sign up SIGN UP search


moms-life

Dokter Ceraikan Suami karena Pelakor & Hapus Kisah Viral Layangan Putus

Asri Ediyati Senin, 04 Nov 2019 14:20 WIB
Cerita bersambung tentang suami direbut pelakor 'Layangan Putus' dihapus, apakah penulis dilaporkan? caption
Jakarta - Cerita bersambung Layangan Putus yang ditulis akun Mommi ASF di Facebook menjadi viral. Ada dua bagian terpisah dari cerita tersebut. Bagian pertama, menceritakan tentang Mommi Asf berjuang membesarkan anak-anak di Bali. Mommi tak lagi diberi nafkah oleh suami.

Di bagian kedua, Mommi menceritakan bagaimana ia tahu sang suami telah menikah lagi. Suaminya tiba-tiba menghilang, tahunya berbulan madu dengan istri baru di Cappadocia, Turki.

Namun, kedua cerita tersebut dihapus oleh Mommi Asf. Hal ini membuat warganet bertanya-tanya. Ada pula yang bilang kalau Mommi dapat ancaman dilaporkan karena menyebarkan cerita ke publik. Ia pun mengutarakan alasannya.

"Iyaaa... mommi hapus dulu. Mommi minta maaf kepada para pembaca. Mommi bukan orang jahat, hanya ingin menulis. Mommi masih butuh banyak belajar, mencari dan membuat tulisan yang membawa kebaikan pada pembaca juga kepada mommi sang penulisnya," tulisnya di Facebook.


"Semoga para pembaca dan mommi selalu dilembutkan hatinya. Mohon doa nya dari kakak-kakak dan sahabat online semua, mommi dan anak anak selalu sehat dan berkumpul bersama yaa.. mereka kekuatan mommi, mohon doa segala yang baik utk mereka ya.. aaamiin," sambung Mommi.

Kemarin (4/11/2019), Mommi menulis permintaan maaf lagi. Ia meminta maaf karena jarang buka media sosial. Banyak chat yang ia lewatkan juga. Mommi menegaskan, ia tak mencari panggung dan tidak ingin terkenal.

"Betapa kagetnya ketika pagi ini dalam perjalanan mengajak anak anak liburan tipis-tipis ke Bedugul, mendapat kabar cerita mommi menjadi cerita simpang siur. Dengan ini mommy nyatakan bahwa mommy hanya bertanggung jawab dengan tulisan yg mommy tulis. Tulisan diluar itu mommy tidak bisa mempertanggungjawabkan kebenarannya dan mommy berlepas diri dari situ," ujarnya.

Terlepas dari itu, menulis memang bisa menjadi saran untuk melepaskan stres. Psikolog Inez Kristanti mengatakan, blogging dari segi psikologi adalah merupakan expressive writing.

"Kegiatan menulis secara psikologi dapat membantu seseorang menjadi sehat mental dan lepas dari stres," kata Inez.

Simak juga cerita Kartika Putri yang sempat dituduh pelakor:

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi