kata jitu ketika harus memperdebatkan pilihan Anda," tegas psikolog sosial asal Amerika Serikat, Susan Newman PhD.

(muf/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Tersorot, Ini Potret Aishakyra Zara Anak Teuky Zacky yang Warisi Wajah Bule Ibunda

Parenting Amira Salsabila

100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna

Mom's Life Azhar Hanifah

Terpopuler: Potret Mawar Eva de Jongh Wisuda S1

Mom's Life Nadhifa Fitrina

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Rahasia Tubuh Bugar Meryl Streep Cast 'The Devil Wears Prada 2', Awet Muda di Usia 70-an

Jarang Tersorot, Ini Potret Aishakyra Zara Anak Teuky Zacky yang Warisi Wajah Bule Ibunda

100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna

Terpopuler: Potret Mawar Eva de Jongh Wisuda S1

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK