mom-life

Anak dan Menantu Kangen Cara Ani Yudhoyono Bangunkan Sahur

Yuni Ayu Amida Senin, 06 May 2019 18:58 WIB
Anak dan Menantu Kangen Cara Ani Yudhoyono Bangunkan Sahur
Jakarta - Setiap muslim pasti ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh suka cita bersama keluarga ya, Bun. Begitu pula dengan keluarga besar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baru-baru ini, putra sulung SBY, Agus Yudhoyono (AHY) menulis caption foto mengharukan di akun Instagram miliknya, @agusyudhoyono. Ia mengunggah potret dirinya sendiri, dengan mata yang terlihat sembab. Ia menuliskan, sahur pertama kali dilalui bersama sang ibu, Ani Yudhoyono di National University Hospital (NUH), Singapura.


Ia pun mengenang, ketika masih sehat dulu, Ani begitu semangat membangunkan anak-anak dan cucunya. Namun kini, ibunda tercinta yang biasa disapa Memo itu terbaring lemah di rumah sakit. Ya, Ani menjalani penyembuhan kanker darah sejak Februari lalu.


"Alhamdulillah, sahur pertama saya di rumah sakit, sambil jaga Ibu Ani... Biasanya beliau yang paling semangat membangunkan anak cucunya untuk sahur. Mohon doanya agar Ibu Ani bisa sembuh seperti sedia kala... Selamat berpuasa teman-teman... Semoga sehat selalu." tulis AHY.

Dalam unggahan tersebut pula, sang menantu yang juga adik ipar AHY, Aliya Rajasa ikut berkomentar. Ia mengenang cara Ani membangunkan keluarga untuk makan sahur.

"Iyaa tadi kita juga lagi reminiscing biasanya memo yg paling semangat bangunin kita semua pernah pake lagu poco-poco remix volume keras kita sampai ngakak dulu di Cikeas inget gk pakde Met sahur dan puasaa pakde," tulis istri Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

[Gambas:Instagram]


Doa dari netizen untuk kesembuhan Ani pun turut membanjiri kolom komentar. Mereka juga berharap semoga AHY dan keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini serta dapat menjalani ibadah puasa dengan baik.

"Jadi ikut sedih. Cepat pulih memo. Yang paling sering dirindukan saat saur yaitu saat ibu membangunkan anak anaknya. Semoga memo dalam pemeliharaan Tuhan yang maha Esa," tulis seorang netizen.

"Semoga ibu negaraku lekas sembuh kembali ya mas agus.sabar ikhlas dan tawakal dalam menjaga beliau," papar netizen lainnya.

Baik AHY maupun Aliya pasti sangat sedih ya, Bun, karena ibadah puasa tahun ini terasa berbeda. Menurut psikolog klinis di pusat psikiatri dan neurologi Amerika, dr.Najwan Al Roubaiy, dengan dukungan keluarga dan orang-orang tercinta dapat memberikan kekuatan untuk melewati hal-hal sulit, misalnya di bulan Ramadhan.

"Melewati proses bersama, dibimbing yang lebih tua, dapat memberikan pengalaman lebih tinggi, dan aspek spiritual akan lebih memuaskan ketika bersama keluarga, karena kita bertahan bersama secara fisik dan mental dalam menahan lapar," ujar Roubaiy, seperti dilansir The National.


Sementara itu, dikatakan psikolog klinis di Human Relations Institute and Clinics, dr.Thoraiya Kanafani, Ramadhan bisa menjadi momen yang sangat sulit bagi mereka yang jauh dari rumah atau terpisah dengan keluarga.

"Ini mirip dengan menghabiskan Natal sendirian, tetapi kita melakukannya selama 30 hari berturut-turut," kata Kanafani.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi