MOM'S LIFE
7 Cara Menyimpan dan Menghangatkan Makanan Sisa Lebaran, Tetap Enak & Tak Mubazir
Nanie Wardhani | HaiBunda
Senin, 24 Apr 2023 11:15 WIBMomen Lebaran atau Idul Fitri pasti dimeriahkan dengan makanan khas Lebaran yang beragam. Tak jarang Bunda masak banyak meski pada akhirnya makanan tersebut menyisa. Agar tidak mubazir, Bunda harus tahu cara menyimpan dan menghangatkan makanan sisa lebaran.
Makanan khas Lebaran seperti sayur godok, opor, dan rendang merupakan tipe makanan yang mengandung santan dan berlemak. Seperti Bunda ketahui, makanan berlemak biasanya cepat basi ya, Bunda.
Untuk itu, alangkah lebih baik jika Bunda memasak secukupnya agar segera habis. Namun jika ternyata memang masih menyisa, setidaknya simpan lah makanan sisa lebaran dengan cara yang tepat.
Cara menyimpan dan menghangatkan makanan sisa lebaran
Nah, agar makanan tidak tersisa dan mubazir terbuang, berikut adalah 7 cara menyimpan dan menghangatkan makanan sisa Lebaran agar tetap enak menurut BBC Goodfood.
1. Memilih wadah penyimpanan yang tepat
Penting untuk memilih wadah penyimpanan yang tepat agar makanan tetap segar dan enak. Hindari menggunakan wadah plastik atau kertas, karena keduanya dapat menyerap kelembaban dan membuat makanan cepat basi.
Wadah penyimpanan yang baik dan tepat akan membantu menjaga kualitas makanan sisa Lebaran. Bunda bisa memilih wadah yang kedap udara, kedap air, dan mudah dibersihkan, seperti wadah kaca dengan penutup rapat.
Bunda juga disarankan untuk tidak menggunakan wadah dari bahan yang tidak aman, seperti plastik yang terbuat dari bahan yang mengandung BPA (Bisphenol A), karena dapat berbahaya bagi kesehatan.
2. Menghilangkan udara dari wadah penyimpanan
Udara dalam wadah penyimpanan dapat membuat makanan cepat rusak dan basi. Sebelum menyimpan makanan, pastikan udara di dalam wadah telah dihilangkan.
Cara termudah yang bisa Bunda lakukan adalah dengan menggunakan alat penyedot udara atau memasukkan makanan ke dalam wadah dengan rapat.
Udara dapat membuat makanan menjadi cepat basi atau rusak. Sebelum menyimpan makanan sisa Lebaran ke dalam wadah, pastikan udara di dalam wadah tersebut telah dihilangkan dengan baik.
Caranya, letakkan makanan di dalam wadah dan tekan-tekan wadah hingga udara keluar dan wadah tertutup rapat.
3. Menyimpan makanan di tempat yang tepat
Makanan sisa Lebaran harus disimpan di tempat yang tepat agar tetap segar dan enak. Hindari menyimpan makanan di tempat yang terlalu panas atau lembab, seperti di bawah sinar matahari langsung atau di dapur yang basah.
Setelah dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan yang tepat, pastikan makanan sisa Lebaran disimpan di tempat yang tepat. Makanan yang mudah basi, seperti daging, ikan, atau telur, sebaiknya disimpan di dalam kulkas atau freezer dengan suhu yang sesuai.
4. Menjaga kebersihan dan keamanan makanan
Pastikan makanan yang disimpan dalam wadah penyimpanan telah dihangatkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Setelah itu, pastikan wadah tersebut dalam kondisi bersih dan kering sebelum dimasukkan ke dalam kulkas atau freezer.
Jangan biarkan makanan terlalu lama di dalam suhu ruang, karena dapat membuat bakteri berkembang biak dan membuat makanan cepat basi.
5. Menghangatkan makanan dengan cara yang tepat
Cara menghangatkan makanan sisa juga sangat penting agar tetap enak dan lezat. Hindari menghangatkan makanan di microwave terlalu lama atau terlalu panas, karena bisa membuat makanan menjadi kering dan tidak enak.
Bunda bisa hangatkan makanan dalam oven atau kompor dengan suhu yang sedang, lalu tambahkan sedikit air atau kaldu untuk menjaga kelembapan makanan.
Untuk menghangatkan makanan sisa Lebaran menggunakan microwave, pastikan suhu dan waktu yang tepat agar makanan tidak menjadi terlalu kering atau terlalu matang.
6. Menambahkan bahan segar saat menghangatkan makanan
Agar makanan sisa Lebaran tetap segar dan lezat, Bunda juga bisa menambahkan bahan segar saat menghangatkan makanan. Misalnya, Bunda bisa menambahkan bahan-bahan segar atau bumbu penyedap saat menghangatkan makanan.
7. Mengkonsumsi makanan sisa dengan cepat
Hal ini karena meskipun telah disimpan dan dihangatkan dengan baik, makanan sisa Lebaran tetap memiliki batas waktu konsumsi yang tidak terlalu lama.
Semakin lama makanan disimpan, semakin besar kemungkinan makanan tersebut terkontaminasi oleh bakteri dan berpotensi menyebabkan keracunan makanan.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan sisa dalam waktu 2-3 hari setelah disimpan atau dihangatkan. Jangan biarkan makanan terlalu lama di suhu ruang atau di dalam kulkas atau freezer, karena dapat membuat makanan cepat basi atau rusak.
Lebih baik menyimpan makanan dalam porsi yang kecil dan menghangatkannya hanya saat akan dikonsumsi.
Selain itu, ada beberapa tanda bahwa makanan sisa yang Bunda simpan sudah tidak layak makan. Sehingga, sebaiknya Bunda tidak mengonsumsinya. Beberapa tandanya di antaranya adalah:
- Bau yang tidak sedap
- Makanan berubah warna
- Tekstur yang berubah
- Terdapat jamur pada makanan
- Rasa yang tidak enak
Jika Bunda mendapati adanya tanda-tanda di atas, sebaiknya segera buang makanan tersebut untuk mencegah terjadinya keracunan makanan. Jangan lupa bersihkan tempat penyimpanan makanannya sampai tuntas ya, Bunda.
Itulah cara menghangatkan makanan sisa lebaran agar tetap enak. Semoga informasinya bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
Tutorial Makeup Simple untuk Idul Fitri, Lebaran Tampil Fresh dan Natural Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Benda yang Tidak Boleh Disimpan di Atas Kulkas Menurut Ahli
8 Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Disimpan di Freezer, Bikin Penyakit Bun
Punya Lauk Sisa? Ini 13 Cara Menyimpan Makanan Matang di Kulkas agar Tak Basi
7 Cara Menyimpan Bahan Makanan agar Awet & Irit Uang Belanja
TERPOPULER
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Catokan Curl Titanium: Beneran Bisa Hasilkan Korean Wave?
-
Beautynesia
Profil dan Pekerjaan Mazaki Ahmad, Pria yang Resmi Menikahi Dea Annisa
-
Female Daily
Usual Parfums × Barasuara “Hitam dan Biru”: Saat Lagu Menjadi Aroma
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tarte Cosmetics Resmi Hadir di Indonesia, Membawa Makeup Best Seller
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love