MOM'S LIFE
10 Penyebab Sering Mengantuk padahal Tidur Cukup, Salah Satunya Efek Jarang Berjemur
Arina Yulistara | HaiBunda
Selasa, 13 Feb 2024 22:25 WIBPernahkah Bunda merasa sering mengantuk di siang hari meskipun sudah tidur cukup pada malam hari? Kondisi ini tentu bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas. Bunda yang sering mengantuk tentu akan merasa kelelahan. Ini bisa menjadi perasaan yang membuat frustrasi.
Meski sudah cukup tidur namun perlu diingat bahwa kualitas tidur sama pentingnya dengan kuantitasnya. Ada beberapa kemungkinan penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup.
Penyebab sering mengantuk di siang hari
1. Lingkungan sekitar yang mengganggu saat tidur
Lingkungan sekitar juga bisa menyabotase kualitas tidur Bunda tanpa disadari. Jika Bunda terus-menerus terbangun karena alarm mobil berbunyi di luar atau bolak-balik akibat kamar Bunda terlalu panas, hal ini dapat memengaruhi kualitas tidur secara keseluruhan.
“Kita perlu memiliki lingkungan yang tepat untuk memastikan kita mendapatkan tidur yang cukup dan tidak terbangun karena faktor lingkungan. Semua orang memang berbeda, tapi itu semua tergantung pada kenyamanan,” jelas Marri Horvat, MD, spesialis gangguan tidur, dilansir dari Cleveland Clinic.
2. Kualitas tidur yang buruk
Tidur yang cukup bukan hanya tentang kuantitas tapi juga kualitas. Jika Bunda sering terbangun di malam hari, tidur tidak nyenyak, atau memiliki gangguan seperti sleep apnea, mungkin tidak mendapatkan cukup istirahat meskipun sudah tidur lama.
Beberapa faktor yang dapat mengganggu kualitas tidur antara lain:
- Kecemasan
- Depresi
- Gangguan tidur seperti sleep apnea, restless legs syndrome, dan insomnia
- Lingkungan tidur yang tidak nyaman
- Kebiasaan tidur yang buruk seperti menonton televisi atau menggunakan gadget sebelum tidur
3. Gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan rasa mengantuk berlebihan pada siang hari. Kurang berolahraga, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, dan minum alkohol dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat Bunda merasa lelah di siang hari.
“Hal ini menyebabkan kualitas tidur yang buruk secara keseluruhan dan biasanya orang merasa kurang istirahat di pagi hari,” tambah Dr. Horvat.
4. Kondisi medis tertentu
Beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan rasa kantuk berlebihan, seperti:
Depresi: Depresi dapat memengaruhi hormon dan neurotransmitter yang mengatur tidur sehingga menyebabkan insomnia, kelelahan, dan rasa kantuk di siang hari.
Hipotiroidisme: Hipotiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Hormon tiroid penting untuk metabolisme dan energi sehingga kekurangannya dapat menyebabkan kelelahan dan rasa kantuk.
Anemia: Anemia adalah kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh sehingga kekurangannya dapat menyebabkan kelelahan dan rasa kantuk.
Diabetes: Diabetes merupakan kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin dengan benar. Insulin membantu tubuh menggunakan glukosa (gula) untuk energi sehingga kekurangannya dapat menyebabkan kelelahan dan rasa kantuk.
Narkolepsi: Narkolepsi termasuk gangguan neurologis yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari.
5. Efek samping obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat menyebabkan rasa kantuk sebagai efek samping. Jika Bunda merasa mengantuk setelah minum obat tertentu, konsultasikan dengan dokter.
Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan rasa kantuk sebagai efek samping, antara lain:
- Antidepresan
- Antihistamin
- Obat penenang
- Obat pereda nyeri
6. Stres
Stres dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat Bunda merasa lelah di siang hari. Ketika Bunda stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang dapat membuat Bunda sulit tidur dan bangun di pagi hari.
Stres dapat mengganggu kualitas tidur dengan meningkatkan kecemasan dan pikiran yang mengganggu sehingga dapat membuat Bunda sulit tidur. Stres juga menyebabkan kelelahan fisik yang dapat membuat Bunda merasa lelah di siang hari.
“Faktanya, salah satu alasan paling umum orang bangun dini hari dan tidak bisa tidur kembali karena masalah suasana hati, seperti stres,” kata Dr. Horvat.
8. Kurangnya paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh yang merupakan jam internal tubuh untuk mengatur siklus tidur-bangun. Kurangnya paparan sinar matahari dapat mengganggu ritme sirkadian dan menyebabkan rasa kantuk di siang hari.
7. Dehidrasi
Dehidrasi ringan dapat menyebabkan kelelahan dan rasa kantuk. Pastikan Bunda minum cukup air putih setiap hari untuk menghindari dehidrasi.
Dehidrasi menyebabkan kelelahan dan rasa kantuk karena tubuh tidak memiliki cukup air untuk berfungsi dengan baik. Orang dewasa umumnya dianjurkan untuk minum 8 gelas air putih per hari.
9. Ketidakseimbangan hormon
Ketidakseimbangan hormon, seperti testosteron rendah atau estrogen tinggi dapat menyebabkan rasa kantuk di siang hari.
10. Pola makan yang buruk
Konsumsi makanan yang tinggi gula dan karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan sering mengantuk pada siang hari.
Bunda juga tak dianjurkan mengonsumsi banyak makanan sebelum tidur. Faktarnya, makan besar sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur Bunda.
Yuk hindari penyebab di atas agar tidak sering mengantuk pada siang hari yang membuat tubuh kelelahan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Rempah yang Ampuh untuk Mengatasi Sakit Kepala, Ada Jahe hingga Kayu Manis
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
4 Hal yang Harus Bunda Lakukan saat Kondom 'Bocor' Ketika Bercinta
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Skintific Peptide Lip Serum Rilis Shade Baru, Ini Bedanya dari Formula Lama
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Anak yang Sering Diremehkan oleh Orang Tuanya Semasa Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
Pipi Chubby Bikin Kamu Nggak Pede? Ini 7 Cara Bikin Wajah Terlihat Lebih Tirus!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktor Ungkap Kisah Cinta dengan Istri Baru yang Lebih Muda 40 Tahun
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!