HaiBunda

MOM'S LIFE

Pentingnya Memilih RS Terakreditasi demi Kesehatan Keluarga

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Kamis, 09 May 2019 11:33 WIB
Pentingnya Memilih RS Terakreditasi demi Kesehatan Keluarga /Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat ada keluarga yang sakit, pastinya kita ingin memberi pengobatan terbaik kan, Bun? Nah, salah satu langkahnya adalah memilih rumah sakit yang terpercaya.

Executive Chairman Indonesia Commission on Accreditation of Hospitals (KARS), Dr. dr.Sutoto, M.Kes mengungkapkan, rumah sakit yang baik adalah rumah sakit yang terakreditasi. Alasannya karena rumah sakit berhubungan dengan nyawa manusia. Sedikit saja melanggar standar bisa membahayakan pasien, dokter, dan lainnya.

"Tujuan akreditasi itu untuk quality dan safety, itu ada di undang-undang rumah sakit. RS wajib akreditasi tiap tiga tahun sekali agar pelayanannya bermutu," jelas Sutoto di kantornya di kawasan Epicentrum, baru-baru ini.



Selain itu, kata Sutoto, rumah sakit yang telah terakreditasi artinya mempekerjakan dokter yang terpercaya dan beretika. Karena dokter harus mengikuti panduan praktik, yang jika tak diikuti bisa merugikan pasien.

"Misal kalau demam berdarah, di panduan itu tidak ada pemberian antibiotik, karena penyebabnya bukan kuman tapi virus, jadi enggak boleh diberi antibiotik. Kalau enggak punya panduan dokter ngasih antibiotik, tapi tujuannya supaya resepnya diketahui oleh produsen, dulu tapi sebelum era BPJS. Itu kan selain merugikan pasien mengeluarkan biaya ekstra, menyebabkan pasien jadi resistensi antibiotik," tutur Sutoto.

Sutoto menambahkan, akreditasi itu mengatur pasien dari masuk sampai selesai dirawat di rumah sakit. Memberi rujukan pun ada standarnya, Bun, tidak boleh asal.

"Rumah sakit mesti memimpin rujukan," ucapnya.

Jadi sebetulnya kalau rumah sakit sesuai standar, kata Sutoto, enggak akan ada pasien yang sengsara. Begitu juga dengan perilaku dokter yang tidak ramah dengan pasien. Itu tidak boleh di rumah sakit terakreditasi.

"Ditanyai diam saja, (setelah) di standar, enggak ditanyai harus menjelaskan. Jadi standar ini merubah perilaku," tuturnya.

Tak sampai di sana, akreditasi juga berguna melindungi masyarakat. Sutoto lalu menjelaskan tentang limbah rumah sakit yang berbahaya, yang harus dibuang secara benar. Jika rumah sakit tidak punya instalasi pembuangan air limbah, yang terjadi limbah dibuang ke sungai. Akibatnya, lingkungan tercemar dan masyarakat bisa sakit.

"Sebetulnya, akreditasi rumah sakit itu tujuan utamanya melindungi pasien dan masyarakat," tegasnya.

Nah, untuk mengetahui rumah sakit mana saja yang sudah terakreditasi, Sutoto katakan bisa langsung dicek di internet. Bunda tinggal mengetik nama rumah sakit dan lihat informasi lengkapnya.


Biasanya, rumah sakit tersebut akan memasang spanduk atau semacam pemberitahuan yang menandakan bahwa rumah sakit itu sudah terakreditasi. Sayangnya, banyak masyarakat yang masih tidak peduli atau malas mencari informasi soal ini.

"Nah itu problemnya, karena itu informasi yang masyarakat perlu tahu, kalau mau berobat, berobatlah di RS yang sudah terakreditasi," jelas Sutoto.


(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK