HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Cara Efektif Bekerja Sambil Membawa Anak

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 15 May 2024 18:15 WIB
7 Cara Efektif Bekerja Sambil Membawa Anak/Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak
Jakarta -

Orang tua mungkin perlu membawa anaknya ke kantor karena alasan tertentu, seperti anak-anak sedang libur sekolah, pengasuh cuti, atau jauh dari keluarga. Dalam hal ini, beberapa cara efektif mungkin Bunda perlukan.

Kantor memang bukan tempat yang ideal atau cocok untuk anak-anak, namun Bunda harus pergi bekerja dengan membawa Si Kecil beserta perlengkapannya.

Meski sebagian besar perusahaan mungkin mengizinkan pegawainya untuk membawa anak ke tempat kerja, masih ada hal-hal yang perlu diketahui saat mengajak anak ke kantor.


7 Cara efektif bekerja sambil membawa anak

Membawa anak ke kantor bukan hal yang mudah bagi sebagian besar orang tua, namun Bunda bisa mengatasi hal itu dengan memperhatikan beberapa cara efektif yang telah Bubun rangkum berikut ini.

1. Memberi kabar kepada atasan

Hindari membawa anak-anak ke tempat kerja tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu ke atasan. Bunda bisa menghubunginya melalui pesan singkat, telepon, atau kirim email untuk mendapatkan persetujuan atasan sebelum datang ke kantor bersama anak.

Melansir dari laman what to expect, Bunda perlu menjelaskan secara singkat alasan membawa mereka ke kantor.

2. Hindari membawa anak ke kantor sepanjang hari

Ketika mengajak anak ke kantor, mungkin Bunda lebih sulit untuk fokus bekerja seperti melakukan diskusi dengan rekan atau mengikuti rapat. Jika memungkinkan, minta pasangan atau kakek-nenek untuk menjemput Si Kecil setelah beberapa jam sehingga Bunda bisa kembali fokus bekerja.

3. Pilih hari terbaik

Jika ingin mengajak anak untuk berkeliling melihat tempat kerja orang tuanya, Bunda perlu memilih hari terbaik dalam satu minggu di hari kerja. Pastikan hari yang dipilih lebih sepi dibandingkan hari-hari lainnya, agar tidak terlalu mengganggu aktivitas di kantor.

4. Menyediakan hiburan untuk anak

Bunda tentunya tetap ingin fokus bekerja, meski membawa anak ke kantor. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah membawa buku favorit anak atau mainan favoritnya yang mungkin tidak akan mengganggu rekan kerja di kantor.

Jika tidak membawanya, Bunda bisa memberikan Si Kecil kertas kosong dan spidol, biarkan mereka menghabiskan waktu melukis hingga bosan dan beralih ke aktivitas lain. Akan tetapi, Bunda juga tetap perlu memastikan aktivitasnya itu tidak mengganggu rekan kerja lainnya, ya.

5. Hindari meminta rekan kerja untuk mengasuh

Kantor adalah tempat untuk pegawai bekerja dengan tenang. Untuk itu, jika berencana untuk membawa Si Kecil, hindari meminta rekan kerja untuk mengasuh anak-anak. Hindari berharap rekan kerja akan berusaha sekuat tenaga untuk mengakomodasi anak Bunda.

Bagaimanapun, ini bukan tempat penitipan anak dan masih ada pekerjaan yang perlu mereka selesaikan.

6. Mencari tempat di kantor yang tidak mengganggu

Meskipun terbiasa menyelesaikan pekerjaan sementara anak-anak membuat suara-suara seperti menyanyikan lagu favoritnya, bukan berarti rekan kerja juga akan bisa mengabaikan atau melihat pesona Si Kecil dalam penampilannya.

Supaya tidak mengalihkan perhatian rekan kerja, sebaiknya Bunda mencari tempat sepi di kantor yang tidak mengganggu pegawai lainnya.

7. Mencari waktu untuk fokus kerja

Bunda mungkin tidak fokus kerja ketika anak-anak masih aktif bermain di kantor, namun pilihan terbaik untuk mencapai puncak produktivitas adalah saat anak tidur. Tidak peduli seberapa singkat mereka bisa tidur di kantor, usahakan untuk segera menyelesaikan pekerjaan Bunda dengan optimal.

Nah, itulah beberapa cara efektif yang bisa Bunda lakukan ketika membawa anak ke kantor. Semoga bermanfaat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fia)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali Profesi Virtual Assistant, Pekerjaan yang Cocok untuk IRT

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang Sangat Narsis, Sering Ucapkan 7 Kalimat Ini Menurut Psikolog Harvard

Mom's Life Azhar Hanifah

7 Kalimat Sering Diucapkan Anak yang Dapat Pengaruhi Harga Dirinya, Perbaiki Segera!

Parenting Nadhifa Fitrina

Tak Perlu Bentak, Ini 6 Cara Mendisiplinkan Anak yang Susah Diatur

Parenting Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

10 Tanda Orang Tidak Bahagia Meski Hidupnya Terlihat Sempurna Menurut Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

7 Tanda Rasa Malu Anak yang Perlu Jadi Perhatian Orang Tua, Waspadai Kecemasan

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Orang Sangat Narsis, Sering Ucapkan 7 Kalimat Ini Menurut Psikolog Harvard

7 Kalimat Sering Diucapkan Anak yang Dapat Pengaruhi Harga Dirinya, Perbaiki Segera!

Jadi New Mom Gen Z yang Merantau di Korea, Bunda Ini Bersyukur Ada Joriwon

7 Tanda Rasa Malu Anak yang Perlu Jadi Perhatian Orang Tua, Waspadai Kecemasan

Tak Perlu Bentak, Ini 6 Cara Mendisiplinkan Anak yang Susah Diatur

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK