HaiBunda

MOM'S LIFE

Dulu Anak Sopir Bajaj, Kini Endang Kumalasari Sukses Jadi Miliarder

ANNISAAFANI   |   HaiBunda

Jumat, 30 Jun 2023 08:15 WIB
Endang Kumalasari/ Foto: YouTube/TRANS7OFFICIAL
Jakarta -

Endang Kumalasari kini sukses menjadi miliarder dari bisnis di bidang properti. Tak banyak yang tahu, Endang dulunya adalah anak sopir bajaj, Bunda.

Belum lama ini, Endang membagikan kisah masa lalunya yang serba susah. Pengalaman terdahulu itu menjadi salah satu motivasinya untuk terus maju dan berharap semua itu tak dialami anak-anaknya.

Saat mengalami kesulitan hidup, Endang pernah bercita-cita untuk bisa menjadi orang sukses. Endang kecil tidak bisa mendapatkan yang diinginkan karena tidak memiliki uang.


"Cerita masa sulit waktu kecil. Saya berpikir enggak kepingin susah lagi, karena jadi orang susah itu enggak enak," ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL.

"Mau punya sesuatu, enggak punya uang. Dan saya bermimpi untuk bisa jadi orang sukses," sambungnya.

Kisah mendiang ayah seorang supir bajaj

Mendiang ayah Endang pernah bekerja sebagai seorang sopir bajaj. Kesehariannya selalu sama, yakni pergi pagi dan pulang malam untuk membawa penumpang, lalu menyetorkan hasil kerjanya pada pemilik bajaj.

"Bapak saya sopir bajaj dan sekarang sudah meninggal, tahun 2005. Kesehariannya memang sopir bajaj yang pergi pagi pulang sore. Bajajnya bukan milik sendiri, ada bosnya, dan setoran," ujarnya.

Saat membicarakan kenangan tersebut, Endang turut menceritakan hal kurang tepat yang pernah dilakukan sang ayah. Dahulu, ayahnya tak bekerja setiap hari. Jika dalam satu hari ia mendapat uang yang cukup, maka keesokan harinya ia akan diam di rumah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab perekonomian keluarga mereka tak kunjung membaik. Untuk menutupi kebutuhan keluarga, ibunda Endang juga harus berusaha dengan menjual es.

"Jeleknya, Bapak saya waktu itu ketika sudah dapat uang setoran besoknya enggak narik lagi. Karena sudah merasa cukup. Mama paling membantu untuk jualan es dan saya yang membantu jualan es. Masukin ke warung-warung, terus jualan keliling," bebernya.

Bangkit dari minus

Kesuksesan Endang hari ini berawal dari langkah pertama yang serba kekurangan, Bunda. Bisa dikatakan, ia menjalani proses tersebut dengan berdarah-darah.

"Jadi saya berangkat dari minus. Untuk menjadi nol itu perlu proses berdarah-darah," katanya.

Endang bahkan mengungkit bahwa ada momen yang membuat ia merasa sedih karena hidup miskin saat kecil. Kala itu, ia harus ikhlas kehilangan sang adik karena sakit dan tak ada biaya untuk berobat.

"Kehilangan adik, meninggal karena waktu (sakit) mau berobat itu enggak punya uang. Saya sebenarnya empat bersaudara, jadi tinggal tiga karena yang nomor tiga meninggal."

Simak kelanjutannya di halaman berikut ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! 

(AFN/fir)
SUKSES DI BISNIS PROPERTI

SUKSES DI BISNIS PROPERTI

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Cerita Bunda Dinda Anggota Komunitas Haibunda Squad Membangun Bisnis Mainan Montessori

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Cara Mendisiplinkan Anak dengan Baik & Tanpa Dimarahi

Parenting Kinan

3 Hal setelah Melahirkan yang Bisa Menghambat Proses Menyusui

Menyusui Azhar Hanifah

7 Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Sulit Dipalsukan, Kamu Punya?

Mom's Life Elia Amaliana

Terpopuler: Potret Putra Hengky Kurniawan Menang Lomba Matematika

Mom's Life Amira Salsabila

Kenali Tahapan Suasana Hati yang Dialami Ibu Hamil di Trimester 1, 2, hingga 3

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Aci Resti Lebih Pilih Seserahan Buku dan Pulpen saat Nikah, Ungkap Makna di Baliknya

7 Cara Mendisiplinkan Anak dengan Baik & Tanpa Dimarahi

3 Hal setelah Melahirkan yang Bisa Menghambat Proses Menyusui

7 Fakta di Balik Isu Ha Young, Kontroversi Kakek Buyut hingga Promosi 'Our Sticky Love' Dibatalkan

Kenali Tahapan Suasana Hati yang Dialami Ibu Hamil di Trimester 1, 2, hingga 3

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK