HaiBunda

MOM'S LIFE

Dokter Bantah Hajar Aswad Disebut Jadi Media Penularan HIV/AIDS, Ini Penjelasannya Bun

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Kamis, 11 May 2023 15:15 WIB
Ilustrasi/Foto: AP/Amr Nabil
Jakarta -

Sejak beberapa waktu yang lalu, ada konten viral terkait Hajar Aswad, Bunda. Dalam konten berupa video ini, terlihat seorang pria mencium batu tersebut berulang kali.

Namun yang menjadi bahan perbincangan, video ini menyebut Hajar Aswad menjadi media penularan berbagai penyakit penyakit berbahaya, Bunda. Salah satu penyakit yang diungkap dalam video tersebut yakni HIV/AIDS.

"Batu hitam Di Kotak Kubus di Arab sana..telah menjadi tempat penularan penyakit bagi penciumnya. Ente bayangkan jika si gundul jorok ini mengidap TBC..atau COVID..atau HIV," tulis akun Pan** Ana**** dalam unggahan Facebook-nya.


"Terus kamu masih berlomba lomba antri belasan tahun..jual harta benda ..hanya demi bisa mencium batu tempat penularan penyakit ini..???," lanjut unggahan tersebut.

Tanggapan ahli

Hajar Aswad merupakan batu yang sangat dihormati umat Muslim. Bagi yang melaksanakan haji dan umrah melakukan tawaf, jamaah disunahkan mencium Hajar Aswad seperti yang diamalkan Nabi Muhammad SAW.

Menanggapi pendapat tentang Hajar Aswad yang disebut sebagai media penularan penyakit, pakar penyakit dalam dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban SpPD lantas angkat suara.

Dari sisi ilmiah, menurutnya hingga saat ini belum ada bukti bahwa mencium Hajar Aswad bisa menjadi media penularan HIV-AIDS, Bunda.

"Terkait dengan mencium batu, hingga saat ini pun tidak ada bukti bahwa mencium batu kemudian cium orang lain bisa sebabkan penularan HIV," tulis Prof Zubairi dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu, Prof Zubairi turut menegaskan HIV/AIDS dapat ditularkan melalui hubungan seksual, pemakaian jarum suntik secara bergantian oleh pengguna narkoba, transfusi darah yang terkontaminasi, dan ibu hamil yang positif ke bayinya. Ia juga menambahkan bahwa berciuman tidak menularkan HIV-AIDS, kecuali ada kondisi tertentu.

"Demikian pula dengan berciuman. Tidak menularkan HIV kecuali kalau deep kissing (berciuman menggunakan lidah), kalau dua-duanya ada sariawan. Nah itu ada risiko walaupun belum ada bukti cukup kuat," ungkap Prof Zubairi.

Maka dari itu, ia menyimpulkan bahwa batu yang dicium oleh jutaan orang tersebut bukanlah media penularan HIV/AIDS. Prof Zubairi pun menambahkan, mencium Hajar Aswad bukanlah syarat sah ibadah haji.

"Sehingga tidak benar bahwa menciumi batu yang diciumi orang lain bisa terinfeksi HIV," katanya lagi.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! 

Simak juga kisah Hages Budiman, orang dengan HIV yang lahirkan 3 anak berstatus negatif dalam video berikut:



(AFN/AFN)

TOPIK TERKAIT

TERPOPULER

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

Mom's Life Arina Yulistara

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna

Terpopuler: Potret Mawar Eva de Jongh Wisuda S1

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK