HaiBunda

MOM'S LIFE

Bukan "Apa Kabar?", Ini 9 Kata Basa-basi Terbaik Menurut Psikolog

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 20 Jun 2024 08:04 WIB
Bukan "Apa Kabar?", Ini 9 Kata Basa-basi Terbaik Menurut Psikolog/Foto: iStock
Jakarta -

Ketika berjumpa dengan teman lama, basa-basi yang paling sering digunakan adalah menanyakan kabar mereka. Akan tetapi, Bunda juga bisa menggunakan kata pengganti lainnya yang direkomendasikan oleh psikolog.

Psikolog dan psikoterapis, Craig Kain, PhD, mengatakan “Apa kabar?” terlalu umum dan tidak menunjukkan kepedulian yang sebenarnya.

Ia juga mengatakan basa-basi tersebut menutup percakapan lebih lanjut daripada membuka peluang untuk interaksi. Ini membuat orang-orang memberikan tanggapan yang sopan, namun pada akhirnya menghentikan percakapan.


9 Kata basa-basi terbaik menurut psikolog

Berikut adalah beberapa kata basa-basi yang bisa Bunda gunakan selain menanyakan kabar mereka.

1. Tanyakan lebih spesifik, contoh “Bagaimana kabar pertandingan bola anakmu?”

Menanyakan detail spesifik yang terjadi dalam hidup mereka menunjukkan bahwa Bunda pernah mendengarkannya di masa lalu dan tertarik dengan apa yang terjadi saat ini.

Menyesuaikan pertanyaan untuk mengingatkan mereka bahwa Bunda memperhatikan akan mengingatkan mereka bahwa mereka bisa terbuka pada Bunda.

2. Berikan kerangka waktu, seperti “Bagaimana kabarmu minggu ini?”

Psikolog, Dr. Reena B. Patel menjelaskan bahwa memberikan periode waktu tertentu membuatnya kurang umum, memberi mereka alasan untuk memikirkan detailnya dibandingkan hanya mengakhiri dengan “Saya baik-baik saja”.

3. Perhatikan kegiatan mereka, seperti “Bagaimana wawancara kerjanya?”

Melansir dari laman Parade, menanyakan tentang suatu peristiwa atau kegiatan mereka menunjukkan bahwa Bunda mengingat ha-hal spesifik yang terjadi dan menanganinya secara langsung, bukan sekadar basa-basi.

4. “Bagaimana kabarmu sejak terakhir kali kita bicara?”

Kalimat tersebut menunjukkan minat yang tulus menurut Patel. Ia juga mengatakan mereka langsung merasa nyaman karena mereka tidak perlu mengulanginya lagi dan Bunda bisa melanjutkan dari bagian terakhir yang ditinggalkan.

5. Penasaran, “Ceritakan tentang liburanmu akhir pekan lalu”

Ungkapan penasaran seperti itu memicu rasa ingin tahu tentang kehidupan mereka, Bunda. Kain mengatakan ini adalah teknik umum yang sering digunakan terapis untuk membuat pasien mulai terbuka.

6. Cari tahu naik turunnya emosi, “Bagaimana suasana hatimu hari ini?”

Direktur klinis praktik perawatan kesehatan mental, Dr. Andrew Cuthbert, PsyD, LP, mengatakan ini menunjukkan bahwa Bunda tertarik melebihi kesopanan dan menginginkan detail sehingga mereka bisa terbuka.

7. Dapatkan perasaannya, “Bagaimana kabarmu?”

Kalimat tersebut dianggap sebagai undangan terbuka untuk mengeksplorasi emosi yang menandakan ini adalah pertanyaan terbuka yang bagus tanpa tekanan, namun membuka pintu sehingga mereka bisa berbagi perasaannya.

8. “Aku benar-benar ingin tahu tentang kabarmu”

Cuthbert mengatakan hal yang paling penting adalah menunjukkan bahwa Bunda benar-benar peduli. Memiliki pertanyaan yang disusun dengan sempurna tidaklah penting dibandingkan memberikan perhatian dan rasa ingin tahu yang tulus kepada mereka.

9. Tips umum psikolog

Cuthbert menyarankan untuk mempertimbangkan pertanyaan pada empat tingkatan berbeda seperti berikut ini:

  • Pertanyaan untuk mengukur apakah mereka terbuka untuk pertanyaan lebih dalam
  • Variasi sederhana dari “Apa kabar?”
  • Cara kreatif dan menyenangkan untuk memahami perasaan seseorang
  • Pertanyaan untuk mengajak mereka berbelas kasih pada diri sendiri

Nah, itulah beberapa kata basa-basi pengganti yang bisa Bunda gunakan menurut psikolog. Semoga bermanfaat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fia)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Tips agar Bunda Menjadi Wanita Karier yang Sukses & Mandiri

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia

Mom's Life Amira Salsabila

7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan

Menyusui Amrikh Palupi

Posting Proses Persalinan di Sosial Media, Sharing Sesama Bunda atau Malah Bikin Takut?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK