HaiBunda

MOM'S LIFE

Ketahui 3 Bahaya Minum Oralit saat Puasa, Ginjal Bisa Rusak Bun

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Sabtu, 01 Apr 2023 13:05 WIB
Ketahui 3 Bahaya Minum Oralit saat Puasa, Ginjal Bisa Rusak Bun/Foto: Getty Images/iStockphoto/ThamKC
Jakarta -

Ada yang memercayai bahwa oralit bisa digunakan untuk doping cairan selama puasa Ramadan. Oralit diyakini bisa menekan rasa haus dan lapar selama satu hari penuh jika dikonsumsi saat sahur atau berbuka, benarkah?

Padahal, menurut dokter spesialis gizi Tan Shot Yen, tak ada hubungan sama sekali antara kemampuan puasa sehari penuh dan minum oralit ketika sahur atau berbuka. Justru, jika oralit diminum tanpa indikasi medis, bisa berbahaya untuk kesehatan.

"Jelas berbahaya. Dia (oralit), kan, kandungan gula dan garam. Kalau diminum orang sehat bisa kelebihan gula dan kelebihan garam," kata Tan saat konferensi pers dengan PB IDI secara daring tentang mitos dan fakta seputar puasa Ramadhan, Jumat (31/3).


Oralit, kata Tan, lazimnya dikonsumsi oleh orang yang mengalami dehidrasi akut. Biasanya, oralit akan diberikan kepada mereka yang mengalami diare parah hingga kekurangan cairan.

Saat puasa orang mungkin saja mengalami dehidrasi. Tapi, bukan jenis dehidrasi akut sebagaimana yang dialami pasien diare.

Oleh karena itu, alih-alih mengandalkan oralit, sebaiknya penuhi kebutuhan cairan saat puasa dengan air mineral dan konsumsi makanan sehat.

Risiko kesehatan minum oralit saat puasa

Lagi pula, kata Tan, ada sejumlah masalah kesehatan yang bisa dialami seseorang jika terus-menerus mengonsumsi oralit tanpa indikasi medis. Berikut beberapa bahaya kelebihan oralit.

1. Jadi lebih haus

Kandungan garam dalam oralit cukup tinggi. Jika orang sehat dengan pola makan teratur selama berpuasa tetap mengonsumsi oralit, tentu akan ada lonjakan natrium dalam tubuhnya.

Menurut Tan, kelebihan garam atau natrium dalam tubuh justru bisa menyebabkan orang tersebut mudah haus. Jadi, alih-alih menekan rasa haus saat berpuasa, oralit justru bikin dahaga semakin tinggi.

2. Mual

Oralit juga bisa bikin orang yang mengonsumsinya mengalami mual. Hal ini merupakan efek dari kandungan gula yang ada di dalam oralit.

3. Kerusakan ginjal

Jika dikonsumsi terus-menerus, oralit bisa menyebabkan kondisi yang cukup berbahaya, terutama bagi kesehatan ginjal.

Kandungan gula dan garam yang cukup tinggi dalam oralit membuat organ tubuh harus bekerja ekstra, termasuk ginjal. Organ satu ini akan bekerja lebih keras dan bisa menyebabkan kerusakan.

"Bisa sangat berbahaya untuk ginjal. Makanya, lebih bijak dalam konsumsi apa pun. Tidak usah oralit, cukup air putih biasa saja," kata dia.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Saksikan video tentang 5 bahan alami jaga kelembapan kulit saat puasa:



(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Rumah Mewah Anang-Ashanty di Cinere Senilai Rp25 Miliar, Sudah Ada yang DP

Mom's Life Amira Salsabila

Seru! Potret Liburan Anggika Bolsterli Bareng Sang Putra ke Vietnam

Parenting Annisa Karnesyia

Pentingnya Skrining Kanker Payudara saat Hamil dan Menyusui

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

11 Kalimat Orang Cerdas Emosional untuk Mendapatkan Keinginannya

Mom's Life Amira Salsabila

Studi Terbaru Sebut Ibu Pengganti atau Surogasi Rentan Alami Gangguan Mental

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Stevia Viral sebagai Pengganti Gula, Benarkah Aman untuk Kesehatan? Kenali Cara Membedakannya

Seru! Potret Liburan Anggika Bolsterli Bareng Sang Putra ke Vietnam

Doctor X Tuai Kontroversi, Petisi ke Majelis Nasional Minta Disetop

Pentingnya Skrining Kanker Payudara saat Hamil dan Menyusui

7 Potret Rumah Mewah Anang-Ashanty di Cinere Senilai Rp25 Miliar, Sudah Ada yang DP

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK