HaiBunda

MOM'S LIFE

Hati-hati, Bun! Kenali Gejala Wabah Superbug India

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 14 Oct 2022 13:04 WIB
Hati-hati, Bun! Kenali Gejala Wabah Superbug India/Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong
Jakarta -

Belum lama ini, India menghebohkan seluruh dunia dengan kabar timbulnya wabah baru yang bernama superbug. Saat ini, wabah tersebut telah menyerang ribuan masyarakat di India.

Sebelum munculnya wabah ini, dunia juga digemparkan dengan pandemi COVID-19 yang sampai saat ini masih berkeliaran di antara masyarakat seluruh dunia. Dengan timbulnya pandemi baru di India ini tentu membuat sebagian besar masyarakat di seluruh dunia khawatir.

Kasus wabah superbug India ini pertama kali ditemukan di Rumah Sakit Kasturba, negara bagian Maharashtra, India. Sampai saat ini, ada 1.000 pasien wabah ini yang telah ditampung di seluruh rumah sakit India.


Lalu, apa itu pandemi superbug dan bagaimana cara mengenali gejalanya? Simak penjelasannya berikut ini, ya, Bunda.

Apa itu superbug?

Wabah superbug adalah strain patogen berupa bakteri, virus, parasit, dan jamur yang resisten terhadap antibiotik. Artinya, pantogen ini mengembangkan kemampuannya untuk melawan obat yang biasa diresepkan.

Kondisi tersebut menyebabkan resistensi antibiotik. Beberapa penyakit yang ditimbulkan dari reaksi ini adalah pneumonia, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit.

Sementara itu, Center for Disease Prevention and Control (CDC) Amerika Serikat mencantumkan ada 18 bakteri dan jamur yang resisten terhadap antibiotik.

Siapa saja bisa terkena wabah yang satu ini, terutama seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala superbug

Pada umumnya, gejala wabah ini hampir menyerupai infeksi lainnya. Namun, bagi sebagian orang, infeksi superbug tidak menimbulkan gejala, termasuk pandemi superbug India.

Misalnya, N gonorroeae atau bakteri menular seksual yang sering tidak terdeteksi karena tidak langsung menunjukkan gejala. Jika tidak diobati, gonore dapat merusak sistem saraf dan jantung.

Beberapa gejala umum yang mungkin bisa dikenali adalah demam, kelelahan, diare, batuk, dan nyeri sendi. Gejala ini sama dengan gejala infeksi lainnya, perbedaannya adalah gejala tersebut tidak dapat merespons pemberian antibiotik atau antijamur.

Lalu, kapan Bunda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter ketika merasakan beberapa gejala tersebut?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

(asa/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Audy Item Kembali 'Manggung' Setelah Lama Vakum, Dukungan Terbesar dari Suami

TOPIK TERKAIT

TERPOPULER

Momen Haru Ranty Maria Resmi Menikah, Digandeng Ayah Asal Korsel Menuju Pemberkatan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Daftar Nama Anak yang Bisa Naik di Kapal Pesiar Mewah Gratis

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Cerita Chiki Putri Marissa Haque & Ikang Fawzi Terpilih Jadi Petugas Haji 2026

Mom's Life Amira Salsabila

Baru Menikah? Begini Cara Gabungkan BPJS Kesehatan Suami dan Istri secara Online

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Kurang Serat Selama Kehamilan Bisa Lambatkan Perkembangan Otak Anak

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Marissa Anita dan Andrew Trigg Resmi Cerai Setelah 17 Tahun Menikah

Momen Haru Ranty Maria Resmi Menikah, Digandeng Ayah Asal Korsel Menuju Pemberkatan

Kurang Serat Selama Kehamilan Bisa Lambatkan Perkembangan Otak Anak

Daftar Nama Anak yang Bisa Naik di Kapal Pesiar Mewah Gratis

Baru Menikah? Begini Cara Gabungkan BPJS Kesehatan Suami dan Istri secara Online

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK