HaiBunda

MOM'S LIFE

Keuntungan dan Risiko Menikah di Usia 50-an Seperti Donna Harun

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 28 Jul 2019 14:32 WIB
Keuntungan dan Risiko Menikah di Usia 50-an Seperti Donna Harun/ Foto: Allysa Hawadi/ Instagram
Jakarta - Donna Harun kini tengah berbahagia, usai menikah di Bali dengan pria pilihannya, Ad Hanafiah. Hal ini diketahui dari sang adik, Lita Harun. Donna melangsungkan pernikahannya yang ketiga di usia 51.

Anak pertama Donna, Ricky Harun, memberikan doa di momen spesial sang ibunda. Ricky berharap semoga pendamping ibunya kali ini adalah pilihan yang tepat.

"Saya Ricky anak Ibu Donna. Kalau dibilang senang, ya senang banget yah. Semoga ini menjadi pilihan yang tepat untuk Ibu," tuturnya, dilihat dari Stories Instagram Jeje Soekarno, adik sambung Ricky.


Ricky juga bilang bahwa dia selalu mendukung apa pun keputusan ibunda. "Karena kita anaknya santai saja yah, terserah ibulah. Pokoknya bahagia," sambungnya.
Pernikahan Donna Harun/ / Foto: @jejesoekarno/ Istimewa
Semoga pernikahan Donna Harun yang ketiga ini langgeng sampai maut memisahkan ya. Terkait hal ini, ada keuntungan yang didapat dari menikah di usia 50-an seperti Donna Harun. Menurut psikolog Theresa E. DiDonato, Ph.D, risiko perceraian sangat berkurang bila menikah di usia 30-an dan seterusnya.

"Kemungkinan pasangan lebih stabil secara finansial, memiliki rasa diri dan tujuan yang lebih jelas, dan telah menghabiskan cukup banyak waktu berpacaran untuk mengetahui apa yang sebenarnya mereka inginkan," tulis DiDonato, dikutip dari Psychology Today.

Lalu, soal seks di usia 50-an, dilansir AARP The Magazine, hingga 91 persen pria dan 86 persen wanita yang berusia 50-an aktif secara seksual, hal ini telah diteliti di sebuah studi nasional.

Kemudian, saat pria yang masih berusia muda seperti mahasiswa di perguruan tinggi, periode refrakter pria (waktu yang dibutuhkan antara orgasme) dapat sesingkat tiga hingga lima menit. Pada usia 50-an, itu bisa 10 hingga 12 jam.

Lantas, apa risikonya? Jika orientasi pernikahannya bukan karena untuk bahagia melainkan faktor lain seperti uang, kekayaan, Tessina, a.k.a. 'Dr. Romance' dan Chief Romance Officer di LoveForeve, mengatakan, jangan berharap menikah dengan uang atau alasan keuangan lainnya untuk membuat hubungan lebih baik.

"Jika ada alasan untuk diasuransikan, misalnya, satu pasangan tidak bekerja, atau Anda memiliki anak bersama. Maka menikah, Anda bisa menerima manfaat dari asuransi, dan itu merupakan ide yang baik. Tetapi hanya jika hubungan keduanya (suami-istri) baik-baik saja," katanya.

Jadi, kalau menikah hanya karena masalah finansial bukan karena untuk bahagia, sebaiknya tidak perlu dilakukan.

Simak juga video tentang pernikahan Donna Harun.

[Gambas:Video 20detik]



(aci/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

Kehamilan Amrikh Palupi

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK