sign up SIGN UP search


moms-life

5 Kontroversi Meghan Markle, Termasuk Mundur dari Anggota Senior Kerajaan

Annisa Karnesyia Kamis, 09 Jan 2020 13:15 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle umumkan mundur dari anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Sebelum berita ini, Meghan kerap dikaitkan dengan kontroversi. caption
Jakarta - Meghan Markle resmi menikah dengan Pangeran Harry pada 19 Mei 2018. Setahun kemudian, keduanya dikaruniai anak laki-laki yang kini berusia 8 bulan, Archie Harrison Mountbatten-Windsor.

Nama Meghan kerap dikaitkan dengan kontroversi, Bun. Wanita 38 tahun ini kedapatan beberapa kali melanggar protokol istana Kerajaan Inggris.


Dilansir berbagai sumber, berikut telah HaiBunda rangkum kontroversi Meghan Markle yang dikenal sebagai Duchess of Sussex ini:


1. Kontroversi kelahiran anak pertama

Kelahiran Archie pada 6 Mei 2019 menuai kritik dari publik. Pasalnya Meghan melanggar tradisi kerajaan yang harus dilakukan saat dan usai melahirkan.

Meghan tidak ikut tampil di publik bersama suaminya saat mengumumkan kelahiran Archie kepada media. Ia baru tampil dua hari kemudian bersama Harry di Lindo Wing, area rumah sakit St. Mary, rumah sakit tempat kelahiran keturunan kerajaan. Meski mengumumkan kelahirannya di St. Mary, Archie justru lahir di rumah sakit The Portland di London.

Tak hanya itu, nama putranya Archie Harrison Mountbatten-Windsor dianggap kurang cocok untuk keturunan kerajaan. Sebab, nama bayi kerajaan biasanya dipilih dari nama-nama kakek atau nenek buyut.

"Mereka tidak menggunakan nama yang biasa digunakan tradisi kerajaan. Mereka memilih nama yang mereka sukai, yang mereka lakukan lebih merefleksikan generasi mereka," kata Max Foster, koresponden CNN untuk kerajaan.

2. Gaya pakaian yang jadi sorotan

Saat hamil anak pertamanya, Meghan menjadi buah bibir saat tampil di British Fashion Awards akhir tahun 2018 lalu. Ia mengenakan gaun hitam one-shoulder berwarna hitam yang jauh dari kesan kerajaan Inggris.

Selain itu, dia juga mengenakan cat kuku berwarna gelap. Dalam satu waktu, Meghan melanggar dua aturan kerajaan tentang cara berpakaian.

Baju Meghan saat tampil perdana usai melahirkan juga dikritik. Ia mengenakan gaun tanpa lengan yang stylish, berbeda dengan Putri Diana dan Kate Middleton.

3. Menggunakan jet pribadi saat liburan

Meghan dan Harry pernah menjadi sorotan karena menggunakan jet pribadi saat berlibur bersama sang putra. Mereka pergi ke tiga tempat, yaitu Pulau Sisilia, Italia, dan Inggris yang dimulai pada 30 Juli 2019.

Menurut Daily Mail, perjalanan pasangan ini dengan jet pribadi meninggalkan jejak karbon lebih banyak dibandingkan pesawat komersial. Padahal selama ini Harry aktif kampanye perubahan iklim.

"Ini cukup mengejutkan karena tidak sesuai dengan pencitraan mereka ke publik dan bagaimana mereka mengkhawatirkan planet ini dan lingkungan," kata Teresa Pearce, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh.

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat di AfrikaPangeran Harry dan Meghan Markle saat di Afrika/ Foto: Getty Images

4. Tidak merayakan Natal dengan keluarga Kerajaan

November tahun lalu, publik dikejutkan dengan keputusan Meghan dan Harry yang tidak merayakan Natal bersama Ratu Elizabeth II. Dalam pernyataan Istana Buckingham, dijelaskan kalau keduanya akan mengajak sang putra menghabiskan libur akhir tahun bersama ibu Meghan, Doria Ragland.

"Sudah merayakan dua kali Natal di Sandringham, mereka akan menikmati liburan tahun ini sebagai keluarga baru bersama ibu Duchess, Doria," demikian isi pernyataan tersebut.

Padahal dalam tradisi Kerajaan Inggris, saat Natal, keluarga akan berkumpul untuk makan malam bersama Ratu di Sandringham House. Meski menjadi kontroversi, keputusan Harry dan Meghan ternyata didukung penuh sang Ratu.

5. Mundur dari anggota senior keluarga Kerajaan Inggris

Hari ini, 9 Januari 2020, Harry dan Meghan mengumumkan jika mereka mundur dari anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Pasangan ini menyampaikan langsung melalui akun Instagram resmi, @sussexroyal.

"Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota 'senior' keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus mendukung sepenuhnya Yang Mulia Ratu," demikian isi pernyataan keduanya.

Harry dan Meghan juga memutuskan untuk menetap di dua negara, Inggris dan Amerika Serikat. Namun, tetap menghormati tradisi kerajaan Inggris.

"Keseimbangan geografis ini memungkinkan kami untuk membesarkan putra kami dengan menghargai tradisi kerajaan tempat dia dilahirkan, sambil memberi keluarga kami ruang untuk fokus pada langkah kami berikutnya, termasuk peluncuran gerakan amal kami yang baru," ujar mereka.


Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Istana Buckingham beberapa jam setelah pernyataan Harry dan Meghan keluar, pihak istana mengatakan situasinya 'rumit' untuk dijelaskan.

"Diskusi dengan The Duke and Duchess of Sussex berada dalam tahap awal," demikian bunyi pernyataan yang ditandatangani Royal Communications.

"Kami memahami keinginan mereka untuk mengambil pendekatan berbeda, tetapi ini adalah masalah yang rumit dan membutuhkan waktu untuk diselesaikan," sambung pernyataan itu.

Simak juga kiat harmonis keluarga Oka Antara di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi