MOM'S LIFE
Jadwal Diet Intermittent Fasting Tanpa Nyiksa, Cocok untuk Pemula
ANNISA ZAHRA AULIANY | HaiBunda
Kamis, 05 Sep 2024 08:43 WIBIntermitten fasting adalah diet yang dilakukan dengan mengatur jadwal antara puasa dan makan secara teratur. Penelitian telah menunjukkan kalau diet intermittent fasting dapat berguna untuk menjaga berat badan dan mencegah berbagai jenis penyakit.
Untuk menerapkannya, Bunda perlu mengetahui jadwal diet intermittent fasting dan bagaimana cara melakukannya. Dengan melakukan diet secara teratur, tubuh akan terjaga kesehatannya serta memperkecil risiko terkena penyakit tertentu.
Sebelum itu, Bunda juga harus memahami bagaimana cara kerja diet intermittent dan apa saja manfaatnya. Simak penjelasan lengkap hingga jadwal diet intermittent berikut ini.
Apa itu diet intermittent fasting?
Pada umumnya, diet sangat berfokus terhadap apa yang seseorang konsumsi. Hal ini sedikit berbeda dengan diet intermittent fasting yang mempertimbangkan kapan jadwal seseorang harus makan.
Diet intermittent fasting diketahui dapat menurunkan berat badan, mengatasi diabetes, meningkatkan performa atletik, dan masih banyak lagi. Puasa pada dasarnya memang dilakukan sebagai bentuk ibadah. Namun, dalam proses diet intermittent fasting, puasa ditekuni untuk manfaat kesehatan.
Diet intermittent fasting dilakukan dengan berpuasa secara berselang. Dilansir laman Johns Hopkins Medicine, penelitian menunjukkan bahwa puasa beberapa jam sehari atau makan sekali sehari dapat memberikan manfaat kesehatan.
Diet intermittent fasting dapat melatih tubuh untuk bertahan hidup. Seseorang yang menjalani diet intermittent fasting dengan teratur dan disiplin tubuhnya akan berevolusi dan tahan apabila tidak makan berjam-jam hingga berhari-hari.
Efek metabolik pada diet intermittent fasting
Terkait dengan pola makan, metabolisme adalah proses mencerna atau memecah makanan yang dikonsumsi menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga dapat digunakan oleh tubuh. Metabolisme juga berperan penting bagi tubuh saat memecah lemak dan otot yang tersimpan untuk dijadikan energi selama berpuasa.
Saat menjalani diet intermittent fasting atau berpuasa, tubuh akan mulai menghabiskan simpanan gula dan membakar lemak. Proses ini juga disebut sebagai metabolic switching.
Apabila seseorang menjalani diet intermittent fasting, proses pembakaran kalori akan berlangsung lebih lama. Hal ini karena terdapat jarak waktu yang cukup banyak untuk sistem metabolisme tubuh bekerja.
Manfaat diet intermittent fasting
Tak hanya membakar lemak, terdapat banyak manfaat dari diet intermittent fasting. Perubahan metabolisme tubuh seseorang juga akan memberi pengaruh terhadap kinerja tubuh dan otak.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine mengungkapkan data yang berisi manfaat dari diet intermittent fasting. Adapun manfaatnya meliputi umur yang lebih panjang, tubuh lebih ramping, hingga pikiran yang lebih tajam.
Selain itu, diet intermittent fasting juga diketahui dapat menjaga kesehatan jantung. Puasa berkala dapat membantu mempertahankan tekanan darah serta menurunkan tingkatan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).
Selain yang disebutkan di atas, berikut sejumlah manfaat diet intermittent fasting merangkum dari laman Verywell Health:
- Meningkatkan metabolisme tubuh dan mencegah risiko penyakit stroke dan diabetes tipe 2
- Menjaga kesehatan usus dan meningkatkan metabolisme karbohidrat secara keseluruhan
- Mengobati gangguan autoimun seperti lupus, psoriasis, rheumatoid arthritis, dan lainnya.
- Meningkatkan performa dan kesehatan fisik
- Meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak
- Menjaga keseimbangan hormon
Jadwal-jadwal diet intermittent fasting
Sebelum melakukan diet intermittent fasting, ada baiknya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli diet atau gizi, terutama seseorang yang mengidap penyakit tertentu. Untuk praktiknya dapat dilakukan di rumah dengan jadwal diet intermittent fasting sesuai kesanggupan tubuh.
Untuk lebih jelasnya, silakan Bunda simak jadwal diet intermittent fasting di bawah ini:
Jadwal diet intermittent fasting 16/8
Jadwal diet intermittent fasting 16/8 diterapkan dengan makan selama periode 8 jam dan berpuasa selama periode 16 jam dalam sehari. Ini merupakan jadwal diet intermittent fasting untuk pemula.
Tidak ada batasan khusus kapan puasa atau makan harus dimulai, dengan syarat jadwal harus tetap konsisten. Sebagai contoh, orang yang menerapkan jadwal diet intermittent fasting 16/8 dapat mulai berpuasa dari pukul 6 sore hingga 10 pagi.
Selama periode berpuasa, seseorang masih diperbolehkan untuk minum air putih dan minuman tanpa kalori lainnya seperti kopi hitam dan teh herbal. Perlu diingat pula agar tidak makan berlebihan saat periode makan 8 jam.
Jadwal diet intermittent fasting 12 Jam
Jadwal diet intermittent fasting 12 jam adalah pilihan yang terbaik untuk pemula. Pada dasarnya, manusia memang selalu berpuasa semalaman ketika sedang tidur.
Jadwal diet intermittent fasting ini dapat dipraktikkan dengan berpuasa mulai dari pukul 8 malam hingga 8 pagi. Sama seperti jadwal diet intermittent fasting 16/8, air putih, kopi hitam, dan teh herbal masih boleh dikonsumsi saat waktu puasa.
Jadwal diet intermittent fasting 20/4
Jadwal diet intermittent fasting 20/4 juga disebut sebagai warrior diet. Diet ini dilakukan dengan puasa selama 20 jam dan makan selama 4 jam sehari.
Dalam waktu puasa 20 jam, hanya diperbolehkan makan dalam jumlah kecil seperti buah-buahan dan sayuran mentah di siang hari. Kemudian di 4 jam sisanya, baru diperbolehkan untuk makan sepuasnya.
Demikian informasi mengenai jadwal diet intermittent fasting hingga manfaatnya yang berhasil Bubun rangkum. Selamat mencoba.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Diet ala Orang Jepang, Badan Auto Langsing Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ingin Turunkan Berat Badan? Coba 12 Cara Diet Alami Ini, Bun
Tips Diet Ala Instruktur Pound Fit, Bisa Susut Hingga 24 Kg
Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Tanpa Konsumsi Pelangsing
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
TERPOPULER
House of Tugu Jakarta Jadi Salah Satu Tempat Terbaik Dunia 2026, Intip Isi di Dalamnya
5 Potret Indah Permatasari Ikut Arie Kriting Mudik ke Baubau, Buka Puasa di Pinggir Laut
10 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Sukses agar Tetap Termotivasi
Fotografer Kerajaan Sebut Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ternyata...
Yura Yunita dan Donne Maula Gelar Syukuran Rumah Baru usai Renovasi, Ini Potretnya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
House of Tugu Jakarta Jadi Salah Satu Tempat Terbaik Dunia 2026, Intip Isi di Dalamnya
10 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Sukses agar Tetap Termotivasi
5 Potret Indah Permatasari Ikut Arie Kriting Mudik ke Baubau, Buka Puasa di Pinggir Laut
Inspirasi Foto Lebaran Bareng Anak ala Keluarga Artis, Intip 5 Posenya
Fotografer Kerajaan Sebut Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ternyata...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Begini Cara Menghitung THR untuk Orang Tua dan Mertua agar Adil
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Solo Traveling Menurut Ilmu Psikologi
-
Female Daily
Tips Jaga Pola Makan Saat Lebaran, Tetap Makan Enak Tanpa Takut Berat Naik!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Aktris yang Menggunduli Rambut Demi Peran, Terbaru Emma Stone
-
Mommies Daily
Kelelahan Sensorik pada Anak: Kenali Gejala dan Solusi Bijak Menghadapinya