sign up SIGN UP search

moms-life

Ambeien atau Wasir, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

ANNISAAFANI   |   Haibunda Jumat, 02 Sep 2022 20:31 WIB
Ilustrasi ambeien atau wasir caption
Jakarta -

Ambeien atau wasir adalah pembengkakan atau peradangan pembuluh darah yang terjadi di anus dan ujung usus besar (rektum), Bunda. Tentunya, kondisi ini membuat siapapun yang mengalaminya pasti merasa sangat tak nyaman.

Nah Bunda, kondisi ini bisa terjadi karena ada peningkatan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Selain itu, ada banyak faktor pun yang menjadi alasan atau penyebab munculnya masalah ini, salah satunya yakni mengejan terlalu keras saat buang air besar.

Ambeien

Mengutip HealthLine, ambeien bersifat dalam atau luar. Ambeien dalam berkembang di dalam anus atau rektum, sedangkan ambeien luar berkembang di luarnya.


Masalah yang paling umum terjadi yakni ambeien ekternal. Saat kondisi ini dialami, maka penderita akan merasakan sakit, gatal parah, dan kesulitan duduk.

Penyebab ambeien

Hemorrhoids Disease Pain And Trouble For Adult PersonAmbeien atau Wasir, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov

Berikut beberapa penyebab munculnya ambeien yang perlu Bunda ketahui:

  • Mengejan terlalu keras saat buang air besar.
  • Duduk dalam waktu lama, terutama saat sedang berada di toilet.
  • Mengalami sembelit kronis atau diare.
  • Memiliki riwayat hemoroid dalam keluarga.
  • Kerap mengangkat barang berat secara konsisten.
  • Melakukan hubungan seksual anal yang dapat mengiritasi ambeien.
  • Hamil karena mengakibatkan rahim membesar dan menekan vena di usus besar sehingga menyebabkannya menonjol keluar.
  • Berusia di atas 50 tahun.

Gejala ambeien

Gejalanya yang muncul saat ambeien berbeda-beda, tergantung pada jenisnya. Berikut beberapa di antaranya:

Ambeien dalam:

  1. Pendarahan pada jaringan anus setelah buang air besar.
  2. Terdapat kulit yang keluar dari anus saat buang air besar.

Ambeien dalam:

  1. Timbul rasa gatal luar biasa di sekitar anus.
  2. Ada benjolan yang tidak nyaman atau pembengkakan di dekat anus.
  3. Adanya rasa sakit atau nyeri di sekitar anus terutama saat duduk.
Banner Susu Hamil

Pencegahan

Ambeien bukan penyakit yang berbahaya. Walau begitu, Bunda dan keluarga perlu waspada agar tak mengalaminya.

Untuk mencegah atau menghindari ambeien, berikut beberapa hal yang bisa Bunda dan keluarga dilakukan.

  1. Tidak mengejan terlalu keras saat buang air besar.
  2. Meningkatkan asupan cairan dalam tubuh.
  3. Tidak berlama-lama jongkok atau duduk di toilet saat buang air besar.
  4. Berolahraga secara teratur.
  5. Hindari duduk dalam waktu lama terutama pada permukaan yang keras seperti beton atau ubin.
  6. Konsumsi makanan yang berserat tinggi.

Sebagai informasi, makanan yang mengandung tinggi serat sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, Bunda. Ini bisa melunakkan kotoran sehingga mudah dikeluarkan.

Berikut beberapa rekomendasi makanan berserat yang baik untuk dikonsumsi demi mencegah ambeien:

  1. Gandum utuh.
  2. Beras merah.
  3. Oat.
  4. Buah pir.
  5. Buah plum.
  6. Wortel
  7. Dedak.
  8. Biji-bijian
  9. Suplemen

Tips mengatasi ambeien

Jika Bunda atau keluarga memiliki gejala ambeien, simak beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa sakit berikut:

  1. Tidak menggunakan tisu toilet.
  2. Hindari penggunaan tisu dengan wewangian atau beralkohol.
  3. Hindari semprotan, deodoran, atau douche di area selangkangan.
  4. Hindari olahraga berat dan aktivitas lain yang menyebabkan gesekan.
  5. Hindari pakaian ketat dan kain kasar.
  6. Jaga kebersihan area belakang.
  7. Gunakan perawatan topikal seperti krim, salep, semprotan, dan supositoria dengan hidrokortison.
  8. Minum obat pereda nyeri sesuai kebutuhan, seperti acetaminophen atau ibuprofen.
  9. Duduk di bantal lembut atau bantal donat.
  10. Berendam di air hangat.
  11. Gunakan kompres es atau kompres dingin.

Perawatan ambeien

Ilustrasi wanita ambeien atau wasirAmbeien atau Wasir, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

Dalam beberapa kasus, dokter atau tenaga ahli mungkin merekomendasikan prosedur medis untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Komplikasi ini termasuk pembekuan darah, peradangan, dan infeksi.

Perawatan yang diberikan pada penderita ambeien biasanya tergantung pada jenis dan komplikasi yang dialami. Penderitanya mungkin memerlukan perawatan lebih dari sekali.

Berikut beberapa prosedur yang ditawarkan untuk perawatan ambeien:

  1. Skleroterapi
    Suntikan skleroterapi dapat digunakan untuk mengobati wasir eksternal dan internal. Dokter akan menyuntikkan ambeien dengan larutan kimia yang membuat benjolan menyusut. Suntikan skleroterapi juga dapat digunakan untuk mengobati pembuluh darah kecil yang rusak di area tubuh lainnya. Prosedur ini mungkin memakan waktu beberapa hari ya, Bunda.
  2. Cryotherapy 
    Cryotherapy atau terapi pembekuan ini memfokuskan udara dingin atau gas pada ambeien untuk mengecilkan pembengkakan yang terjadi.
  3. Laser
    Perawatan laser dapat digunakan untuk mengobati ambeien dalam. Prosedur ini bekerja dengan mengeraskan darah di dalam ambeien hingga mengempiskan pembengkakan.
  4. Tromboektomi 
    Tromboektomi adalah prosedur untuk menghilangkan bekuan darah di ambeien luar, Bunda. Dokter akan membuat area tersebut mati rasa, membuat sayatan kecil dan mengeringkannya. Penderitanya mungkin memerlukan jahitan di area tersebut, tergantung pada seberapa besar potongannya.
  5. Ligasi 
    Ini adalah prosedur yang menempatkan satu hingga beberapa gelang karet kecil di sekitar pangkal ambeien dalam untuk memotong sirkulasi darah. Setelah itu, ambeien akan menyusut dalam waktu seminggu.
  6. Operasi
    Jika perawatan lain tidak berhasil atau jika pembengkakan ambeien sangat besar, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi kecil untuk mengangkatnya, Bunda. Penderita ambeien mungkin memerlukan anestesi lokal atau umum (penuh) untuk ini.

Ada dua jenis operasi utama untuk mengatasi ambeien, di antaranya:

  • Hemoroidektomi yakni pengangkatan ambeien yang melibatkan semua jaringan ekstra penyebab ambeien. Metode ini berlaku untuk mengatasi ambeien luar maupun dalam.
  • Stapel yakni prosedur menempatkan staples bedah untuk memblokir aliran darah ke ambeien hingga menyusut sepenuhnya. Cara ini digunakan untuk mengatasi ambeien dalam.

Obat untuk ambeien

Ada beberapa jenis obat yang dapat dipakai dan dijual bebas untuk mengobati gejala ambeien. Namun, penderitanya tetap harus melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum membeli salah satu di antaranya.

Berikut beberapa obat yang direkomendasikan untuk mengatasi gejala ambeien:

  1. Salep witch hazel.
  2. Krim hidrocortison atau supositories. Keduanya digunakan tidak lebih dari seminggu kecuali jika diarahkan oleh dokter.
  3. Lidocain.
  4. Pencahar sebagai pelunak feses (tinja).

Selain itu, dokter mungkin juga akan meresepkan antibiotik jika ada kekhawatiran infeksi.

Untuk dipahami

Ambeien umum terjadi pada orang dewasa, Bunda. Dalam kebanyakan kasus, penyakit ini tidak serius dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Jika hal ini terjadi dan gejalanya tak hilang dalam waktu seminggu atau lebih, maka perlu untuk melakukan konsultasi pada dokter afar tak menjadi lebih parah atau mengalami pendarahan.

Dokter yang menangani mungkin perlu memeriksa area tersebut untuk memastikan tidak mengalami komplikasi. Penderitanya mungkin juga memerlukan perawatan tambahan jika diperlukan.

Apabila ambeien dialami saat hamil atau menyusui, maka dokter mungkin akan menunggu beberapa waktu untuk melakukan perawatan dengan dengan obat-obatan atau prosedur lainnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen. 

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/som)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!