HaiBunda

MOM'S LIFE

Reumatik Menyerang Usia Muda, Kok Bisa?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 02 Oct 2019 11:48 WIB
Reumatik Menyerang Usia Muda, Kok Bisa? /Foto: iStock
Jakarta - Bunda pasti sering mendengar penyakit reumatik, kan? Penyakit yang identik dengan orang tua ini ternyata bisa menyerang usia muda juga lho.

Dalam program Dr.Oz Indonesia Trans TV, dr.Reisa Broto Asmoro menuturkan, reumatik atau istilah ilmiahnya rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun. Biasanya dialami orang tua maupun orang di usia produktif. Penyebabnya adalah sistem imunitas dalam tubuh kita menyerang sendi-sendi tubuh.

"Kalau rematik itu yang dialami biasanya orangnya sakit, nyeri, itu sebenarnya penyakit auto imune sih, jadi imunitas tubuh kita sendiri itu menyerang si sendi itu sendiri," tutur Reisa.


Nah, kadang kita mengaitkan penyebab reumatik karena sering mandi malam. Padalah bukan itu penyebabnya Bunda.

"Mandi malam bukan penyebabnya, tapi kalau sudah kena reumatik, mandi malam pasti akan terasa, jadi kakunya keluar, nyeri-nyerinya keluar," jelas Reisa.

Selain itu, reumatik sebenarnya bisa ditangani dengan bahan-bahan tradisional lho, Bunda. Namun, mesti periksa dulu kondisinya separah apa, karena tidak semuanya bisa ditangani.

"Karena reumatik ada tingkatannya, kita bisa dari obat minum, dari gerakan aja, kayak kalau belum parah memperbaiki gaya hidup cukup, olahraga rutin. Olahraga juga harus konsultasi ke dokter," kata Reisa.

Foto: iStock


Kalau kondisi reumatik belum parah kemudian kambuh, obatnya bisa dengan dikompres atau berendam saja, Bunda. Tapi kalau sudah parah kondisinya, harus dibedah.

"Dia kan menyerang sendi nih, kalau misalnya sendinya harus diganti ada namanya total joint replacement. Kalau kena sampai tendon, ya tendonnya harus dioperasi," terangnya.

Melansir Mayo Clinic, tanda dan gejala reumatik menyerang di antaranya terjadinya pembengkakan dan rasa hangat pada sendi. Sendi mengalami kaku, dan biasanya terasa lebih buruk di pagi hari. Lalu munculnya rasa lelah, demam, dan kehilangan nafsu makan.

Tanda-tanda dan gejala-gejala reumatik ini dapat bervariasi dalam tingkat keparahan dan bahkan mungkin datang dan pergi. Periode peningkatan aktivitas penyakit, yang disebut suar, berganti dengan periode remisi relatif, yakni ketika pembengkakan dan nyeri memudar atau menghilang. Seiring waktu, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan persendian rusak dan bergeser keluar dari tempatnya.

Reumatik cenderung menyerang sendi kecil terlebih dahulu, khususnya sendi yang menempelkan jari-jari ke tangan dan jari-jari ke kaki. Seiring perkembangan penyakit, gejalanya sering menyebar ke pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, siku, pinggul, dan bahu. Dalam kebanyakan kasus, gejala terjadi pada persendian yang sama di kedua sisi tubuh kita.

Simak selengkapnya dalam tayangan berikut, Bunda.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Desa Ini 17 Tahun Tak Mendengar Tangis Bayi, Kini Warganya Rayakan Harapan Baru

Kehamilan Natasha Ardiah

Kisah Bunda Dituntut Suami Biayai IVF karena Dituding Jadi Penyebab Sulit Hamil

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Annisa Pohan Melahirkan Anak Laki-laki, Terpaut Usia 17 Tahun dari Sang Kakak

Desa Ini 17 Tahun Tak Mendengar Tangis Bayi, Kini Warganya Rayakan Harapan Baru

Heboh 12 Ton Cokelat KitKat Raib, Dicuri Orang Tak Dikenal

Kisah Bunda Dituntut Suami Biayai IVF karena Dituding Jadi Penyebab Sulit Hamil

Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK