HaiBunda

MOM'S LIFE

Kisah Amadea, Mahasiswi UIN Raih IPK Tertinggi yang Belajar 14 Jam Sehari

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Senin, 29 Jan 2024 20:22 WIB
Kisah Amadea, Mahasiswi UIN Raih IPK Tertinggi yang Belajar 14 Jam Sehari/Foto: Getty Images/iStockphoto/Chaichan Pramjit
Jakarta -

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kerap menjadi patokan kesuksesan mahasiswa selama kuliah. Sehingga, lulus dengan indeks IPK tertinggi dianggap sebagai pencapaian berharga bagi seseorang.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Amadea Azzahra Sonia Pertiwi. Ia merupakan salah daru wisudawan Profesi Dokter ke-47 Fakultas Kedokteran, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pada momen wisuda dan pengambilan sumpahnya sebagai dokter, Amadea dinobatkan sebagai peraih IPK tertinggi yakni 3,70. Momen sakral tersebut akhirnya dibalut dengan rasa haru atas pencapaian yang tidak ia duga sebelumnya.


"Hal ini dapat menjadi hadiah yang dapat saya berikan orang-orang yang dengan tulus mendoakan dan mendukung saya selama ini. Bisa menyandang gelar mahasiswa IPK tertinggi tidak menyangka, karena saya tidak menargetkan hal ini sebelumnya," kata Amadea dalam laman UIN Jakarta, dikutip Senin (29/1/2024).

Rutin belajar 14 jam sehari

Pencapaian Amadea bukanlah sebuah keberuntungan, ini karena ia mengaku kuliah menjadi fokus utamanya. Untuk menyelesaikan studi pula, Amadea bahkan harus merelakan jam istirahatnya dan berkumpul bersama keluarga.

Dalam sehari, Amadea bisa menghabiskan waktu 14 jam hanya untuk belajar. Hal ini membuat waktu tidurnya sekitar 3-4 jam saja, Bunda.

"Tidur hanya 3-4 jam. Kehilangan waktu untuk bertemu pada momen-momen penting keluarga dan teman-teman. Masuk IGD semalam langsung pulang untuk menjalani koas."

"Belajar 14 jam dalam sehari dalam mempersiapkan ujian nasional dokter," ujar Amadea.

Menurutnya, sebagai manusia sudah sewajarnya ia haus akan pengetahuan baru. Selama menempuh pendidikan, Amadea mempunyai niat untuk selalu memberikan yang terbaik bagi dirinya juga sebagai bentuk ibadah.

"Saya merasa, ilmu adalah kebutuhan masing-masing insan manusia. Saya tidak membatasi apa yang saya baca dan pelajari. Sehingga, selama saya merasa belum tahu dan ingin tahu saya akan mencari jawabannya hingga ketemu," ungkapnya.


TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! 

(AFN/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Awal Mula Maissy Mundur Jadi Penyanyi Cilik & Fokus Pendidikan Dokter

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK