HaiBunda

MOM'S LIFE

3 Cara Memberi Suami Dukungan Jika Kehilangan Pekerjaannya Menurut Pakar

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 31 May 2024 17:11 WIB
Ilustrasi 3 Cara Memberi Suami Dukungan Jika Kehilangan Pekerjaannya Menurut Pakar/Foto: Getty Images/ChayTee
Jakarta -

Kehilangan pekerjaan karena PHK maupun pemecatan secara langsung, mungkin bukan hal yang mudah untuk dilewati. Pengalaman ini tentunya membuat sebagian besar orang bisa mengalami depresi.

Saat pasangan diberhentikan, membedakan antara sikap empati dan berpikir realistis bisa menjadi tantangan, terutama jika menyangkut masalah keuangan. Cara merespons pasangan yang kehilangan pekerjaan akan memengaruhi keseluruhan hubungan.

Psikolog dan direktur klinis dari Growing Self Counseling & Coaching, Lisa Bobby, mengatakan ketika pasangan tidak mendukung secara emosional, hal ini dapat merusak ikatan dan sulit untuk diperbaiki.


Alih-alih memberikan respons negatif kepada pasangan yang kehilangan pekerjaan, Bunda disarankan untuk selalu memberikan dukungan dan berada di sisinya. Hal ini dimaksudkan juga untuk menjaga agar hubungan pernikahan tetap berjalan baik dan langgeng.

3 Cara memberi suami dukungan jika kehilangan pekerjaan

Beberapa situasi lebih rumit dibandingkan situasi lainnya. PHK mungkin tidak terlalu menimbulkan trauma dibandingkan dipecat secara langsung. Menurut Bobby, PHK jauh lebih mudah dilewati dari sudut pandang harga diri.

Untuk membantu suami menjaga kesehatan mentalnya setelah kehilangan pekerjaan, mungkin Bunda perlu memberikannya cinta yang kuat. Ada pula beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendukung pasangan dan tidak terlalu menghakimi. Berikut di antaranya:

1. Menjaga diri sendiri

Melansir dari laman CNBC Make It, hal paling penting yang perlu Bunda lakukan adalah menjaga diri sendiri dengan baik. Meski tidak ada kaitannya, Bobby mengatakan ini sangat penting untuk menyadari kecemasan sendiri dan mengelolanya dengan cara yang sehat.

Dengan begitu, Bunda bisa mengendalikan emosi agar tidak menghakimi suami dan merendahkannya karena tidak memiliki pekerjaan. Hal ini dimaksudkan juga agar Bunda dan pasangan bisa memiliki percakapan yang terbuka dan jujur tentang apa yang dirasakan oleh pasangan.

2. Menunjukkan empati

Saat memberikan dukungan, tunjukkan empati semaksimal mungkin. Bukan hal yang aneh bagi seseorang untuk mengalami proses kesedihan saat menghadapi kehilangan pekerjaan. Sebagian besar dari mereka yang mengalami masalah ini juga mungkin akan stres dan tertekan.

Hal paling penting adalah pasangan merasa dicintai, dihormati, dan didukung tanpa syarat. Dengan menunjukkan empati, Bunda juga memberikan ruang untuk proses emosionalnya. Empati mencerminkan kembali perasaan mereka, bukan mencoba mengubah perasaannya.

3. Hindari mencoba untuk memperbaiki masalahnya

Jika merasa mereka tidak berusaha mencari pekerjaan pada saat yang dibutuhkan, sampaikan kekhawatiran tersebut dengan cara yang tidak menghakimi.

Alih-alih mengatakan “Apakah kamu sudah melamar pekerjaan hari ini?”, lebih baik katakan “Aku mulai merasa cemas tentang apa yang akan terjadi pada rencana kita di masa depan sebagai pasangan”.

Meskipun menawarkan bantuan itu sebenarnya boleh saja, hindari menjadikannya sebagai tujuan Bunda untuk mencarikan mereka pekerjaan.

“Biasanya, ketika orang merasa cemas, sangat mudah untuk terjerumus ke dalam perilaku yang mengontrol dan terjerumus dalam perilaku ketergantungan bersama. Pola di mana satu orang bersikap berlebihan terhadap kekurangan orang lain,” ungkap Bobby.

Tindakan terbaik yang perlu Bunda lakukan sebagai pasangan adalah membiarkan mereka pulih dengan prosesnya sendiri, sambil menunjukkan bahwa Bunda percaya pada kemampuan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa mendatang.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan sebagai pasangan ketika suami kehilangan pekerjaan. Semoga bermanfaat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fia)

Simak video di bawah ini, Bun:

Mengenal Obsessive Love Disorder, Mulai dari Gejala hingga Penyebabnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kompaknya Nicky Tirta & Mantan Istri Beri Kejutan Ultah untuk Sang Putri

Parenting Annisa Karnesyia

Jangan Bilang, "Kalau Enggak Makan, Enggak Dikasih Jajan", Ini Alasannya

Parenting Annisa Karnesyia

Sampai Usia Berapa Perempuan Masih Bisa Menyusui Bayi? Ini Penjelasannya

Menyusui Melly Febrida

Curhat Bumil Dipecat 3 Jam Usai Memberi Tahu Atasan soal Kehamilannya, Kisahnya Viral

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Perut Tetap Rata Meski Duduk, Ini Rahasia Pola Makan Yoon Eun Hye 'Coffee Prince'

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dismatur: Kenali Penyebab, Ciri-ciri, Cara Mencegah & Mengatasinya

Perut Tetap Rata Meski Duduk, Ini Rahasia Pola Makan Yoon Eun Hye 'Coffee Prince'

Kompaknya Nicky Tirta & Mantan Istri Beri Kejutan Ultah untuk Sang Putri

Jangan Bilang, "Kalau Enggak Makan, Enggak Dikasih Jajan", Ini Alasannya

Sampai Usia Berapa Perempuan Masih Bisa Menyusui Bayi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK