mom-life

Tips Simpel Sandra Dewi Kembali Langsing Setelah Melahirkan

Yuni Ayu Amida Sabtu, 02 Feb 2019 12:36 WIB
Tips Simpel Sandra Dewi Kembali Langsing Setelah Melahirkan
Jakarta - Artis cantik Sandra Dewi rupanya pernah merasa gemuk saat hamil, Bun. Namun, dalam waktu dua bulan, berat badannya kembali normal. Apa ya rahasianya?

"Orang lain bilang saya nggak gemuk amat saat hamil, salah, saya naik dua digit. Saya naik pas bulan ke-9, pas menjelang melahirkan tiba-tiba gede banget. Saya sampai nggak mau foto lagi," ujar Sandra Dewi dalam acara diskusi bertajuk 'Mudah Jadi Millennial Mums yang Peduli Nutrisi' di Tokopedia Tower, Ciputra World 2, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).


Ibu satu anak ini mengaku, berat badannya yang sempat naik puluhan kilogram itu turun drastis hingga 10 kilogram, setelah melahirkan secara normal. Selain itu, dia mengalami masa nifas yang cukup lama.


"Habis melahirkan, turun sekitar 10 kg langsung. Saya nifas banyak juga, 40 hari. Itu menguras banyak energi dan berat," tutur istri Harvey Moeis ini.

Wanita 35 tahun ini pun menuturkan bahwa faktor yang menyebabkan dia kembali langsing itu adalah menyusui. Sandra mengaku tidak diet, karena si kecil Raphael full ASI dan Sandra menjaga pola makan 4 sehat 5 sempurna, namun tidak berlebihan.

Tips Simpel Sandra Dewi Kembali Langsing Setelah MelahirkanSandra Dewi / Foto: Yuni Ayu Amida


"Jadi, 40 hari itu saya kelabakan sebenarnya. Anak baru ditinggal sebentar udah mau nyusu. Sebenarnya diet paling ampuh ibu itu menyusui dan ngurusin anak," ujar wanita kelahiran Pangkal Pinang ini.

Ditambah lagi, wanita berkulit putih ini memegang prinsip 'happy'. Ia tidak mau menekan dirinya sendiri dan percaya bahwa jika makannya bagus, maka gizi anaknya pun akan bagus.

"Saya sih prinsipnya happy. Saya happy kalau saya langsing. Jadi inget-inget diri lah," ujar Sandra Dewi sembari tertawa.

Dalam kesempatan yang sama, Spesialis Gizi Klinis dr Diana F. Suganda, M.Kes., Sp.GK membenarkan bahwa saat menyusui, ibu harus bahagia. Hal ini untuk merangsang hormon agar ASI keluar lancar.

"Pada saat menyusui, kita harus happy karena itu menaikkan hormon, endorfin keluar, oksitosin kerangsang, akhirnya ASI-nya banjir," ujar dr Diana.


Diana menambahkan, pada saat menyusui eksklusif, kita bisa menyusui sampai 900ml per hari produksi ASI. Dikatakan Diana, 1 liter ASI mengandung 800 kalori yang keluar dari tubuh kita.

"Itu kaya treadmill 3 - 4 jam. Sebanyak itu energi yang dikeluarkan. Itu yang bikin turun terus berat badan," tutup dr Diana. (yun)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi