MOM'S LIFE
5 Cara Mengatasi Sakit Perut Setelah Buka Puasa, Makan Makanan Ringan Dulu Bun
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 08 Apr 2023 21:30 WIBSakit perut menjadi salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami sebagian besar umat Islam di bulan Ramadan. Penyakit ini biasanya kambuh setelah waktu berbuka. Akan tetapi, Bunda tak perlu khawatir karena ada beberapa cara mengatasi sakit perut setelah buka puasa.
Hampir seluruh Muslim yang menjalani Ramadan, mungkin akan mengalami beberapa perubahan gaya hidup, seperti perubahan pola tidur dan makan. Perubahan yang terjadi sama bulan puasa ini biasanya menimbulkan masalah kesehatan, seperti pusing, dehidrasi, hingga sakit perut.
Bagi mereka yang berpuasa, perubahan gaya hidup tersebut, bersamaan dengan berkurangnya waktu tidur karena melaksanakan salat malam atau tarawih dan aktivitas lainnya, dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti sakit perut.
Penelitian yang dilakukan oleh the Italian Red Crescent Medical Journal, menunjukkan selama Ramadan, mereka yang berpuasa kemungkinan besar akan mengalami peningkatan sakit perut secara signifikan, terutama setelah waktu berbuka puasa.
5 Cara mengatasi sakit perut setelah buka puasa
Berbagai faktor dapat menyebabkan sakit perut, termasuk banyak faktor gaya hidup atau masalah gizi, seperti asupan makanan, hidrasi, jumlah gerakan, dan tingkat stres.
Akan tetapi, Bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk menghilangkan sakit perut setelah buka puasa.
1. Berbuka puasa dengan makanan ringan
Jendela puasa memperlambat sistem pencernaan dan membuat perut semakin sensitif terhadap makanan. Jika berbuka dengan makanan berat atau yang berukuran besar, perut Bunda akan sulit mencernanya dengan baik dan bisa menyebabkan sakit perut hingga diare, Bunda.
Tak hanya itu, berbuka dengan makanan berlemak atau pedas juga dapat mengganggu proses pencernaan. Bunda perlu makan makanan sederhana dan rendah lemak, seperti buah-buahan, sayuran, dan smoothie.
2. Makan lebih banyak serat
Mendapatkan serat dari sumber alami dan makanan utuh adalah kunci yang tepat untuk menghilangkan sakit perut. Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Maka dari itu, ia memainkan peran besar dalam pencernaan.
Hal ini karena serat secara khusus menambah massa ada tinja, yang memungkinkan pergerakan usus yang lebih lembut. Saat memilih suplemen serat, Bunda tidak mendapatkan manfaat tambahan dari massa ekstra untuk membantu menggerakkan dan melunakkan feses.
3. Minum lebih banyak air
Air dan serat berjalan beriringan. Meningkatkan serat tanpa menambahkan cairan yang cukup dapat menyebabkan lebih banyak sakit perut.
Mungkin sulit untuk memenuhi kebutuhan Bunda terkait asupan cairan selama berpuasa. Maka dari itu, sangat penting minum air secara teratur di malam hari daripada mencoba menegak air secara berlebihan saat sahur atau waktu berbuka.
4. Melatih pernapasan
Melansir dari laman Health, pernapasan diafragma adalah pernapasan lambat dan dalam yang mempengaruhi otak, serta sistem kardiovaskular, pernapasan, dan gastrointestinal melalui modulasi fungi saraf otonom.
Ada banyak manfaat potensial dari latihan pernapasan dan membantu mengatasi sakit perut adalah salah satunya, Bunda.
Cobalah untuk menarik napas dalam-dalam secara teratur setiap hari, dan terutama saat mencoba buang air besar untuk membantu melancarkan buang air besar.
5. Bergerak
Mungkin sulit untuk menemukan motivasi berolahraga selama Ramadan, tetapi berjalan saja dapat membantu mengatasi sakit perut. Cobalah untuk memasukkan jalan kaki 15 menit dua kali sehari untuk menjaga agar segala sesuatunya tetap berjalan kapan pun jadwal memungkinkan.
Nah, itulah beberapa cara mengatasi sakit perut setelah buka puasa yang bisa Bunda lakukan untuk mengurangi rasa nyerinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan juga video asam lambung naik saat puasa yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Obat Sakit Perut Melilit Alami dan Mudah Didapat, Coba Air Kelapa Bun
Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah dan Pinggang
10 Manfaat Cocor Bebek untuk Kesehatan, Atasi Keputihan hingga Cegah Uban
Bunda Wajib Tahu! Seperti Ini Lho Haid yang Normal
TERPOPULER
Potret Rumah Baru Tasya Farasya Mewah dengan Sentuhan Gold, Curi Perhatian saat Lebaran
10 Cara Membawa Keberuntungan ke Rumah Menurut Feng Shui
Curhat Margin W Trauma Body Shaming Sejak Melahirkan, Tak Ingin Terulang Saat Lebaran
7 Pose Anak Artis Bareng Adik untuk Ide Foto Lebaran, Menggemaskan Bun!
Bagikan Foto Lebaran, Deretan Artis Ini Masih Rahasiakan Wajah Anak
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Rumah Baru Tasya Farasya Mewah dengan Sentuhan Gold, Curi Perhatian saat Lebaran
10 Cara Membawa Keberuntungan ke Rumah Menurut Feng Shui
Curhat Margin W Trauma Body Shaming Sejak Melahirkan, Tak Ingin Terulang Saat Lebaran
7 Pose Anak Artis Bareng Adik untuk Ide Foto Lebaran, Menggemaskan Bun!
Penyebab Cuaca Akhir-akhir Ini Panas Menyengat Menurut BMKG
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
'Zombie Plane' Jadi Salam Perpisahan Chuck Norris
-
Beautynesia
Di Balik Air Matanya, Ini 5 Kepribadian Orang yang Mudah Menangis Menurut Psikolog
-
Female Daily
Snake Print Jeans & The Rally Movement Wardrobe I Didn’t See Coming
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Zayyan XODIAC, Idol KPop asal Indonesia Rayakan Idulfitri di Korea
-
Mommies Daily
Perempuan dan Invisible Labor: Kerja Tak Terlihat yang Lelahnya Nyata