mom-life

Penjelasan Iwa K soal Hubungan dengan Mantan Istri & Anaknya

Yuni Ayu Amida Senin, 08 Apr 2019 13:01 WIB
Penjelasan Iwa K soal Hubungan dengan Mantan Istri & Anaknya
Jakarta - Hubungan rapper Iwa K. dengan sang mantan istri, Selfi Nafilah, belum juga membaik. Namun, Iwa sendiri sebenarnya mengaku sudah tidak ada masalah dengan pedangdut jebolan ajang pencarian bakat itu.

"Gue ngerasa enggak ada masalah, udah ngerasa beres, gue enggak tahu," kata Iwa, dikutip dari InsertLive.


Memang beberapa waktu lalu, postingan Selfi diduga menyindir Iwa yang tidak memberi nafkah anak. Padahal, keduanya sudah resmi cerai sejak 2012. Iwa pun menanggapi santai dan memastikan yang diungkapkan Selfi tidak benar.


"Ah biarin aja, gue cuma bilang apa yang dia omongin enggak sesuai dengan fakta, itu aja," ujar pria 48 tahun ini.

Iwa justru mengungkap fakta kalau dirinya tidak diizinkan bertemu sang anak. Ia mengatakan, pertemuan terakhir dengan sang anak sekitar dua tahun lalu.

"Dua tahun yang lalu, sampai sekarang gue belum ketemu (anak), pokoknya udah biarin aja," papar pria kelahiran Bandung ini.

Meski demikian, Iwa tetap mendoakan agar mantan istrinya tersebut hidup bahagia. Ia pun tidak ingin masalah ini terlalu larut dan diumbar.

"Ya semoga bahagia aja deh, orang kalau udah bahagia enggak akan mempermasalahkan kehidupan orang lain," tandasnya.

Iwa K.Iwa K. Foto: Dyah Paramita Saraswati

Setelah bercerai, terkadang masalah belum tentu selesai. Ada saja pasangan yang hubungannya malah semakin memburuk hingga bermusuhan. Padahal, pemusuhan orang tua bisa berdampak buruk pada anak lho, Bun.

Dikatakan psikolog Ratih Zulhaqqi, setelah bercerai, orang tua harus saling menahan ego dan tidak boleh bermusuhan.

"Misalnya anak tinggal dengan ibu, karena bermusuhan, ibu menjelek-jelekkan mantan suami di depan anak. Ini menumbuhkan kebencian anak pada sosok ayahnya," jelas Ratih, dikutip dari detikcom.

Kata Ratih, tidak usah mendramatisir dengan mencari kesalahan mantan pasangan, "Perlu dijelaskan 'ibu dan ayah memang sudah bercerai, tapi itu tetap ayah kamu," sambungnya.


Senada dengan Ratih, psikolog Alzena Masykouri yang akrab disapa Zena juga menyarankan agar orang tua tidak bermusuhan setelah bercerai, demi menjaga perasaan. Orang tua harus memahami bahwa perceraian berlaku untuk hubungan suami istri saja, bukan orang tua dengan anak.

"Mereka tetap harus mengingat bahwa mereka memiliki anak yang perlu diberikan dukungan," jelas Zena.

[Gambas:Video 20detik]

(yun)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi