MOM'S LIFE
Ramai Aksi Swab Test Mandiri, Sebenarnya Boleh Enggak Sih Bun?
Annisa Afani | HaiBunda
Selasa, 29 Jun 2021 20:38 WIBSemakin merebaknya kasus COVID-19 memang membuat banyak kalangan merasa khawatir. Namun belakangan ini, alat tes swab antigen untuk mendeteksi COVID-19 justru diperjualbelikan secara bebas.
Aksi jual beli alat tes ini terjadi di berbagai platform, Bunda. Dimulai melalui media sosial hingga e-commerce. Sehingga viral di media sosial, atas aksi rama-ramai tes swab mandiri di rumah. Lalu, apakah hal ini dibolehkan? Menyangkut validasi dari hasil tes itu sendiri.
Menanggapi fenomena ini, seorang pakar pada akhirnya menegaskan. Katanya, penggunaan alat swab ini sebenarnya tidak boleh sembarangan, lho.
"Nggak boleh tes sendiri harus di lab yang dapat izin Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Bagaimana publik terjamin barang online. Barang 'kw' saja banyak," terang pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Utomo dikutip dari detikcom pada Selasa (29/6/2021).
Menurutnya, penggunaan alat swab tidak sesederhana memasukkan dan mengusap tangkai swab ke dalam hidung, Bunda. Melainkan, ada cara khusus mengingat cara penggunaannya, pun sama dengan tes swab PCR.
Selain itu, melakukan tes swab sendiri tanpa cara yang benar juga bisa berisiko. Ini dapat mengakibatkan cedera dan hasil yang tidak akurat.
"Dalam pengambilan bisa saja cedera. Lalu kalau prosedur keliru bisa juga keliru juga hasilnya."
"Karena reaksi kimia rentan dengan perubahan. Kalau tidak sesuai prosedur bisa negatif palsu atau positif palsu," lanjut Ahmad.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
(AFN)