mom-life

Perjalanan 'Rahasia' Meghan Markle Lakukan Baby Shower

Amelia Sewaka Rabu, 20 Feb 2019 18:36 WIB
Perjalanan 'Rahasia' Meghan Markle Lakukan Baby Shower
London, Inggris - Meghan Markle melakukan perjalanan rahasia ke New York City untuk merayakan kedatangan anak pertamanya dengan Pangeran Harry yang diperkirakan lahir pada akhir April. Ini merupakan perjalanan singkat Meghan sebelum ia kembali ke London.

Dikutip dari Daily Mail, pada Selasa (19/2) Meghan Markle akan menghabiskan 5 hari di New York. Ia akan melakukan kegiatan antara lain belanja hingga menggelar baby shower dengan 15 orang teman dekatnya.

Meski sekarang tinggal di London, Meghan Markle tetap menjalin hubungan dengan teman-teman dekat yang selalu berada di sisinya dari sebelum ia menjadi seorang bangsawan. Beberapa orang teman pun sedikit bercerita bagaimana Meghan Markle di mata mereka.


"Dari luar mungkin kisah Meghan terlukis seperti Cinderella, ia beruntung. Tidak, ia adalah seorang pekerja keras dan punya karier luar biasa sebelum ini. Ia juga banyak melakukan kegiatan amal dan menjadi relawan, juga punya situs gaya hidup (the Tig) yang sukses. Ia menikmati hidupnya dan tak sungkan berbagi tips sukses dengan teman terdekatnya," ungkap salah seorang teman Meghan Markle kepada People.


Perjalanan 'Rahasia' Meghan Markle Lakukan Baby ShowerFoto: Getty Images
Teman dekat Meghan Markle yang tak disebutkan namanya bercerita, kapan pun sesuatu yang baik terjadi dalam hidup mereka, Meghan selalu 'merayakan' pertama kali dengan teman-teman dekatnya. Dan ketika ada kesulitan, Meghan juga tetap bersama teman terdekatnya.

Selain 'gila-gilaan' bareng, Meghan juga disebut tak segan membantu teman-temannya yang sedang kesusahan. Memang baik hati ya istri dari Pangeran Harry ini, Bun.

"Meghan adalah salah seorang yang paling tidak mementingkan diri sendiri yang saya kenal. Beberapa tahun lalu, anak saya didiagnosis punya kebutuhan khusus. Meg (panggilan Meghan) membantu saya dengan semua sumber daya yang ia punya. Membawa saya ke dokter di LA, memberi dokter alternatif dan membantu saya di hotel. Ia banyak membantu dan mendukung saya," ujar sumber tersebut.

Ya, teman memang ada banyak. Tapi apakah hubungan pertemanan itu sudah merupakan pertemanan yang sehat?

"Ciri pertemanan sehat itu ada trust, respect dan grow together," kata psikolog Karina Priliani seperti dikutip dari detikcom.




Trust berarti bisa menjaga kepercayaan yang diberikan dan memiliki integritas. Respect berarti tidak hanya menghormati orang lain, tapi juga menghormati diri sendiri. Grow together berarti tumbuh bersama dalam kebaikan. Sehingga, semua pihak akan saling mendukung dan menjaga.

Karina menyarankan untuk menghindari beberapa hal dalam pertemanan yang berpotensi menghancurkan pertemanan itu sendiri. Misalnya, hindari berbohong, menyakiti secara fisik atau verbal, dan memengaruhi dengan hal yang tidak baik.

Menurut Bunda, pertemanan yang sehat itu seperti apa? Pernahkan Bunda punya pengalaman soal pertemanan? Yuk, share di kolom komentar.

[Gambas:Video 20detik]

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi