MOM'S LIFE
Mengenal Patikan Kebo, Tanaman Gulma yang Kaya Manfaat Termasuk Bisa Atasi Bronkitis
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 27 Jul 2023 03:00 WIBTanaman patikan kebo atau yang memiliki nama latin Euphorbia hirta merupakan tumbuhan perdu berbulu yang banyak ditemukan tumbuh di pinggir jalan di belahan dunia tropis. Gulma ini juga populer karena khasiatnya yang bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan.
Patikan kebo sering digunakan sebagai ramuan obat karena struktur kimianya yang unik dan efeknya yang kuat pada tubuh manusia. Ini telah digunakan secara tradisional selama ribuan tahun, dan penelitian juga sedang berlangsung untuk sepenuhnya memahami potensi manfaat tanaman ini.
Semua bagian pada tanaman ini efektif dengan caranya sendiri dan digunakan untuk penyakit tertentu. Daun, bunga, dan getahnya dari tumbuhan gulma ini digunakan dengan cara dan bentuk yang berbeda-beda, tergantung pada penyakit yang dihadapi.
Melansir dari laman WebMd, tanaman ini digunakan untuk gangguan pernapasan, demam berdarah, masalah pencernaan, diare berat, dan banyak kondisi lainnya, namun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan ini.
Manfaat kesehatan tanaman patikan kebo
Sebagai tanaman yang dapat dengan mudah dikategorikan sebagai gulma atau diberhentikan sebagai tumbuhan liar, patikan kebo menawarkan banyak sekali manfaat kesehatan, meliputi:
1. Meredakan asma
Salah satu penggunaan gulma tertua yang paling dikenal terutama dalam praktik pengobatan tradisional seperti Ayurveda adalah sebagai antiasthmatic. Meskipun tidak ada penelitian yang cukup untuk mengutip ini sebagai solusi untuk asma, Bunda.
Patikan kebo berfungsi sebagai sistem manajemen gejala yang efektif. Tanaman ini memiliki efek relaksasi pada sistem bronkial, sehingga memudahkan sistem pernapasan menjadi lebih rileks.
2. Mengatasi masalah gastrointestinal
Terlepas dari apa yang membuatnya disebut sebagai tanaman gulma asma, bisa dibilang manfaat kesehatan populernya yang kedua adalah kemungkinan bantuan dari masalah pencernaan.
Patikan kebo diyakini dapat bekerja dengan baik melawan diare, sembelit, parasit usus, mual, muntah, mulas, dan tukak lambung. Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam ulasan Pharmacognosy menemukan bahwa quercitrin, glikosida flavonoid dalam gulma asma bekerja sebagai anti diare pada tikus.
3. Menyembuhkan luka
Salep yang terbuat dari tanaman ini dapat dioleskan langsung ke kulit pada bisul, luka, ruam, luka bakar, dan luka lainnya. Solusi ini dapat mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang aliran darah ke kulit, merangsang pertumbuhan kembali sel-sel baru, dan menyumbangkan kapasitas antioksidannya untuk membuat kulit tampak lebih sehat.
Ini dapat menghilangkan tanda-tanda penuaan dan mengurangi munculnya keriput dan kerusakan akibat sinar matahari juga.
4. Memiliki sifat anti malaria
Tanaman, serta akarnya, mungkin memiliki sifat anti malaria, yang membuat tanaman ini sangat berguna di cuaca tropis yang paling umum. Kualitas tanaman juga diberikan oleh quercetin, menurut sebuah penelitian.
Efek samping menggunakan patikan kebo untuk pengobatan
Meski dianggap mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan, ketika menggunakannya Bunda juga bisa merasakan efek sampingnya seperti berikut ini.
1. Ketika diminum
Tidak ada cukup informasi yang dapat dipercaya untuk mengetahui apakah tanaman patikan kebo itu aman untuk dikonsumsi atau tidak. Akan tetapi, tanaman ini dapat menyebabkan efek samping seperti mual dan muntah.
2. Ketika dioleskan ke kulit
Tidak ada informasi yang cukup juga untuk dipercaya terkait keamanan tanaman patikan kebo. Ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau menimbulkan reaksi alergi, Bunda.
Nah, itulah beberapa hal yang perlu Bunda ketahui dari tanaman patikan kebo dengan sejumlah manfaat kesehatannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Belanja kebutuhan rumah tangga di Lazmall Daily, tempat belanja kebutuhan harian dari berbagai toko hanya bayar 1 ongkir!
Saksikan juga video cara menanam temulawak yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)Simak video di bawah ini, Bun:
Cara Menanam Temulawak, Rempah yang Bermanfaat untuk Kesehatan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
13 Jenis Tanaman Obat yang Sebaiknya Ditanam di Rumah, Punya Sejuta Manfaat
Mengenal English Ivy, Tanaman Hias Penyerap Polusi yang Bisa Redakan Batuk
Mengenal Cordyceps, Jamur Langka yang Bisa Menunda Penuaan
Mengenal Bunga Kitolod dan Manfaatnya, Bisa Sembuhkan Katarak?
TERPOPULER
Prediksi Awal Ramadhan 2027 & Jadwal Libur Lebaran 1448 H
Istri Eks Menkeu Pilih Jualan Nasi Bungkus usai Suami Dicopot Presiden
Senang Membukakan Pintu untuk Orang Lain? Ternyata Simpan Ciri Kepribadian Ini
Bayi Lahir Kecil, Benarkah Pengaruhi Kecerdasan Anak?
Momen Bahagia Leony Dilamar Kekasih Bule, Cincin Curi Perhatian
REKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tom Holland Jadi Aktor dengan Pendapatan Tertinggi, Segini Angkanya
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Prediksi Awal Ramadhan 2027 & Jadwal Libur Lebaran 1448 H
Bayi Lahir Kecil, Benarkah Pengaruhi Kecerdasan Anak?
Senang Membukakan Pintu untuk Orang Lain? Ternyata Simpan Ciri Kepribadian Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Beli Ransel? Pilih Sesuai Aktivitas Biar Nggak Salah
-
Beautynesia
3 Cara Mengenali Orang yang Benar-benar Bahagia atas Pencapaianmu
-
Female Daily
5 Parfum Timur Tengah dengan Aroma Feminin yang Wajib Kamu Coba
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Influencer Dilarikan ke RS Usai Cukur Bulu Kemaluan, Hampir Kehilangan Nyawa
-
Mommies Daily
8 Acara Weekend 18-20 September 2026 di Jakarta, Korea Travel Fair hingga Jakarta Dessert Week