MOM'S LIFE
Perbedaan Mata Minus & Katarak yang Menyebabkan Penglihatan Buram
Annisa Afani | HaiBunda
Selasa, 05 Dec 2023 14:09 WIBMata merupakan salah satu dari lima panca indera yang menunjang kehidupan manusia. Sayangnya, beberapa faktor dapat menjadi penyebab kesehatan terganggu dan mengakibatkan mata menjadi buram.
Penglihatan buram sendiri kerap dikaitkan dengan masalah mata minus dan mata katarak. Meskipun sama-sama membuat penglihatan menjadi tidak jelas, namun keduanya merupakan kondisi yang sangat berbeda.
Jika Bunda atau anggota keluarga mengalami penglihatan buram, maka penting untuk segera melakukan pemeriksaan. Jika cepat diperiksa, maka bisa mendapat penanganan yang tepat dan pengobatan yang sesuai.
Perbedaan mata minus dan katarak
Bunda ingin tahu perbedaan dua kondisi tersebut? Simak penjelasan berikut ini, ya.
Mata minus
Mata minus atau yang juga dikenal sebagai rabun jauh merupakan kondisi yang dikenal sebagai miopia, Bunda. Ini merupakan kondisi yang sangat umum terjadi.
Sebagaimana yang Bubun rangkum dari rilis yang dikeluarkan oleh KMN EyeCare, keadaan ini membuat seseorang mengalami kesulitan melihat objek jauh dengan jarak tertentu cenderung jauh.
Rilis yang ditinjau oleh Dr. Maria Magdalena Purba, SpM juga menyebut bahwa masalah mata minus terjadi ketika berkas cahaya yang masuk ke mata jatuh sebelum mencapai retina, sehingga gambar yang difokuskan terbentuk di depan retina. Kondisi seperti ini menghasilkan gambar yang kabur saat mata seseorang melihat objek yang jauh.
Penyebab utamanya yakni bentuk bola mata yang lebih panjang dari ukuran biasa atau bentuk mata yang lebih oval, Bunda. Selain itu, disebut juga bahwa genetik turut menjadi faktor yang memainkan peran penting dalam perkembangan kondisi tersebut.
Secara umum, masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak yang dirancang khusus untuk mengoreksi gangguan penglihatan. Terbaru, ada teknologi yang disebut tindakan lasik.
Mata katarak
Mata katarak adalah kelainan mata yang terjadi ketika lensa mata mengalami kekeruhan. Kondisi ini dapat menyebabkan tajam penglihatan menurun, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, dan perubahan dalam persepsi warna.
Proses perkembangan katarak terjadi secara perlahan-lahan dan bisa terjadi pada satu atau kedua mata sekaligus. Gejalanya mungkin tidak terlalu mengganggu pada tahap awal, tetapi seiring berjalannya waktu akan semakin buram seperti berkabut hingga tidak dapat melihat.
Mata katarak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari penuaan, paparan sinar matahari berlebihan, cedera mata, penggunaan obat-obatan tertentu, juga faktor genetik. Perawatan katarak umumnya melibatkan pembedahan penggantian lensa mata yang keruh dengan lensa buatan yang transparan.
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa perbedaan utama dari kondisi tersebut yakni sumber masalahnya dan proses perjalanan penyakitnya. Mata minus adalah kelainan refraktif, terjadi pada fokus cahaya yang memasuki mata karena bentuk anatomi bola mata yang lebih panjang dari ukuran normal. Sementara katarak, masalah terjadi pada lensa mata menjadi keruh.
Mengenali perbedaan antara keduanya adalah langkah pertama untuk memahami gangguan penglihatan dan mendapatkan perawatan yang tepat. Jika Bunda dan keluarga mengalami gejala awal penglihatan yang mulai buram, segera konsultasikan dengan profesional mata yang berpengalaman untuk mendapatkan perawatan yang tepat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(AFN/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
Catat Bun, Ini Prosedur Periksa Mata Minus pada Anak di Puskesmas dan Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Dengan Mata Katarak, Nenek Tami Menjaja Kue dalam Redupnya Cahaya
5 Gejala Katarak yang Jarang Disadari, Salah Satunya Sulit Kenali Warna
Cerita Trie Utami Rawat Ibunda yang Mengidap Katarak di Usia 93 Tahun
TERPOPULER
Dahulu Hangus Kini Mewah: Rumah Bekas Kebakaran Ini Masuk Jajaran Desain Terbaik Luar Negeri
Terbukti di 40 Ribu Pasangan, Psikolog Ungkap 1 Kalimat yang Bisa Bikin Hubungan Harmonis
Hydrocortisone untuk Bayi: Penggunaan, Dosis, Manfaat & Efek Samping
7 Ciri Anak Social Butterfly, Sosok Percaya Diri dan Mudah Bergaul
4 Cara Menghadapi Anak Tantrum di Tempat Umum, Coba Lakukan Ini Bun
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Perempuan Berkualitas Tinggi yang Selalu Dihormati dan Dikagumi Orang Lain
Curi Perhatian, Model Korea Sora Choi Pamer Baby Bump Kehamilan di Runway
Gempa M 7,7 di Filipina Picu Tsunami di Sejumlah Wilayah RI, Simak 5 Faktanya Bun
Hydrocortisone untuk Bayi: Penggunaan, Dosis, Manfaat & Efek Samping
Dahulu Hangus Kini Mewah: Rumah Bekas Kebakaran Ini Masuk Jajaran Desain Terbaik Luar Negeri
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pilih Jadi Kuli Bangunan, Anak Wali Kota Tidore Tak Mau Gunakan Privilege Ayah Pejabat
-
Beautynesia
6 Tips agar Tidak Mudah Terbangun Tengah Malam
-
Female Daily
Benarkah Hot Mat Pilates Bisa Bikin Flek Hitam? Ini Kata Dokter!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sudah Mandi dan Pakai Deodoran tapi Masih Bau Badan? Ini Penyebabnya
-
Mommies Daily
6 Sleeper Bus Jakarta-Bali Terbaik: Harga, Fasilitas Premium, dan Rute Jawa-Bali