sign up SIGN UP search


moms-life

Tak Berputus Asa, di Usia Tua Mbah Pasiah Jual Sayur Demi Nafkahi Keluarga

Tim berbuatbaik.id   |   Haibunda Kamis, 22 Sep 2022 17:25 WIB
Mbah Pasiah Foto: berbuatbaik.id
Jakarta -

Di pagi yang begitu teduh di kaki Gunung Sumbing, Desa Tanjungsari, Magelang, Mbah Pasiah (70) dengan semangat menggendong keranjang berisi sayur mayur dan lauk pauk untuk dijual.

Langkahnya tak ragu dan mantap meski dia sudah begitu tua dimakan usia. Berkeliling dia menjajakan sayur yang sebelumnya dia beli dari orang dengan berhutang. Dari jualan keliling, Mbah Pasiah hanya mengambil untung Rp 500 hingga Rp 2.000. Jika terlampau tinggi dia mematok harga, Si Mbah takut ditinggal pelanggan.

Mbah Pasiah tidak punya pilihan lain, sebab dia harus menjadi tulang punggung keluarga dan menghidupi anak, menantu dan cucunya karena suaminya telah lama meninggal dunia. Sementara anaknya, Kibtiyah, tak bisa terlalu keras karena sakit dan menantunya hanya tukang ojek.


Si Mbah juga terkadang memetik pucuk teh dan mengolahnya berjam-jam untuk bisa dijual. Proses ini membutuhkan waktu berjam-jam namun bermodal sabar, semua bisa dilalui Mbah Pasiah.

Mbah PasiahMbah Pasiah/ Foto: berbuatbaik.id

"Saya menghidupi dan menikahkan anak saya ya dari pundak (usaha) saya sendiri, banting tulang, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala semua untuk anak-anak. Hidup memang berat, semoga ketika saya diambil Tuhan, semoga saya diberikan jalan yang mudah. Cuma itu keinginan saya," ucap Mbah Pasiah.

Semua dilakukan dengan ikhlas, padahal nenek ini menderita katarak. Sakit ini tak pernah dirasanya. Padahal sering kali dia tidak bisa melihat dan matanya sakit jika dirinya lelah.

"Kalau badan sehat nggak apa-apa, kalau capek ya terasa, kalau lihat jauh nggak bisa. Kalau dekat masih bisa," sambung Si Mbah.

Penderitaan ini dia rasakan dan tahan begitu lama. Tidur pun, Mbah Pasiah harus meringkuk kedinginan karena di beberapa bagian rumah berbilik bambu ini bolong. Tikus-tikus di rumahnya yang menyebabkan kerusakan rumah di sana sini.

Tak hanya itu, rumah tersebut juga tidak memiliki sarana MCK yang memadai. Kalaupun ada tempat untuk sekadar membersihkan diri, lokasinya jauh bersekatan dengan kandang kambing.

Mbah PasiahMbah Pasiah/ Foto: berbuatbaik.id

Dengan berbagai cobaan hidup itu, Kibtiyah, pun tak mampu menahan tangis. Rasa bersalah yang dirasakannya karena tak bisa membantu perekonomian keluarganya. Bukan tanpa alasan, namun sakit pascaoperasi sesar anak keduanya membuat Kibtiyah tak bisa melakukan pekerjaan yang berat. Apalagi suaminya, Slamet yang berprofesi sebagai tukang ojek dengan penghasilan yang tak menentu. Motornya pun boleh meminjam dan dihargai Rp 15 ribu per hari untuk biaya sewa.

"Pinjam pada pamannya nyewa, Rp 15 ribu. Dapatnya kadang Rp 25 ribu, Rp 20 ribu. Kadang gak segitu," jelas Kibtiyah.

Jika sedang bugar, Kibtiyah pun berusaha membantu keluarga dengan mencari kayu bakar atau rumput untuk pakan kambing milik tetangga. Namun tetap saja, terkadang, sekeras apapun berusaha, hidup tak selalu berpihak pada keluarga ini.

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita menjadi orang yang meringankan beban hidup mereka. Tujuannya, keluarga ini tidak lagi tinggal di rumah yang banyak bolong digerogoti tikus dan Kibtiyah bisa mempunyai usaha untuk membantu perekonomian keluarga. Diharapkan juga, suaminya bisa mendapatkan motor pribadi dan tak lagi meminjam untuk mengojek.

Semuanya bisa terwujud jika kita bersama memberikan kebaikan untuk Mbah Pasiah. Cara sederhananya dengan memberikan Donasi melalui berbuatbaik.id

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang diikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

(mul/ziz)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!