MOM'S LIFE
Gaji Rp6 Juta tapi Punya Tabungan Ratusan Juta seperti Kaluna di Film Home Sweet Loan, Apakah Bisa?
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 07 Oct 2024 15:20 WIBFilm Home Sweet Loan tengah mencuri perhatian masyarakat sejak tayang pada 26 September lalu di bioskop Indonesia. Tayangan yang mengisahkan kehidupan Kaluna sebagai generasi sandwich dan pekerja kelas menengah ini sukses menjadi daya tarik para penonton.
Karakter Kaluna yang diperankan oleh Yunita Siregar ini bekerja sebagai karyawan dengan penghasilan Rp6 juta selama tujuh tahun. Namun, ia diketahui masih bisa memiliki tabungan senilai ratusan juta.
Hal ini pun langsung menjadi perbincangan hangat netizen yang ramai ingin tahu bagaimana tips pengelolaan keuangan Kaluna, Bunda.
“Kaluna bagi template atur keuangannya donk,” komentar akun @se****, dikutip dari laman TikTok@homesweetloanfilm, Rabu (2/10/2024).
Bisakah karyawan dengan penghasilan Rp6 juta punya tabungan ratusan juta?
Perencana Keuangan Finante.ID, Rista Zwestika, mengatakan berada di generasi sandwich seperti Kaluna memang memberikan tantangan tersendiri. Namun, jika memiliki perencanaan keuangan yang baik, Bunda juga bisa menabung hingga ratusan juga dengan penghasilan satu digit.
“Berada di generasi sandwich, yaitu generasi yang harus menanggung biaya hidup orang tua dan anak, memang memberikan tantangan finansial tersendiri. Namun, dengan perencanaan yang baik masih mungkin untuk memiliki tabungan yang signifikan meskipun dengan gaji satu digit,” ujar Rista kepada HaiBunda.
Rista juga membagikan beberapa faktor yang berkontribusi memungkinkan seseorang bisa memiliki tabungan ratusan juta. Berikut beberapa di antaranya:
1. Gaya hidup sederhana
Jika Kaluna memiliki gaya hidup sederhana, menghindari pengeluaran yang tidak perlu, dan menabung secara disiplin, dia bisa menyisihkan sebagian besar pendapatannya.
“Misalnya, jika ia mampu menyisihkan 20 persen dari gajinya setiap bulan dan ditabung, maka dalam 7 tahun ia bisa mengumpulkan kurang lebih sekitar Rp100 jutaan,” ujar Rista.
2. Sumber penghasilan tambahan
Menurut Rista, karakter Kaluna mungkin juga memiliki sumber penghasilan tambahan, seperti pekerjaan sampingan (freelancer), bisnis kecil, atau investasi yang memberikan pemasukan tambahan. Hal ini tentunya akan mempercepat pertumbuhan tabungan.
3. Investasi yang tepat
Jika menaruh tabungannya dalam instrumen investasi seperti reksa dana, saham, atau deposito yang memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan hanya menabung di bank, hasil yang diperoleh dari bunga tau dividen bisa membantu meningkatkan nilai tabungannya.
“Misalnya, dengan return investasi tahunan 7-10 persen, akumulasi kekayaan bisa bertumbuh signifikan,” ungkapnya.
4. Pengelolaan utang
Ia juga mengatakan kemungkinan Kaluna tidak memiliki utang yang memberatkan sebelumnya, seperti cicilan kartu kredit atau pinjaman besar. Ini penting karena utang bisa menguras pendapatan yang seharusnya bisa disimpan.
5. Pengendalian pengeluaran keluarga
Meskipun berada di generasi sandwich, pengeluaran untuk orang tua dan anak-anak bisa dikelola dengan baik, Bunda.
“Misalnya, orang tua yang mandiri secara finansial atau adanya dukungan dari anggota keluarga lain bisa meringankan beban keuangan Kaluna,” ujar Rista.
Cara mengelola keuangan agar bisa punya tabungan ratusan juta
Mengelola keuangan sebagai pekerja generasi sandwich memang menantang, tetapi dengan perencanaan yang tepat, masih mungkin untuk mencapai tabungan hingga ratusan juta dalam sekitar tujuh tahun.
Berikut adalah beberapa cara mengelola keuangan yang dibagikan oleh Rista:
1. Membuat anggaran yang ketat
Langkah pertama adalah mengetahui berapa yang dihasilkan dan dihabiskan setiap bulan. Buat daftar pengeluaran rutin, seperti kebutuhan pokok, biaya transportasi, cicilan, dan bantuan untuk orang tua atau anak.
“Tetapkan prioritas keuangan. Kategorikan pengeluaran ke dalam kebutuhan pokok dan pengeluaran yang bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan, seperti hiburan, makan di luar, atau belanja barang yang tidak penting,” ujar Rista.
2. Menetapkan target tabungan
Bunda bisa mengalokasikan persentase tetap dari gaji untuk tabungan setiap bulan. Misalnya, 20 persen dari gaji. Dalam kasus gaji Rp6 juta, itu berarti sebanyak Rp1,2 juta per bulan. Ini menghasilkan Rp100,8 juta dalam 7 tahun tanpa mempertimbangkan bunga atau keuntungan investasi.
“Untuk mencapai Rp330 juta, penghasilan dari tabungan saja tidak cukup. Dengan asumsi menabung Rp1,2 juta per bulan dan berinvestasi di instrumen yang memberikan return rata-rata 8-10 persen per tahun, nilai tabungan bisa tumbuh menjadi sekitar Rp270 juta hingga Rp300 juta setelah 7 tahun,” tuturnya.
3. Pilih instrumen investasi yang tepat
Berikut adalah beberapa pilihan instrumen investasi yang direkomendasikan oleh Rista beserta penjelasannya.
- Deposito atau Reksa Dana Pasar Uang: Ini cocok untuk tujuan jangka pendek dan menengah dengan risiko rendah. Meskipun return-nya tidak terlalu besar, investasi ini bisa menambah nilai tabungan secara stabil.
- Reksa Dana Saham atau Saham: Untuk jangka panjang, investasi di pasar saham atau reksa dana saham bisa memberikan return yang lebih tinggi, walaupun dengan risiko yang lebih besar. Dengan return rata-rata 8-12 persen per tahun, tabungan bisa tumbuh lebih cepat.
- Emas atau Obligasi Pemerintah: Ini juga bisa menjadi pilihan diversifikasi investasi yang stabil dan cenderung aman dalam jangka panjang.
4. Menambah penghasilan tambahan
Bunda juga bisa menambah penghasilan tambahan melalui pekerjaan sampingan atau freelancer dan membuat bisnis kecil-kecilan.
Mencari pekerjaan sampingan atau freelance bisa membantu meningkatkan penghasilan. Misalnya, jika bisa mendapatkan tambahan Rp1-2 juta per bulan, sebagian bisa dialokasikan untuk tabungan.
“Menjalankan bisnis kecil, seperti berjualan online, bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang membantu mencapai target lebih cepat,” ujar Rista.
5. Mengurangi beban finansial dari generasi sandwich
Jika termasuk generasi sandwich, ada beberapa hal yang bisa membantu Bunda mengurangi beban tersebut. Berikut beberapa di antaranya:
- Kolaborasi dengan keluarga: Jika memungkinkan, berkomunikasi dengan keluarga untuk berbagi tanggung jawab finansial. Misalnya, saudara kandung bisa ikut membantu membiayai kebutuhan orang tua.
- Mencari solusi bagi orang tua: Jika orang tua masih mampu bekerja, dorong mereka untuk memiliki penghasilan tambahan, misalnya dari usaha kecil atau pensiun berkelanjutan. Ini bisa meringankan beban finansial.
- Mencari beasiswa atau dukungan pendidikan: Untuk anak, carilah beasiswa atau bantuan pendidikan guna mengurangi biaya sekolah yang harus dikeluarkan sendiri.
6. Hindari utang konsumtif
Hindari menggunakan kartu kredit atau mengambil cicilan konsumtif untuk hal-hal yang tidak terlalu mendesak.
“Fokus pada pelunasan utang yang memiliki bunga tinggi terlebih dahulu, seperti kartu kredit, agar bunga utang tidak membebani keuangan,” jelasnya.
7. Dana darurat
Sisihkan dana darurat setidaknya 3-6 bulan pengeluaran rutin. Dana ini penting agar saat ada situasi darurat, Anda tidak perlu mengambil dari tabungan atau investasi.
“Dengan kombinasi menabung, investasi, dan penghasilan tambahan, tabungan senilai Rp330 juta sangat mungkin dicapai dalam 7 tahun,” ucap Rista.
Nah, itulah jawaban pakar terkait punya tabungan ratusan juta dengan gaji Rp6 juta seperti Kaluna. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Siapkan Biaya Sekolah Si Kecil di Masa Depan, Bisa Dimulai Sejak Kehamilan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tips Memilih Bank yang Sesuai dengan Kebutuhan Bunda
Punya Uang Rp1 M Belum Tentu Merdeka Finansial, Begini Cara Hitungnya Bun
Bolehkah Pakai Uang Tabungan Demi Cukupi Kebutuhan Harian? Ini Penjelasannya
5 Tips Agar Ibu yang Bekerja Bisa Menyimpan Banyak Uang
TERPOPULER
21 Kesalahan Penggunaan Kondom yang Perlu Dihindari
9 Ide Stimulasi Bayi Sejak Lahir agar Cerdas
6 Tanaman Sayur yang Makin Subur Jika Sering Dipetik
Tes Kepribadian Balita: Kenali Tipe Bayi dari Perilaku Sehari-hari
Zendaya Lepas Cincin Tunangan dari Tom Holland, Rumor Pernikahan Mencuat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kurma Non Israel yang Bisa Dibeli Online, Aman & Tidak Diharamkan MUI
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
4 Rekomendasi Yogurt yang Bagus untuk Diet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Perempuan, Dress Nyaman & Stylish
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
Review Beras Porang Fukumi & Tropicana Slim, Praktis Tinggal Seduh
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kebiasaan Nyeker di Dalam Rumah Ternyata Berisiko, Simak Penjelasannya Bun
9 Ide Stimulasi Bayi Sejak Lahir agar Cerdas
21 Kesalahan Penggunaan Kondom yang Perlu Dihindari
Tes Kepribadian Balita: Kenali Tipe Bayi dari Perilaku Sehari-hari
6 Tanaman Sayur yang Makin Subur Jika Sering Dipetik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
7 Penampilan Beda Dewi Perssik Pakai Cadar Saat Belanja Persiapan Ramadan
-
Beautynesia
Sedekah Subuh: Ini Niat, Manfaat, dan Cara Melakukannya yang Datangkan Pahala Berlipat Ganda
-
Female Daily
Kenalan dengan Dyson PencilWash™, Alat Pel Canggih yang Bikin Rumah Auto Kinclong!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Bikin Iri! Jisoo BLACKPINK Kencan Bareng Aktor-aktor Ganteng di Drakor
-
Mommies Daily
Kenapa Anak Remaja Sering Punya Permintaan yang Aneh-Aneh?