HaiBunda

MOM'S LIFE

Catat Bun, Ini 21 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Annisa A   |   HaiBunda

Jumat, 11 Feb 2022 13:27 WIB
Ilustrasi Pasien/Foto: Getty Images/supersizer.
Jakarta -

BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang melayani jaminan kesehatan nasional (JKN) bagi seluruh rakyat Indonesia. BPJS Kesehatan telah memberikan berbagai macam layanan kesehatan sejak awal didirikan. Akan tetapi, apakah benar asuransi BPJS Kesehatan terbilang lengkap?

Pemerintah kerap kali mengklaim bahwa BPJS Kesehatan merupakan salah satu program asuransi kesehatan negara yang paling lengkap. Layanan ini memiliki sejumlah ketentuan, seperti produk asuransi pada umumnya.

Tidak semua layanan kesehatan bisa diklaim memakai BPJS Kesehatan, Bunda. BPJS Kesehatan memiliki aturan dan ketentuan tersendiri mengenai layanan apa yang bisa ditanggung dan tidak bisa ditanggung.


Lantas, layanan apa saja yang tidak bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan?

Sama seperti produk asuransi kesehatan konvensional, ada beberapa jenis penyakit yang tidak dijamin oleh layanan kesehatan negara. Meski begitu, pemerintah tidak pernah menyebutkan secara spesifik mengenai penyakit apa yang bisa ditanggung maupun tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Di dalam peraturan itu, ada 21 layanan kesehatan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, Bunda.

Berikut ini daftar penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan:

1. Penyakit yang berupa wabah atau kejadian luar biasa.

2. Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti operasi plastik.

3. Perataan gigi seperti behel.

4. Penyakit akibat tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual.

5. Penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri.

6. Penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.

7. Pengobatan mandul atau infertilitas.

8. Penyakit atau cedera akibat kejadian yang tidak bisa dicegah, seperti tawuran.

9. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.

10. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen.

11. Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.

12. Alat kontrasepsi.

13. Perbekalan kesehatan rumah tangga.

14. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.

15. Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.

Masih ada enam jenis penyakit lain yang juga tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Saksikan juga video cara melihat masa aktif BPJS Kesehatan, di bawah ini:

(anm/fir)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK