MOM'S LIFE
Menteri LHK Siti Nurbaya Mendapat Anugerah Tokoh Pendorong Emisi Nol Bersih
Tim HaiBunda | HaiBunda
Rabu, 31 Jul 2024 09:54 WIBMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar, mendapat Anugerah Ekonomi Hijau untuk Tokoh Pendorong Emisi Nol Bersih dari detikcom. Penghargaan tersebut diberikan kepada Menteri LHK Siti Nurbaya di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa malam (30/07/2024) .
Mengutip CNNIndonesia, Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) memberikan secara langsung anugerah itu kepada Menteri LHK Siti Nurbaya. Atas penghargaan itu, Siti Nurbaya mengaku bersyukur mendapat kepercayaan.
"Saya menyampaikan raya syukur kepada tuhan hari ini dalam Anugerah Ekonomi Hijau, sekaligus mendapat penghargaan, terima kasih tak terhingga," ujar Siti Nurbaya saat menerima Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/07/2024)
Siti Nurbaya juga memberikan apresiasi kepada Chairul Tanjung dan detikcom, yang ikut fokus dalam memperhatikan kondisi ekonomi hijau di Indonesia.
"Saya menyampaikan sangat terima kasih kepada bang Ct atas penghargaan ini. Ini menjadi bukti bang CT kepada isu green ekonomi. Terima kasih detik menyorot ini secara khusus," ucapnya.
Anugerah tersebut diberikan kepada Siti Nurbaya atas komitmennya meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim Indonesia lewat penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) demi mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Komitmen ini terlihat dari langkah Siti yang turut mendukung Peraturan Presiden Nomor. 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk mencapai Target Kontribusi Nasional (Nationally Determined Contribution/NDC).
Indonesia telah menyampaikan target penurunan emisi GRK ke United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) dengan kemampuan sendiri sebesar 29 persen dan dengan dukungan internasional sebesar 41 persen.
Lalu pada 2022, Indonesia kembali memperbaharui target NDC lewat Enhanced NDC dengan target menurunkan emisi GRK dengan kemampuan sendiri 31,89 persen dan dengan dukungan internasional sebesar 43,20 persen.
Kemudian pada COP-28 UNFCCC, Siti Nurbaya memaparkan strategi menuju Net Zero Emission berdasarkan ENDC yaitu mulai dari implementasi Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, pengurangan emisi GRK dari pengelolaan sampah dan limbah, hingga transisi energi baru terbarukan.
ENDC ini sejalan dengan Long-Term Low Carbon and Climate Resilience Strategy (LTS-LCCR) 2050 dengan visi untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Untuk menurunkan emisi GRK di sektor kehutanan dan limbah, Menteri Siti dan KLHK melakukan beberapa upaya, di antaranya implementasi FoLU Net Sink 2030 yang merupakan aksi mitigasi penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan dan lahan, rekonseptualisasi Program Kampung Iklim (Proklim) yang telah dilaksanakan pada 7.264 lokasi ProKlim.
Kemudian optimalisasi pendanaan Result Based Payment (RBP) REDD+, penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang mengatur tata kelola Perdagangan Karbon, serta penerapan skema Sertifikasi Penurunan Emisi (SPE).
Masih dalam COP-28 2023, Siti Nurbaya juga meluncurkan Dokumen Kerja Indonesia's Zero Waste Zero Emission yang menguraikan pendekatan strategis dari sektor limbah untuk mencapai target nol limbah di tahun 2040 sehingga bisa mendekati target emisi nol bersih pada tahun 2050.
Melalui aksi mitigasi yang dijabarkan dalam dokumen tersebut, diproyeksikan emisi secara bertahap akan berkurang hingga 62 juta ton CO2e di tahun 2050 dan 9 juta ton CO2e di tahun 2060.
Sedangkan dalam upaya transisi energi baru terbarukan, Siti Nurbaya memacu keras penurunan emisi GRK untuk mencapai Net Zero Emission melalui elektrifikasi, moratorium PLTU, pembangunan sumber energi baru dan EBT serta melakukan penerapan efisiensi energi.
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Mendidik Anak agar Tumbuh Kreatif, Cerdas & Produktif Sejak Dini
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Kisah Syahrini Kenang Pengalaman Alami Keguguran Dua Kali, Salah Satunya Kembar
Dokter Ungkap Pemicu dan Gejala Stroke di Usia Muda
Larangan Penggunaan HP di Sekolah, Benarkah Bikin Anak Lebih Fokus? Ini Kata Studi
Ciri Kepribadian Orang yang Lahir di Hari Kamis
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Jarang Disadari, Ini 10 Ciri Kepribadian Orang Tulus & Baik Hati Menurut Psikologi
Kisah Syahrini Kenang Pengalaman Alami Keguguran Dua Kali, Salah Satunya Kembar
Larangan Penggunaan HP di Sekolah, Benarkah Bikin Anak Lebih Fokus? Ini Kata Studi
Dokter Ungkap Pemicu dan Gejala Stroke di Usia Muda
5 Cara Mengatasi Perut Bumil Gatal, Jangan Asal Digaruk, Bun!
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Parfum Unisex yang Berubah dari Fresh ke Hangat, Cocok Dipakai Siang sampai Malam!
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menggoyangkan Kaki saat Duduk
-
Female Daily
Skin Tint vs Foundation, Ini Perbedaannya dan Mana yang Cocok untuk Kamu?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Bukan Cuma IQ, Ini 9 Tanda Orang Cerdas dari Kebiasaannya Sehari-hari
-
Mommies Daily
5 Drakor Baru September 2026, Ada Hyun Bin dan Son Ye Jin