MOM'S LIFE
5 Tanaman Herbal untuk Bantu Kurangi Gejala Darah Rendah
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 06 Jan 2024 17:00 WIBTekanan darah rendah dapat menyebabkan seseorang mengalami pusing dan gejalanya lainnya. Jika mengalami masalah kesehatan ini, Bunda bisa mengobatinya dengan mengonsumsi beberapa ramuan yang terbuat dari tanaman herbal.
Masalah kesehatan yang satu ini dikenal juga sebagai hipotensi, memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah dibandingkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah rendah menyebabkan aliran darah ke jantung, otak, dan organ vital lainnya tidak mencukupi.
Kondisi ini dapat menimbulkan gejala yang tidak nyaman seperti kaki dan tangan terasa dingin, kurang konsentrasi, kepala berdenyut, dan gangguan penglihatan sementara.
Perubahan gaya hidup, seperti minum banyak cairan, menggunakan stoking kompresi, dan makan lebih banyak garam, dapat membantu meningkatkan tekanan darah. Selain itu, Bunda juga bisa mencoba pengobatan alami dengan memanfaatkan tanaman herbal.
5 tanaman herbal untuk obati darah rendah
Dokter mungkin merekomendasikan pola makan yang tepat dan tindakan pencegahan untuk meningkatkan kembali tekanan darah. Akan tetapi, Bunda juga bisa mengatasi penyakit tersebut dengan mengonsumsi atau mengoleskan obat alami.
Jika mengalami hipotensi, Bunda bisa menggunakan beberapa tanaman herbal berikut ini untuk mengurangi gejalanya:
1. Daun kemangi
Tanaman yang sering digunakan sebagai tambahan penyedap masakan ini juga dipercaya mampu mengobati berbagai masalah kesehatan. Kaya akan vitamin C, potasium dan magnesium, yang bermanfaat untuk tekanan darah rendah dan menjaga tekanan darahnya.
Kemangi mengandung antioksidan eugenol, yang membantu meningkatkan tekanan darah rendah dan menurunkan kadar kolesterol.
Mengonsumsi 5-6 lembar daun kemangi saat perut kosong dapat mengurangi hipotensi dan menyeimbangkan tekanan darah.
2. Rosemary
Menjadi tanaman yang sangat kuat, dapat mengatasi berbagai kondisi, tanaman ini juga digunakan untuk meningkatkan tekanan darah rendah.
Rosemary mengandung beberapa minyak esensial, di antaranya adalah kapur barus, yang digunakan sebagai obat rumahan untuk tekanan darah rendah. Kapur barus merangsang sistem pernapasan dan meningkatkan sirkulasi darah. Bunda bisa mengoleskannya secara topikal jika terjadi hipotensi.
3. Lavender
Minyak esensial adalah obat alami yang dapat membantu pengobatan tekanan darah rendah melalui aroma dan fungsinya yang luar biasa.
Lavender menjadi salah satu minyak esensial yang bisa Bunda gunakan untuk mengatasi tekanan darah rendah. Dalam mengatasi tekanan darah rendah, Bunda bisa mencoba aromaterapi lavender. Ini akan merangsang sirkulasi darah dalam tubuh dan membantu mengatasi sakit kepala yang bisa terjadi ketika tekanan darah rendah.
4. Teh hijau
Melansir dari laman CNN Indonesia, teh hijau juga termasuk salah satu tanaman herbal yang efektif membantu mengatasi tekanan darah rendah. Hal ini karena mengandung kafein.
Pada dasarnya, tak diketahui dengan pasti bagaimana mekanisme kafein dalam membantu mengatasi darah rendah. Hanya saja, kafein diyakini dapat memblokir hormon yang bertanggung jawab untuk menjaga arteri atau pembuluh darah tetap melebar.
5. Ginseng
Tanaman herbal lainnya yang bisa Bunda gunakan sebagai pengobatan tekanan darah rendah adalah ginseng. Bahan dapur yang satu ini dapat membantu Bunda meningkatkan tekanan darah meski dalam dosis yang rendah. Hal ini berlaku juga pada orang dengan hipotensi.
Akan tetapi, ketika mengonsumsi air rebusan ginseng saat tekanan darah normal Bunda disarankan untuk berhati-hati. Sebab, itu akan memicu peningkatan tekanan darah.
Nah, itulah beberapa jenis tanaman herbal yang bisa Bunda manfaatkan untuk pengobatan tekanan darah rendah. Sebelum mengonsumsinya, pastikan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ya, Bunda. Semoga bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Fakta Tentang Tanaman Desember, Bunga yang Hanya Mekar Setahun Sekali
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Daun Penghancur Lemak untuk Menurunkan Berat Badan
23 Tanaman Herbal untuk Menyembuhkan Berbagai Penyakit, Pilihan Obat Alami
9 Tanaman Herbal untuk Sakit Perut, Pilihan Alami Tanpa Obat
Tak Hanya Cantik Jadi Hiasan, 6 Tanaman Ini Juga Bisa Jadi Obat
TERPOPULER
6 Zodiak Dikenal Paling Humble, Pantang Bicara Sombong
5 Potret Outfit Aisha Anak Selebgram Miskah Shafa Curi Perhatian Netizen, Bikin Gemas!
Suami Bule Setia Temani Anggun Syuting di Gunung Kidul, Rela Panas-panasan & Digigit Nyamuk
Penyebab Bukaan Melahirkan 1 hingga Lengkap Berjarak Lama seperti Alyssa Daguise
10 Rekomendasi Tanaman Hias Artifisial yang Cocok Percantik & Segarkan Rumah
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Merek Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Anti Lemas & Bikin Bayi Cerdas
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Panci Listrik Serbaguna yang Bagus, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
6 Zodiak Dikenal Paling Humble, Pantang Bicara Sombong
5 Potret Outfit Aisha Anak Selebgram Miskah Shafa Curi Perhatian Netizen, Bikin Gemas!
10 Rekomendasi Tanaman Hias Artifisial yang Cocok Percantik & Segarkan Rumah
9 Resep Menu MPASI 9 Bulan Berkuah untuk Anak yang Susah Makan
Penyebab Bukaan Melahirkan 1 hingga Lengkap Berjarak Lama seperti Alyssa Daguise
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Nikmatnya Soto Brokot Kikil, Sate Kikil yang Lembut Bikin Nagih
-
Beautynesia
5 Manfaat Rutin Minum Air Rebusan Cengkeh di Pagi Hari
-
Female Daily
Tampil Iconic sebagai Seong Huiju, Lirik 5 Outfit IU di ‘Perfect Crown’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Risa Dewi, Ibu Alyssa Daguise Setia Dampingi Kelahiran Cucu Pertama
-
Mommies Daily
15 Psikolog Keluarga di Jakarta dan Tempat Praktiknya untuk Mengatasi Konflik Keluarga