MOM'S LIFE
10 Tanaman Herbal untuk Obat Batuk Berdahak dan Cara Mengolahnya
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 30 May 2024 03:00 WIBTahukah Bunda? Tanaman herbal telah lama dipercaya sebagai tumbuhan yang dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah meredakan gejala batuk berdahak yang sering membuat orang tidak nyaman.
Pengobatan rumahan untuk batuk berdahak dari herbal seperti lemon dan madu, sirup jahe dengan kayu manis, atau teh peppermint, secara alami mengandung zat ekspektoran, anti-inflamasi, antiseptik, dan antioksidan.
Mereka membantu menghilangkan sekresi di saluran pernapasan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan ini dapat mengurangi batuk berdahak yang disebabkan oleh pilek, flu, sinusitis, atau bronkitis.
10 Tanaman herbal untuk obat batuk berdahak dan cara mengolahnya
Berikut adalah daftar tanaman herbal yang dapat Bunda gunakan untuk meredakan gejala batuk berdahak:
1. Jahe
Melansir dari laman verywell health, jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan antitusif (penekan batuk) yang membantu meredakan batuk. Bumbu aromatik ini memecah dan mengeluarkan lendir dari paru-paru sehingga mengurangi batuk.
Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika dimasukkan ke dalam nebulizer, jahe yang dimurnikan membantu mengendurkan saluran udara dan mengurangi batuk, khususnya batuk kering yang berhubungan dengan asma.
Bunda bisa membuat teh jahe di rumah dengan mengupas dan mengiris tipis satu potong jahe lalu menambahkannya ke dalam tiga cangkir air mendidih. Rebus selama kurang lebih 10 menit, saring, dan minum dengan sedikit madu dan irisan lemon.
2. Daun thyme
Orang-orang telah menggunakan thyme untuk meredakan batuk kering yang mengiritasi selama berabad-abad. Daun ramuan ini mengandung senyawa penenang batuk yang disebut flavonoid yang berfungsi mengurangi peradangan dan mengendurkan otot tenggorokan yang terlibat dalam batuk.
Bunda bisa membuat teh thyme dengan menyeduh dua sendok teh daun thyme yang dihancurkan ke dalam satu cangkir air mendidih selama 10 menit. Minumlah apa adanya atau tambahkan madu.
3. Kunyit
Bumbu populer yang terbuat dari akar Curcuma longifolia ini diyakini dapat menyembuhkan batuk berdahak. Kurkumin, bahan aktif dalam kunyit, dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.
Banyak pengobatan rumahan yang melibatkan merebus bubuk kunyit dalam air dan menambahkan madu serta rempah-rempah lain seperti lada hitam, yang membantu tubuh menyerap kurkumin. Pengobatan lain menyarankan untuk mencampurkan bubuk ke dalam segelas susu panas atau menambahkannya ke dalam obat kumur air garam.
4. Daun pisang raja
Pisang raja adalah ramuan umum yang tumbuh dekat dengan tanah. Tanaman yang hampir tumbuh liar di daerah perbukitan ini sering menjadi masakan lokal dan pengobatan rumahan untuk mengatasi flu biasa dan sinusitis.
Lantaran pisang raja secara alami mengandung lendir, dan memiliki sifat mendinginkan yang lembap, daunnya membantu meringankan iritasi dan kekeringan pada selaput lendir, sekaligus membantu mengencangkan lapisan lendir. Bunda bisa menggunakan daun ini sebagai tambahan sup.
5. Tanaman peppermint
Teh herbal dari peppermint kaya akan mentol, minyak esensial yang dapat memperbaiki gejala seperti batuk, dahak, pilek, hidung tersumbat, dan sakit kepala, yang semuanya umum terjadi pada flu.
Teh ini juga mengandung sifat anti bakteri, anti virus, dan anti-inflamasi yang membantu tubuh melawan flu dan pulih lebih cepat.
6. Daun saga
Melansir dari laman detikcom, daun saga juga dipercaya sebagai obat batuk alami untuk anak. Ekspektoran ini dapat membantu mengeluarkan dahak dan melegakan tenggorokan.
Cara mengonsumsinya, ambil satu genggam daun saga, cuci bersih, lalu rendam dalam air panas. Setelah airnya hangat, peras daunnya hingga mengeluarkan cairan hijau pekat. Minumlah sehari sekali sampai batuk reda.
7. Tanaman akar marshmallow
Akar marshmallow atau Althea officinalis telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati batuk dan sakit tenggorokan. Ini bersifat penawar rasa sakit, yang berarti membentuk lapisan pelindung tipis di atas selaput lendir, membantu meredakan peradangan dan iritasi.
Seperti banyak tanaman obat penawar rasa sakit, akar marshmallow dapat membantu meringankan batuk kering. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tablet hisap dan sirup akar marshmallow berhasil meredakan batuk kering, biasanya dalam waktu 10 menit.
8. Tanaman eucalyptus
Eucalyptus dikenal luas karena sifat antiseptik dan anti-inflamasinya yang kuat, sehingga cocok untuk mengobati berbagai macam kondisi pernapasan, termasuk bronkitis. Daun kayu putih mengandung minyak atsiri, komponen utamanya adalah kayu putih (cineole), yang memiliki efek ekspektoran dan antimikroba.
Ramuan kayu putih dapat digunakan untuk pembuatan ramuan, infus, dan inhalasi, yang menjadikannya obat universal dalam memerangi infeksi saluran pernapasan.
9. Tanaman echinacea
Echinacea kaya akan zat antioksidan, anti-inflamasi, dan imunostimulan, seperti flavonoid dan rosmarinic. Ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi durasi pilek, flu, atau sinusitis, sehingga membantu meringankan batuk berdahak.
10. Tanaman sage
Sage adalah tanaman obat yang dikenal karena sifat antiseptik dan anti-inflamasinya. Hal ini membuatnya sangat berguna dalam pengobatan berbagai penyakit pernapasan, termasuk bronkitis. Daun sage mengandung minyak atsiri, terpenoid, flavonoid, dan zat aktif lainnya yang membantu membunuh bakteri dan virus, serta mengurangi peradangan pada saluran pernapasan.
Nah, itulah beberapa jenis tanaman herbal yang dapat Bunda pilih untuk mengobati batuk berdahak. Semoga bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tanaman Herbal untuk Redakan Gejala Flu, Salah Satunya Jahe
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Daun Penghancur Lemak untuk Menurunkan Berat Badan
11 Jenis Tanaman Obat Keluarga atau Toga, Bisa Redakan Batuk hingga Maag
7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Herbal hingga Bumbu Dapur di Rumah
Tak Hanya Cantik Jadi Hiasan, 6 Tanaman Ini Juga Bisa Jadi Obat
TERPOPULER
Dewi Lestari Jalani Long Fasting 72 Jam untuk Bersihkan Tubuh hingga Turunkan Berat Badan
Tanda Melahirkan Pembukaan 1, Cara Mempercepat, dan Tips Menghadapinya
Bahaya Diet Ekstrem Artis Korea, Seunghee Alami Lemah dan Pusing
Tes Pendengaran Bisa Deteksi Autisme pada Bayi, Ini Kata Dokter
312 Nama Bayi Perempuan Bahasa Sansekerta Penuh Makna Baik, Termasuk Cerdas
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Australia Bertekad Jadi Negara Pertama yang Bebas dari Kanker Serviks pada 2035
Anak Tidak Bisa Membaca Jam Analog, Haruskah Khawatir?
70 Persen Gen Z Sering Minta Bantuan Orang Tua untuk Cari Kerja, Ini Alasannya
Bersanding dengan Julia Roberts, Lisa BLACKPINK Cetak Rekor di Golden Globe Awards 2026
Tanda Melahirkan Pembukaan 1, Cara Mempercepat, dan Tips Menghadapinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Momen Hikmat Siraman Darma Mangkuluhur Jelang Pernikahan
-
Beautynesia
6 Tanda Kamu Perempuan yang Kuat Secara Mental Tetapi Lelah Secara Emosional
-
Female Daily
Rasanya Lezat, Ini 5 Coffee Shop di Makkah dan Madinah yang Patut Dikunjungi saat Umroh!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ultah ke-44, Kate Middleton Tinggalkan Tradisi & Rilis Video Alam Penuh Makna
-
Mommies Daily
Apa Itu Childfree? Bukan Anti Anak, tapi Pilihan Hidup