Sign Up search


moms-life

5 Fakta WNI Hamil Muda yang Tewas Kecelakaan Bersama Mertua di Italia

Yuni Ayu Amida Rabu, 22 Jan 2020 20:20 WIB
5 Fakta WNI Hamil Muda yang Tewas Kecelakaan Bersama Mertua di Italia caption
Jakarta - Kecelakaan lalu lintas di Italia yang merenggut nyawa seorang warga negara Indonesia, Risqi Prasetiasih, menjadi pukulan hebat bagi keluarganya. Yang lebih menyedihkan, Risqi tewas bersama ayah mertuanya, Gabriele Zambon.

Tabrakan maut itu terjadi di jalan tol A1 antara Casalpusterlengo dan Lodi, menuju Milan, pada Kamis (16/1/2020) pukul 12.30 waktu setempat. Ketika itu suami Risqi, Ghilang Pamungkas sedang bekerja, jadi ia diantar ayah mertua. Kecelakaan itu mengakibatkan dua korban langsung meninggal di tempat.


Berikut ini lima fakta Risqi Prasetiasih yang berhasil HaiBunda rangkum.


1. Pengantin baru

Risqi baru menjalani biduk rumah tangga selama kurang lebih dua bulan bersama Ghilang Pamungkas Putra. Diketahui, wanita berusia 24 tahun tersebut menikah dengan Ghilang pada 10 November 2019.

Sekitar dua minggu setelah menikah, Risqi kemudian pindah ke Italia ikut dengan suaminya. Sebelum pindah, Risqi sempat menempati rumah keluarga suaminya di Depok, Jawa Barat.

2. Ngidam makanan Indonesia

5 Fakta WNI Hamil Muda yang Tewas Kecelakaan Bersama Mertua di ItaliaFoto: Instagram


Saat kecelakaan, Risqi sedang hamil muda, Bunda. Menurut pamannya, Sunarto, usia kehamilan Risqi lebih dari dua minggu. Sebelum kecelakaan, ia sedang rindu dan mengidam makanan Indonesia.

"Lagi hamil dua minggu, sedang ngidam-ngidamnya. Katanya minta jengkol sama ikan bakar dikirim dari sini (Indonesia). Mungkin lagi senang-senangnya, kesukaannya sih jengkol," kata Sunarto, paman Risqi.

3. Ingin bertemu saudara dan mengambil paket

Karena sedang ngidam masakan rumah, pihak keluarga mengirimkan masakan tersebut ke Italia. Nahasnya, ketika ingin mengambil paket, Risqi mengalami kecelakaan. Ia dan ayah mertuanya kecelakaan dalam perjalanan menuju bandara, lokasi pengiriman paket.

"Kecelakaannya di jalan tol mau ke arah bandara. Pas mau jemput adik lelakinya (adik suami) juga, jadi sekaligus ambil kiriman itu," ujar Sunarto.

4. Dikenal baik dan ceria

Menurut Sunarto, keponakannya adalah anak yang baik dan sayang orang tua. Risqi juga rajin ibadah serta menolong perekonomian keluarga.

"(Risqi) Bantu-bantu ibunya sebelum nikah, anaknya enggak pernah gaul, enggak ke mana-mana, cuma ngebantu (orang tua)," kata Sunarto.

Risqi juga dikenal memiliki pribadi yang ceria. Sementara itu, Sunarto menambahkan, sebelum kecelakaan tak ada tanda-tanda pamit atau yang tidak biasanya dari Risqi.

"Terakhir ketemu waktu pernikahan, enggak ada tanda-tanda, orangnya happy," tukasnya.

5. KBRI bantu urus pemulangan jenazah

Ibu mertua Risqi adalah staf Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat ikut turun tangan dalam membantu mengurus surat-surat, yang diperlukan untuk pengurusan pemakaman ataupun pemulangan jenazah.

"Keluarga staf ITPC masih mengurus akta kematian dengan agen pemakaman setempat," kata Teuku kepada HaiBunda.


Simak juga cara menggunakan car seat dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi