MOM'S LIFE
5 Cara Mencukur Bulu Wajah Tanpa Iritasi dan Sukses Bikin Mulus
Arsitta Dwi Pramesti | HaiBunda
Jumat, 15 Mar 2024 12:30 WIBApakah Bunda tertarik untuk mencukur bulu wajah? Mencukur bulu halus di wajah dapat membuat kulit mulus dan nampak glowing. Biasanya ini juga dilakukan agar makeup lebih menempel sempurna. Namun Bunda cara mencukur bulu wajah tak bisa sembarangan.
Mencukur wajah dapat membantu membersihkan dan mencerahkan kulit. Melansir dari Healthline, wanita tercantik dalam sejarah dunia seperti Marilyn Monroe dan Elizabeth Taylor, juga mencukur bulu wajah mereka. Namun jika tidak dilakukan dengan benar, mencukur wajar dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan tumbuhnya ingrown hair.
Jika Bunda tertarik untuk mencukur bulu wajah tanpa iritasi dan sukses bikin mulus, Bunda dapat mengikuti 5 cara efektif untuk mencukur bulu wajah berikut ini.
Cara mencukur bulu wajah tanpa iritasi dan sukses bikin mulus
- Bersihkan kulit Bunda terlebih dahulu dan keringkan dengan kain. Mencukur rambut biasanya dilakukan pada langsung pada kulit, tanpa krim cukur. Namun jika kulit wajah Bunda terasa kering, Bunda dapat mengaplikasikan pelembab sebelum mencukur bulu wajah untuk menghindari iritasi.
- Gunakan pisau cukur dengan satu mata pisau yang dirancang khusus untuk mencukur wajah. Biasanya pencukur ini disebut sebagai pisau cukur alis atau alat dermaplaning. Untuk menghindari goresan atau iritasi pada kulit Anda, jangan gunakan pisau cukur yang tumpul ya, Bunda.
- Saat mencukur, pegang kulit dengan satu tangan agar tetap kencang. Kemudian pegang pisau cukur pada sudut 45 derajat dan usap ke kulit Bunda secara lembut dengan gerakan yang pendek dan ringan. Bunda dapat sesekali memberi tekanan. Dalam mencukur, Bunda harus selalu mengikuti arah pertumbuhan rambut, bukan berlawanan arah.
- Setiap selesai menyapu satu bagian muka, langsung bilas pisau cukur ya, Bunda. Hindari mencukur di dekat mata dan sekitar mulut agar menghindari luka goresan.
- Setelah mencukur bulu wajah, segera bilas wajah Bunda dan aplikasikan pelembab sebagai aftercare. Bunda dapat mencukur bulu wajah setiap seminggu sekali.
Kendati demikian, sebagian orang mungkin khawatir mencukur bulu wajah karena takut efek samping yang timbul, namun tetap merasa perlu. Jangan khawatir, Bunda. Ada opsi lain yang bisa Bunda coba!
Alternatif membersihkan bulu wajah selain mencukur
Jika mencukur terdengar terlalu menyakitkan, Bunda dapat menggunakan alternatif lain yakni waxing dan treatment laser. Bunda dapat menghilangkan bulu hingga akarnya dengan waxing.
Untuk pertama kali, sebaiknya Bunda melakukan waxing pada klinik kecantikan terpercaya. Jika sudah terbiasa, Bunda dapat melakukannya sendiri di rumah dengan campuran gula dan lemon serta kain untuk mencabut bulu.
Untuk melakukan waxing, Bunda hanya perlu mengaplikasikan campuran gula pada kulit kemudian menempelkan kain. Tunggu selama 15 menit hingga gula mengeras kemudian tarik kain. Bunda juga tetap perlu mengaplikasikan pelembab setelah waxing untuk menghindari iritasi.
Sementara itu, untuk menggunakan laser penghilang bulu wajah, harus dilakukan oleh seorang profesional, seperti dokter kulit atau ahli kecantikan berlisensi. Treatment laser menjadi solusi semi permanen dan tahan lama untuk menghilangkan bulu wajah.
Laser penghilang bulu bekerja dengan cara memasukkan sinar laser ke dalam folikel rambut. Pigmen pada rambut menarik sinar laser ke dalamnya, sehingga bulu menjadi rapuh dan tercabut.
Meski treatment laser paling mahal dibanding cara lainnya, namun cara ini paling efektif untuk menghilangkan bulu wajah dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, cara ini paling tidak menyakitkan dan minim resiko.
Haruskah Bunda mencukur bulu wajah?
Sebagaimana yang dijelaskan dalam Times of India, selain menghilangkan bulu halus, mencukur wajah juga dapat mengeksfoliasi kulit dengan mengangkat sel kulit mati. Maka, sebelum Bunda mencukur bulu wajah, periksalah kondisi kulit.
Kulit wajah yang hendak dicukur harus dalam keadaan sehat, terhidrasi, dan tidak memiliki luka basah. Jika Bunda sedang memiliki jerawat, psoriasis, atau eksim, sebaiknya jangan mencukur wajah terlebih dahulu agar tidak memperburuk iritasi dan menimbulkan luka. Pada kasus yang parah, mencukur bulu wajah saat mengalami masalah kulit dapat menyebabkan infeksi.
Selain itu pastikan juga kulit tidak sensitif atau kering. Opsi mencukur bulu wajah harus disesuaikan dengan kondisi kulit. Pastikan kulit terhidrasi dengan baik dan gunakan pisau cukur yang lembut sehingga tidak melukai kulit.
Pro dan kontra mencukur bulu wajah
Sebelum memutuskan untuk mencukur wajah, Bunda harus melihat kelebihan dan kekurangan prosedur ini. Melansir dari Times of India, Bunda dapat memahami benefit dari mencukur kulit wajah sebagai berikut.
- Menghilangkan sel-sel kulit mati
- Membuka pori-pori yang tersumbat
- Membuat skincare meresap sempurna pada kulit
- Membuat wajah bersih dan lembut
- Membantu mengurangi jerawat
- Hemat biaya dan relatif tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali
- Mengangkat sel kulit mati dan membuat makeup menempel sempurna
- Membuat kulit cerah dan glowing
Selain melihat kelebihan mencukur kulit wajah, Bunda juga harus memahami risikonya. Mengutip dari Healthline, berikut efek samping mencukur yang Bunda harus ketahui.
- Menyebabkan tumbuhnya ingrown hair, atau rambut wajah yang tumbuh ke dalam sehingga menyebabkan benjolan
- Pisau cukur dalam merusak dan melukai kulit, bahkan menyebabkan luka bakar
- Membuat kulit kering dan gatal
Apakah mencukur bulu wajah membuat bulu semakin tebal?
Mencukur akan memotong bagian atas rambut sehingga membuatnya terasa kaku dan kasar. Hal ini dapat menciptakan ilusi bahwa rambut menjadi lebih gelap atau tebal. Namun, mencukur bulu wajah tidak membuat bulu wajah semakin tebal.
Nah, Bunda, itulah cara mencukur bulu wajah tanpa iritasi dan sukses bikin mulus. Selamat mencoba di rumah dan semoga berhasil ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
3 Beauty Trend Terbaru di 2024, Jangan Sampai Ketinggalan Info Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Efek Samping Mencukur Bulu Wajah, Benarkah Malah Bikin Tambah Tebal?
5 Kandungan Alami Skincare Terbaik untuk Kulit Bunda
6 Aturan Memakai Skincare yang Harus Diikuti Bunda Berusia 30-an
4 Mitos Anti Aging yang Perlu Bunda Tahu
TERPOPULER
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
5 Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi, Waktu Konsumsi & Resep MPASI
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Alasan Syifa Hadju Ogah Pakai Baju Couple Bareng El Rumi
-
Beautynesia
5 Makanan Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Penampilan Cantik Anak 'Putri Huan Zhu', Ibunya Di-blacklist di Dunia Hiburan
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?